Anak-anak budak tetap milik tuan
Keluaran 21:4
Hukum-Hukum Kehidupan Sehari-hari
“Jika tuannya memberikan istri kepadanya dan istrinya itu melahirkan anak laki-laki atau anak perempuan, istri dan anak-anaknya akan menjadi milik tuannya, sedangkan dia harus keluar.”Keluaran 21:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika tuannya memberikan kepadanya seorang isteri dan perempuan itu melahirkan anak-anak lelaki atau perempuan, maka perempuan itu dengan anak-anaknya tetap menjadi kepunyaan tuannya, dan budak laki-laki itu harus keluar seorang diri.”Keluaran 21:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau tuannya mengawinkan dia dengan seorang perempuan, lalu ia mendapat anak, maka istri dan anaknya itu adalah milik tuannya, dan tak boleh ikut dengan budak itu pada waktu ia dibebaskan.”Keluaran 21:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jika kamu memberikan istri kepadanya ketika statusnya masih sebagai budak, dan mereka mempunyai anak laki-laki atau perempuan, maka istri dan anak-anaknya tetap menjadi milik mu. Hanya budak itu sendiri yang keluar menjadi orang merdeka.”Keluaran 21:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If his master have given him a wife, and she have born him sons or daughters; the wife and her children shall be her master’s, and he shall go out by himself.”Keluaran 21:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 21:4?
Jika tuan memberi istri kepada budak dan memiliki anak, maka istri dan anak-anak itu tetap milik tuan ketika budak itu keluar. Ini adalah aturan yang keras tetapi mencerminkan budaya saat itu.
Latar belakang
Apa yang terjadi di sini?
Jika tuan yang mengatur pernikahan selama masa perbudakan, maka anak-anak yang lahir dianggap milik tuan — karena tuan-lah yang menanggung biaya pembesaran mereka. Ini menciptakan situasi menyakitkan: ayah bebas tapi keluarga tetap menjadi hamba. Inilah tepatnya yang mendorong pilihan di ayat 5-6.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Sinai · padang belantara Sinai
Kapan
~1446 SM
Pemberian Hukum Taurat
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Bangsa Israel
Bekas budak yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֲדֹנָיו
adonav · tuannya
Tuannya — dari 'adon' (tuan/lord), kata yang sama juga dipakai sebagai sebutan untuk Allah (Adonai)
יִתֶּן
yiten · memberikan
Memberikan atau menyerahkan — menunjukkan bahwa inisiatif pernikahan ada di tangan tuan, bukan budak
לַאדֹנֶיהָ
la'adoneiha · milik tuannya
Kepada tuannya — istri dan anak-anak dianggap milik tuan dalam hukum kuno
Kata 'adon' (tuan) dipakai baik untuk manusia maupun Allah — ini bukan kebetulan. Hukum ini mengingatkan kita bahwa kuasa manusia atas sesama selalu terbatas dan relatif dibandingkan kuasa Allah yang mutlak.
Tahukah kamu
Tahukah kamu?
Hukum ini mencerminkan realitas ekonomi dunia kuno di mana anak-anak adalah aset produktif. Dalam konteks ini, hukum Israel sebenarnya lebih manusiawi dari Kode Hammurabi yang tidak menyediakan jalan keluar sukarela sama sekali.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 21:4
Keluaran 21:5-6
konsekuensi pilihan
“Namun, jika hambanya itu berkata... 'Aku tidak mau keluar sebagai orang merdeka'...”
Ayub 3:19
kesetaraan di hadapan Allah
“Yang kecil dan yang besar ada di sana, dan hamba pun bebas dari tuannya.”
Kolose 3:22
nasihat tentang hamba
“Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 21:4
✕ Sering dikira
Ini berarti anak dari budak selalu menjadi budak selamanya
✓ Yang sebenarnya
Anak-anak hanya tetap milik tuan jika pernikahan diatur oleh tuan — situasi ini memiliki jalan keluar di ayat 5-6
✕ Sering dikira
Allah merancang sistem kasta berdasarkan kelahiran
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini mengatur realitas yang sudah ada, bukan menciptakan sistem kasta permanen
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 21:4
Tuhan mengajarkan kita bahwa hidup penuh dengan konsekuensi. Sadarilah bahwa pilihan kita bisa memengaruhi kebahagiaan orang lain untuk waktu yang lama.
Bapa, tolong aku untuk bertanggung jawab atas setiap pilihan agar tidak menyengsarakan orang lain. Amin.