Pesta syukur bersama tua-tua Israel di hadapan Allah
Keluaran 18:12
Yitro sang Mertua Bijaksana
“Yitro ayah mertua Musa, membawa persembahan bakaran dan kurban bagi Allah. Kemudian, Harun datang beserta semua tua-tua Israel untuk makan roti bersama dengan ayah mertua Musa di hadapan Allah.”Keluaran 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.”Keluaran 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Yitro membawa beberapa kurban bakaran dan kurban sembelihan sebagai persembahan kepada Allah. Harun dan semua pemimpin bangsa Israel datang dan makan bersama-sama dengan Yitro dalam kehadiran Allah.”Keluaran 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yitro memberikan persembahan kurban bagi Allah. Pertama, dia mempersembahkan kurban yang dibakar habis, sesudah itu kurban yang sebagian dagingnya boleh dimakan. Harun dan semua tua-tua Israel berkumpul untuk makan bersama ayah mertua Musa di hadapan Allah.”Keluaran 18:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jethro, Moses’ father in law, took a burnt offering and sacrifices for God: and Aaron came, and all the elders of Israel, to eat bread with Moses’ father in law before God.”Keluaran 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 18:12?
Yitro mempersembahkan kurban bakaran dan korban sembelihan kepada Allah, lalu makan bersama Harun dan para tua-tua Israel di hadapan Allah. Ini adalah momen persekutuan dan penyembahan bersama antara keluarga Musa dan pemimpin Israel.
Latar belakang
Meja makan yang menyatukan
Setelah kata-kata, kini tindakan: Yitro membawa persembahan bakaran dan kurban. Kemudian Harun dan semua tua-tua Israel datang untuk makan bersama Yitro di hadapan Allah. Ini adalah meja makan yang menyatukan orang Israel dan orang Midian dalam satu persekutuan. Makan bersama di hadapan Allah adalah tanda perjanjian dan persahabatan yang serius.
Di mana
Tenda pertemuan, Sinai
Di hadapan Allah · perjamuan persekutuan di padang belantara
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Narator (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat yang baru keluar dari perbudakan Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֹלָה
olah · persembahan bakaran
Kurban yang seluruhnya dibakar untuk Allah — olah berarti 'naik', sebab asapnya naik ke langit sebagai persembahan total kepada Allah.
זְבָחִים
zevachim · kurban
Kurban sembelihan yang sebagian dimakan bersama — berbeda dengan olah, zevach melibatkan perjamuan bersama sebagai bagian ritualnya.
לֶאֱכָל לֶחֶם
le'ekhol lechem · makan roti
Makan bersama di meja — lechem (roti/makanan) dalam konteks ini melambangkan persekutuan dan penerimaan satu sama lain.
Dua jenis kurban (olah dan zevach) mengungkapkan dua dimensi: total penyerahan kepada Allah dan persekutuan antar manusia. Makan roti (lechem) bersama menandai kesepakatan yang telah terjalin.
Tahukah kamu
Makan di hadapan Allah adalah ritual perjanjian kuno
Dalam budaya Timur Dekat Kuno, makan bersama (especially dengan darah kurban) adalah cara menutup perjanjian dan persahabatan yang mengikat. Yitro dan Israel secara simbolis masuk dalam persekutuan perjanjian ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 18:12
Kejadian 31:54
kurban dan makan bersama
“Yakub mempersembahkan kurban di atas gunung itu dan mengundang saudara-saudaranya untuk makan...”
Keluaran 24:11
makan di hadapan Allah
“Tetapi Allah tidak mengulurkan tangan-Nya kepada para pemuka Israel; mereka memandang Allah, lalu makan dan minum.”
Kisah Para Rasul 10:28
persekutuan lintas batas
“Kalian tahu bahwa seorang Yahudi dilarang bergaul dengan orang yang bukan Yahudi... tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 18:12
✕ Sering dikira
Hanya Harun yang datang makan bersama
✓ Yang sebenarnya
Teks menyebut Harun DAN semua tua-tua Israel — ini perjamuan besar yang inklusif.
✕ Sering dikira
Makan bersama hanya ritual biasa
✓ Yang sebenarnya
Makan di hadapan Allah adalah tanda perjanjian dan persekutuan yang bermakna sangat dalam dalam budaya ini.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 18:12
Persekutuan dengan Tuhan dan sesama adalah hal yang indah. Rayakan keberhasilan dan berkat Tuhan bersama orang-orang terdekat, seperti Yitro dan para tua-tua makan bersama sebagai tanda syukur.
Ya Allah, ajari aku untuk memprioritaskan persekutuan dengan keluarga dan saudara seiman, serta selalu bersyukur atas kebaikan-Mu dalam hidupku. Amin.