Manna Berulat di Pagi Hari
Keluaran 16:20
Manna dari Langit
“Namun, mereka tidak mendengarkan Musa dan beberapa menyisakannya sampai pagi. Lalu, roti itu pun berulat dan berbau busuk. Musa pun marah kepada mereka.”Keluaran 16:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ada yang tidak mendengarkan Musa dan meninggalkan dari padanya sampai pagi, lalu berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi marah kepada mereka.”Keluaran 16:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi beberapa orang di antara mereka tidak mempedulikan perkataan Musa. Mereka simpan juga sebagian dari makanan itu. Besoknya ternyata makanan itu berulat dan berbau busuk; maka Musa menjadi marah kepada mereka.”Keluaran 16:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, beberapa di antara mereka tidak taat kepada Musa. Mereka menyisakan sebagian makanan itu sampai pagi. Ternyata sisa makanan itu menjadi berulat dan berbau busuk. Musa pun memarahi mereka.”Keluaran 16:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Notwithstanding they hearkened not unto Moses; but some of them left of it until the morning, and it bred worms, and stank: and Moses was wroth with them.”Keluaran 16:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 16:20?
Meskipun telah diperingatkan, ada yang menyimpan manna hingga pagi. Hasilnya, manna itu berulat dan berbau busuk, dan Musa marah. Ini menunjukkan konsekuensi dari ketidaktaatan dan ketidakpercayaan pada firman TUHAN.
Latar belakang
Ujian gagal: ketidakpercayaan berakibat manna busuk
Tidak semua orang taat. Beberapa menyimpan manna sampai pagi — dan keesokan harinya, manna itu penuh belatung dan berbau busuk. Ketidakpercayaan pada firman Allah berakibat nyata dan konkret. Musa pun marah. Allah membuktikan bahwa aturan-Nya bukan sewenang-wenang.
Di mana
Padang Belantara Sin
Tenda-tenda Israel · pagi hari · bau busuk menyengat
Kapan
~1446 SM
Pengembaraan di Padang Belantara
Yang berbicara
Narator (Musa)
Penulis Taurat, pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Umat Israel dan generasi berikutnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא שָׁמְעוּ
lo shameyu · tidak mendengarkan
Tidak mendengarkan dengan tindakan — dalam Ibrani, "shama" berarti mendengar yang berakibat pada ketaatan
וַיָּרֻם תּוֹלָעִים
vayyarum tola'im · berulat
Penuh belatung atau ulat — tanda pembusukan yang tidak bisa disembunyikan dan sangat jelas
וַיִּקְצֹף
vayyiqtsof · marah
Marah dengan emosi kuat — Musa tidak bersikap netral; kemarahan adalah respons moral yang tepat terhadap ketidaktaatan
"Lo shameyu" (tidak mendengar-taat) berujung pada "tola'im" (belatung) — mendengar tanpa taat tidak ada artinya. Dan "vayyiqtsof" (Musa marah) menunjukkan bahwa pemimpin yang peduli punya hak marah ketika umat menyepelekan firman Allah.
Tahukah kamu
Manna yang membusuk adalah konfirmasi, bukan hukuman
Menariknya, manna yang membusuk tidak membahayakan orang lain — konsekuensinya hanya menimpa mereka yang tidak percaya. Ini bukan kutukan destruktif tapi demonstrasi prinsip: ketika kamu tidak percaya pada kecukupan harian Allah, apa yang kamu timbun justru menjadi tidak berguna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 16:20
Yakobus 1:22-23
mendengar tanpa melakukan
“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja... ia adalah seumpama seorang yang mengamat-amati mukanya sendiri di depan cermin.”
Bilangan 11:33
konsekuensi ketidaktaatan soal makanan
“Selagi daging itu masih ada di antara gigi mereka, belum habis dimakan, maka TUHAN menghukum bangsa itu dengan tulah yang dahsyat.”
Lukas 12:20
kesia-siaan menimbun
“Tetapi Allah berkata kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil darimu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 16:20
✕ Sering dikira
Manna membusuk karena cuaca gurun yang panas
✓ Yang sebenarnya
Manna segar yang baru dikumpulkan tidak membusuk pada hari itu — hanya manna yang sengaja disimpan melanggar perintah yang membusuk
✕ Sering dikira
Musa marah karena merasa pribadinya tidak dihormati
✓ Yang sebenarnya
Kemarahan Musa adalah respons terhadap ketidaktaatan kepada Allah, bukan terhadap penghinaan pribadi
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 16:20
Ketika kita tidak mengikuti petunjuk TUHAN, hal-hal yang seharusnya menjadi berkat bisa menjadi rusak atau bahkan merugikan. Ketaatan pada firman-Nya adalah bentuk nyata dari kepercayaan kita kepada-Nya.
Tuhan, ampuni aku jika aku sering mengabaikan perintah-Mu dan berusaha mengatur hidupku sendiri. Ubah aku untuk taat pada firman-Mu. Amin.