Kulit dan kayu untuk kerangka Kemah Suci
Keluaran 25:5
Biru cetak Kemah Suci
“dan kulit domba jantan yang dicelup merah, dan kulit lumba-lumba, dan kayu akasia,”Keluaran 25:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga; Keluaran 25.6–12 122”Keluaran 25:5 · TB
Terjemahan Baru
“kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit halus, kayu akasia,”Keluaran 25:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit yang tidak menyerap air, kayu akasia,”Keluaran 25:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And rams’ skins dyed red, and badgers’ skins, and shittim wood,”Keluaran 25:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 25:5?
Bahan-bahan yang disebutkan seperti kulit domba jantan yang dicelup merah, kulit lumba-lumba, dan kayu akasia, memiliki makna praktis dan simbolis. Kulit domba merah melambangkan pengorbanan, sedangkan kayu akasia adalah kayu yang kuat dan tahan lama.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Daftar bahan berlanjut ke material struktural: kulit domba yang dicelup merah, kulit lumba-lumba (atau dugong), dan kayu akasia. Kayu akasia adalah satu-satunya pohon keras yang tumbuh di Semenanjung Sinai — Allah memerintahkan bahan yang tersedia di lingkungan mereka sendiri.
Di mana
Gunung Sinai
Di puncak Sinai · padang gurun Sinai
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עוֹר תַּחַשׁ
or tachash · kulit lumba-lumba
Kulit tachash — identitas hewan ini masih diperdebatkan; bisa dugong, lumba-lumba, atau hewan laut lain yang hidup di Laut Merah.
עֲצֵי שִׁטִּים
atzei shittim · kayu akasia
Kayu dari pohon akasia (Acacia) — kayu keras, ringan, dan tahan lama yang tumbuh di padang gurun Sinai.
מְאָדָּמִים
me'adamim · dicelup merah
Dicelup/diwarnai merah — dari akar adam yang berarti merah/darah; kulit domba yang sudah diolah khusus.
Kombinasi or tachash (kulit pelindung dari laut), atzei shittim (kayu kuat dari darat), dan kulit me'adamim (merah darah) menggambarkan Kemah Suci yang dibangun dari seluruh alam ciptaan — laut, darat, dan simbolisme penebusan.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Kayu akasia (Acacia seyal atau Acacia tortilis) sangat tahan lama dan keras — bisa bertahan ratusan tahun tanpa membusuk di iklim panas kering. Para ahli menganggap ini pilihan sempurna untuk struktur yang perlu bertahan selama 40 tahun perjalanan padang gurun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 25:5
Keluaran 26:14
kulit pelindung Kemah Suci
“Setelah itu, kamu harus membuat tudung untuk tenda itu dari kulit domba jantan yang dicelup merah dan tudung dari kulit lumba-lumba pada bagian atasnya.”
Ulangan 10:3
kayu akasia untuk tabut
“Lalu aku membuat sebuah tabut dari kayu akasia dan memahat dua loh batu seperti yang pertama...”
Yesaya 41:19
akasia di padang gurun
“Aku akan menanam di padang gurun pohon aras dan pohon akasia, pohon murad dan pohon minyak...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 25:5
✕ Sering dikira
Israel harus mencari bahan-bahan ini dari jauh
✓ Yang sebenarnya
Kayu akasia tersedia di Sinai sendiri — Allah memerintahkan bahan yang ada di sekitar mereka.
✕ Sering dikira
Kulit lumba-lumba pasti kulit lumba-lumba modern
✓ Yang sebenarnya
Kata Ibrani tachash masih diperdebatkan — bisa dugong atau hewan laut lain; tidak ada kepastian penuh.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 25:5
Bahan-bahan alami yang kuat dan tahan lama mengingatkan kita bahwa fondasi iman kita harus kokoh. Bangunlah kehidupan rohani yang kuat dengan berpegang pada Firman Tuhan, bukan hal-hal yang rapuh.
Tuhan, jadikanlah hidupku kuat dan tahan uji seperti kayu akasia yang kokoh untuk kemuliaan-Mu. Amin.