Firaun menyesal melepas Israel
Keluaran 14:5
Penyeberangan Laut Teberau
“Ketika dikabarkan kepada Raja Mesir bahwa bangsa itu telah melarikan diri, hati Firaun maupun hamba-hambanya berubah terhadap bangsa itu dan mereka berkata, “Apa yang sudah kita lakukan? Kita telah melepaskan orang Israel pergi dari perbudakan kita?””Keluaran 14:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika diberitahukan kepada raja Mesir, bahwa bangsa itu telah lari, maka berubahlah hati Firaun dan pegawai-pegawainya terhadap bangsa itu, dan berkatalah mereka: "Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita membiarkan orang Israel pergi dari perbudakan kita?" Keluaran 14.6–11 67”Keluaran 14:5 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika raja Mesir mendengar bahwa bangsa Israel sudah lari, ia dan para pejabatnya menyesal dan berkata, "Apa yang kita buat? Mengapa kita biarkan orang-orang Israel itu pergi sehingga kita kehilangan budak-budak?"”Keluaran 14:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sewaktu raja Mesir diberitahu bahwa umat Israel sudah melarikan diri, raja dan para pejabatnya berubah pikiran lalu berkata, “Mengapa kita membiarkan umat Israel pergi?! Sekarang kita kehilangan budak!””Keluaran 14:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it was told the king of Egypt that the people fled: and the heart of Pharaoh and of his servants was turned against the people, and they said, Why have we done this, that we have let Israel go from serving us?”Keluaran 14:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 14:5?
Ketika Firaun dan para pejabatnya tahu bahwa Israel telah pergi, hati mereka berubah: mereka menyesal telah membiarkan budak-budak mereka pergi. Ini menunjukkan bahwa penyesalan bisa datang terlambat, dan sering kali orang lebih menghargai kenyamanan mereka sendiri daripada kebenaran. Reaksi ini juga menunjukkan kegagalan Firaun untuk melihat bahwa Tuhan sedang bekerja.
Latar belakang
Penyesalan ekonomi dan politik Firaun
Ketika Firaun mendengar Israel sudah pergi, dia panik bukan karena alasan spiritual tapi karena alasan ekonomi. Israel adalah tenaga kerja gratis yang menggerakkan mesin pembangunan Mesir. Kehilangan ratusan ribu budak berarti kehancuran ekonomi. Pertanyaan 'apa yang sudah kita lakukan?' adalah jeritan pebisnis yang baru sadar dia melepas aset terbesar.
Di mana
Ibu kota Mesir (Rameses/Avaris)
Istana Firaun · kabar mengejutkan tiba
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Narator (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Umat Israel generasi padang belantara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַח
barach · melarikan diri
Melarikan diri dengan cepat dari bahaya atau situasi yang tidak diinginkan; menunjukkan gerakan mendadak
הָפַךְ
hafakh · berubah
Berbalik arah, berubah total; kata yang sama dipakai untuk membalik Sodom dan Gomora
עֲבֹדָה
avodah · perbudakan
Pelayanan/kerja; kata ini bisa berarti kerja paksa tapi juga ibadah — Israel meninggalkan avodah Firaun untuk avodah Allah
Israel 'melarikan diri' (barach) dari 'perbudakan' (avodah) Firaun — dan hati Firaun 'berubah' (hafakh) total. Tapi perubahan hati Firaun yang terlambat ini justru menjadi awal kehancurannya.
Tahukah kamu
Nilai ekonomi budak Israel
Para ahli memperkirakan jika ada 600.000 pria dewasa Israel (Kel. 12:37), total populasi bisa mencapai 2 juta orang. Kehilangan tenaga kerja sebesar itu setara dengan runtuhnya sektor konstruksi dan pertanian Mesir secara bersamaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 14:5
Keluaran 12:33
kontras: dulu diusir, kini dikejar
“Orang Mesir memaksa bangsa itu dengan tergesa-gesa untuk segera pergi dari negeri itu...”
Mazmur 105:38
sikap Mesir berubah drastis
“Mesir bersukacita karena mereka pergi, sebab ketakutan akan bangsa itu sudah menimpa mereka.”
Ulangan 17:16
kuda dan kereta simbol kekuatan Mesir
“Hanya, janganlah ia memiliki banyak kuda...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 14:5
✕ Sering dikira
Firaun menyesal karena alasan spiritual
✓ Yang sebenarnya
Penyesalan Firaun murni ekonomi dan politik — dia kehilangan sumber tenaga kerja gratis
✕ Sering dikira
Hamba-hamba Firaun tidak tahu Israel pergi
✓ Yang sebenarnya
Kabar kepergian Israel sampai ke Firaun dan hamba-hambanya, dan mereka semua berubah pikiran bersama
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 14:5
Terkadang kita menyesali keputusan yang baik karena tidak segera melihat hasilnya. Berhati-hatilah terhadap penyesalan yang tidak berdasarkan kebenaran. Tetaplah berjalan dalam ketaatan, walaupun itu membutuhkan pengorbanan.
Tuhan, beri aku keberanian untuk tetap melakukan yang benar, dan ketika rasa ragu datang, peganglah aku agar tidak kembali ke jalan yang lama. Amin.