Tuduhan pahit kepada Musa di padang gurun
Keluaran 17:3
Air dari Batu dan Kemenangan atas Amalek
“Akan tetapi, bangsa itu haus akan air sehingga bangsa itu bersungut-sungut kepada Musa, katanya, “Mengapa engkau membawa kami keluar dari Mesir? Apakah untuk membunuh kami, anak-anak kami, dan ternak kami dengan dahaga?””Keluaran 17:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"”Keluaran 17:3 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi orang-orang itu sangat kehausan dan mereka terus mengomel kepada Musa. Kata mereka, "Mengapa kaubawa kami keluar dari Mesir? Supaya kami, anak-anak kami dan ternak kami mati kehausan?"”Keluaran 17:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang itu kehausan sehingga mereka bersungut-sungut terhadap Musa dan berkata, “Apakah engkau membawa kami keluar dari Mesir supaya kami, anak-anak kami, dan ternak kami mati kehausan?!””Keluaran 17:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the people thirsted there for water; and the people murmured against Moses, and said, Wherefore is this that thou hast brought us up out of Egypt, to kill us and our children and our cattle with thirst?”Keluaran 17:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 17:3?
Rasa haus membuat bangsa Israel bersungut-sungut dan merindukan Mesir, tempat mereka dulu diperbudak. Tuduhan mereka bahwa Musa membawa mereka keluar untuk mati kehausan menunjukkan betapa cepatnya mereka melupakan pembebasan dari Tuhan.
Latar belakang
Kehausan mengubah kenangan menjadi nostalgia palsu
Ketika tubuh menderita, pikiran mulai merevisi sejarah. Israel yang dulu sengsara di Mesir kini menyebut Mesir seolah-olah lebih baik dari kebebasan. Mereka menuduh Musa membawa mereka keluar bukan untuk bebas, tapi untuk dibunuh.
Di mana
Rafidim, Semenanjung Sinai
Padang gurun gersang · terik matahari membakar
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Bangsa Israel
Umat yang kehausan dan takut mati
Kepada
Musa
Pemimpin Israel yang dituduh bermaksud jahat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּלֶן
vayyalen · bersungut-sungut
Dari lun; berarti 'menginap dalam ketidakpuasan' — bukan sekadar mengeluh, tapi terus-menerus menggerutu sampai berlarut.
בַּצָּמָא
battsama · dahaga
Kata benda untuk kehausan ekstrem; dalam konteks padang gurun Timur Tengah, ini ancaman kematian nyata.
לְהָמִית
lehamit · membunuh
Infinitif hifil dari mut (mati); mereka menuduh Musa berniat membunuh — bukan kelalaian, tapi kesengajaan.
Israel bukan sekadar mengeluh (vayyalen) soal kehausan (battsama) — mereka secara eksplisit menuduh Musa bermaksud membunuh (lehamit) mereka. Ini tuduhan kriminal yang serius kepada seorang pemimpin.
Tahukah kamu
Pola 'Mesir lebih baik' muncul berulang kali
Sungut-sungut ke Mesir tercatat minimal enam kali dalam perjalanan Israel (Kel. 14, 16, 17; Bil. 11, 14, 20). Para ahli menyebutnya 'nostalgia perbudakan' — fenomena psikologis nyata pada orang yang baru keluar dari penindasan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 17:3
Bilangan 14:2-3
pola sungut serupa
“Mereka bersungut-sungut kepada Musa dan Harun... 'Mengapa TUHAN membawa kami ke negeri ini untuk tewas oleh pedang?'”
Keluaran 16:3
nostalgia Mesir
“Sekiranya kami mati di tangan TUHAN di tanah Mesir, ketika kami duduk di dekat kuali daging... sebab kamu membawa kami ke padang gurun ini untuk membunuh.”
Filipi 4:11
kebalikan sungut-sungut
“Aku telah belajar untuk merasa cukup dalam segala keadaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 17:3
✕ Sering dikira
"Mereka hanya panik karena haus, wajar saja"
✓ Yang sebenarnya
Rasa haus memang nyata, tapi cara Israel merespons — dengan menuduh dan mempertanyakan niat baik TUHAN — itulah yang dikritik teks ini.
✕ Sering dikira
"Mesir memang lebih baik daripada padang gurun"
✓ Yang sebenarnya
Israel melupakan perbudakan, cambuk, dan pembunuhan bayi lelaki. Ingatan mereka sangat selektif ketika perut dan tenggorokan menderita.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 17:3
Ketika situasi sulit, kita cenderung memandang masa lalu dengan kacamata romantis, lupa bahwa itu adalah tempat perbudakan. Jangan biarkan kesulitan membuat kita merindukan 'daging dan bawang' Mesir, tetapi ingatlah kebaikan Tuhan yang sudah membebaskan kita.
Bapa, tolong aku untuk tidak bersungut-sungut saat menghadapi kesulitan, tetapi mengingat kebaikan-Mu di masa lalu. Amin.