Tiba di Padang Belantara Sinai
Keluaran 19:1
Perjanjian di Gunung Sinai
“Pada bulan ketiga sejak keturunan Israel keluar dari tanah Mesir, pada hari itu juga mereka tiba di Padang Belantara Sinai.”Keluaran 19:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir, mereka tiba di padang gurun Sinai pada hari itu juga.”Keluaran 19:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu bangsa Israel meninggalkan Rafidim, dan pada tanggal satu bulan ketiga setelah mereka meninggalkan Mesir, tibalah mereka di padang gurun Sinai. Mereka berkemah di kaki Gunung Sinai,”Keluaran 19:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian bangsa Israel berangkat dari Rafidim, dan tepat dua bulan setelah meninggalkan Mesir, tibalah mereka di padang belantara Sinai. Mereka pun berkemah di kaki gunung Sinai.”Keluaran 19:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In the third month, when the children of Israel were gone forth out of the land of Egypt, the same day came they into the wilderness of Sinai.”Keluaran 19:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 19:1?
Keluaran 19:1 menandai waktu kedatangan bangsa Israel di Padang Belantara Sinai, tepat tiga bulan setelah mereka keluar dari Mesir. Ayat ini menegaskan bahwa perjalanan mereka dipimpin oleh Tuhan dan tiba di tempat yang ditentukan untuk berjumpa dengan-Nya.
Latar belakang
Tepat dua bulan setelah keluar dari Mesir
Israel baru saja meninggalkan Rafidim dan tiba di lembah di kaki Gunung Sinai. Ini adalah tempat yang sudah dinubuatkan sejak Allah muncul kepada Musa di semak duri yang menyala — Allah bilang, 'Kamu akan beribadah kepada-Ku di gunung ini.' Momen ini bukan kebetulan; ini adalah pertemuan yang sudah dijanjikan.
Di mana
Padang Belantara Sinai
Gurun berbatu di kaki Gunung Sinai · fajar bulan ketiga
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Penulis (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Generasi Israel yang mewarisi kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּחֹדֶשׁ הַשְּׁלִישִׁי
bachodesh hashelishi · bulan ketiga
Penanda waktu persis — 'pada bulan ketiga itu sendiri,' menegaskan bahwa ini terjadi di momen yang tepat sesuai rencana ilahi.
צֵאת
tzet · keluar
Kata kerja infinitif dari 'yatza' — keluar, pergi bebas. Kata ini sering dipakai untuk mendeskripsikan Keluaran sebagai momen pembebasan definitif.
וַיָּבֹאוּ
vayavo'u · tiba
Mereka masuk/tiba — ironi indah: kata 'masuk' dipakai untuk menggambarkan kedatangan di padang belantara, menandai dimulainya babak baru.
Tiga kata ini membingkai perpindahan dari perbudakan ke perjumpaan ilahi — Israel tidak sekadar berjalan, mereka bergerak dalam ritme rencana Allah yang sudah diperhitungkan.
Tahukah kamu
Bulan ketiga — Sivan
Dalam kalender Ibrani, bulan ketiga adalah Sivan. Tradisi Yahudi kemudian menghubungkan hari ini dengan Hari Raya Shavuot — perayaan penerimaan Taurat yang dirayakan sampai hari ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 19:1
Keluaran 3:12
janji terpenuhi
“Allah berfirman, 'Aku pasti menyertaimu dan inilah tanda bahwa Aku yang mengutusmu: ketika kamu membawa bangsa itu keluar dari Mesir, kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.'”
Imamat 23:15-16
Shavuot terhubung
“Hitunglah tujuh sabat penuh dari hari setelah Sabat... sampai hari setelah sabat ketujuh — lima puluh hari.”
Kisah Para Rasul 2:1
penerimaan hukum baru
“Ketika hari Pentakosta tiba, mereka semua berkumpul di satu tempat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 19:1
✕ Sering dikira
'Hari itu juga' berarti perjalanan sangat cepat dan mudah
✓ Yang sebenarnya
Frasa itu menekankan ketepatan waktu ilahi, bukan kecepatan perjalanan — Israel sudah 60 hari di jalan.
✕ Sering dikira
Sinai adalah tujuan akhir perjalanan Israel
✓ Yang sebenarnya
Sinai adalah titik tengah — tujuan akhir adalah tanah Kanaan. Di sini mereka mendapat bekal rohani berupa Taurat.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 19:1
Setiap musim dalam hidup kita punya tujuan ilahi, sekalipun terasa seperti padang belantara. Saat kita berada di 'Sinai', ingatlah bahwa Tuhan sedang menyiapkan pertemuan yang mengubah hidup.
Tuhan, tolong aku percaya bahwa setiap tempat yang Engkau bawa adalah bagian dari rencana-Mu, bahkan saat terasa gersang. Amin.