Musa Aku Akan Berdoa Syafaat untuk Dosamu
Keluaran 32:30
Anak Sapi Emas
“Pada hari berikutnya, Musa berkata kepada bangsa itu, “Kamu berbuat dosa, dosa yang besar, dan sekarang aku akan pergi kepada TUHAN, mungkin aku dapat membuat pendamaian atas dosamu.””Keluaran 32:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Keesokan harinya berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Kamu ini telah berbuat dosa besar, tetapi sekarang aku akan naik menghadap TUHAN, Keluaran 32.31–33.1 170 mungkin aku akan dapat mengadakan pendamaian karena dosamu itu."”Keluaran 32:30 · TB
Terjemahan Baru
“Besoknya Musa berkata kepada bangsa itu, "Kamu telah melakukan dosa besar. Tetapi sekarang saya akan mendaki gunung itu lagi untuk menghadap TUHAN; mudah-mudahan saya mendapat pengampunan untuk dosamu."”Keluaran 32:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Keesokan harinya Musa berkata kepada bangsa Israel, “Kalian sudah melakukan dosa besar! Tetapi saya akan naik untuk menghadap TUHAN dan meminta pendamaian atas dosamu.””Keluaran 32:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass on the morrow, that Moses said unto the people, Ye have sinned a great sin: and now I will go up unto the LORD; peradventure I shall make an atonement for your sin.”Keluaran 32:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 32:30?
Keesokan harinya, Musa mengakui bahwa bangsa itu telah berbuat dosa besar, dan dia berniat pergi menghadap Tuhan untuk berusaha mengadakan pendamaian bagi dosa mereka. Ini menunjukkan hati gembala yang merendahkan diri.
Latar belakang
Apa yang Sedang Terjadi
Keesokan harinya Musa mengakui di depan bangsa bahwa mereka melakukan dosa besar, lalu mengumumkan dia akan naik kembali ke Allah untuk mencoba membuat 'pendamaian' atas dosa mereka. Kata 'mungkin' yang dia pakai sangat jujur — ini syafaat dengan ketidakpastian, bukan jaminan.
Di mana
Perkemahan Israel di Sinai
Esok harinya · Musa bersiap naik kembali ke hadapan Allah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat yang masih hidup setelah penghakiman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֲכַפְּרָה
'akappera · pendamaian
Membuat pendamaian atau menutupi dosa — akar kata yang sama dengan Hari Pendamaian (Yom Kippur); tindakan memulihkan hubungan yang rusak.
אוּלַי
'ulay · mungkin
Barangkali atau mungkin — kejujuran Musa tentang ketidakpastian hasil syafaatnya; ini bukan jaminan tapi harapan.
חֲטָאָה גְדֹלָה
khata'ah gedolah · dosa yang besar
Pelanggaran yang besar — pengulangan frasa dari ayat 21, menunjukkan konsistensi penilaian moral Musa atas kejadian ini.
Musa tidak berjalan naik dengan keyakinan bahwa syafaatnya pasti berhasil — dia berjalan dengan iman dan ketidakpastian. Inilah syafaat yang jujur: melakukan yang terbaik tanpa mengklaim kendali atas hasilnya.
Tahukah kamu
Fakta Menarik
Kata 'pendamaian' (kippurim) adalah akar kata Yom Kippur — Hari Pendamaian. Musa yang naik kembali untuk membuat pendamaian atas dosa bangsa adalah gambaran proto-imami dari fungsi imam besar di Yom Kippur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 32:30
Imamat 16:6
Pendamaian di Yom Kippur
“Harun harus mempersembahkan lembu jantan dari korban penghapus dosa bagi dirinya sendiri, supaya ia mengadakan pendamaian bagi dirinya dan bagi keluarganya.”
Ibrani 7:25
Kristus sebagai pengantara sempurna
“Itulah sebabnya Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.”
1 Yohanes 2:1
Pengantara atas dosa
“Jika ada seorang yang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 32:30
✕ Sering dikira
"Musa yakin Allah pasti mengampuni"
✓ Yang sebenarnya
Musa memakai kata 'mungkin' — ini kejujuran tentang ketidakpastian, bukan jaminan pengampunan otomatis.
✕ Sering dikira
"Pendamaian Musa menggantikan penghakiman yang sudah terjadi"
✓ Yang sebenarnya
Penghakiman tiga ribu orang sudah terjadi — syafaat ini untuk memastikan sisa bangsa tidak ikut dimusnahkan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 32:30
Ketika kita jatuh dalam dosa, langkah pertama adalah mengakui kesalahan dan mencari pemulihan dari Tuhan. Kita juga bisa menjadi pendoa syafaat bagi orang lain, seperti Musa yang memohon ampun bagi bangsanya.
Ya Tuhan, aku mengakui dosa-dosaku dan dosa orang-orang di sekitarku. Ampunilah kami dan pulihkanlah kami, ya Tuhan. Amin.