Tidak Seekor pun yang Tertinggal
Keluaran 10:26
Belalang dan Kegelapan
“Ternak kami pun harus ikut bersama kami, tidak seekor pun yang akan ditinggalkan sebab kami harus mengambil dari itu untuk melayani TUHAN, Allah kami. Sampai kami tiba di sana, kami sendiri tidak mengetahui dengan apa kami harus melayani TUHAN.””Keluaran 10:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan juga ternak kami harus turut beserta kami dan satu kakipun tidak akan tinggal, sebab dari ternak itulah kami harus ambil untuk beribadah kepada TUHAN, Allah kami; dan kami tidak tahu, dengan apa kami harus beribadah kepada TUHAN, sebelum kami sampai di sana."”Keluaran 10:26 · TB
Terjemahan Baru
“Semua ternak kami harus kami bawa; seekor pun tak akan kami tinggalkan. Dari ternak itu kami pilih mana yang akan dipersembahkan kepada TUHAN Allah kami. Baru di sana kami akan tahu ternak mana yang akan kami persembahkan."”Keluaran 10:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua ternak harus kami bawa. Kami tidak akan meninggalkan seekor pun karena kami harus mempersembahkan sebagian dari ternak kami kepada TUHAN Allah, dan kami tidak tahu mana yang akan kami persembahkan kepada TUHAN sebelum kami tiba di sana.””Keluaran 10:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Our cattle also shall go with us; there shall not an hoof be left behind; for thereof must we take to serve the LORD our God; and we know not with what we must serve the LORD, until we come thither.”Keluaran 10:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 10:26?
Musa menegaskan bahwa seluruh ternak harus ikut serta, karena mereka belum tahu hewan mana yang akan dipakai untuk kurban. Ini menekankan bahwa ibadah kepada Tuhan menuntut kesiapan penuh, tanpa menyisihkan apa pun.
Latar belakang
Alasan teologis: kita tidak tahu dulu mana yang dipakai
Musa memberikan alasan yang mengejutkan: mereka tidak tahu persembahan apa yang akan diminta TUHAN sampai mereka tiba di sana. Karena itu, semua ternak harus ikut — tidak ada yang bisa ditinggalkan. Ini adalah pernyataan iman: kita pergi dengan persiapan penuh untuk ketaatan penuh, apapun yang TUHAN minta nantinya.
Di mana
Istana Firaun, Mesir
Puncak negosiasi · Musa bersikap tegas
Kapan
~1446 SM
Tulah-tulah Mesir
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Firaun
Raja Mesir yang frustrasi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא תִשָּׁאֵר פַּרְסָה
lo tishshaer parsah · tidak seekor pun
Tidak akan ditinggalkan satu kukupun — harafiah 'tidak satu kuku pun tertinggal', pernyataan absolutisitas yang ekstrem.
לַעֲבֹד
laavod · melayani
Untuk melayani atau beribadah — kata yang mencakup totalitas pengabdian, baik ibadah ritual maupun kehidupan sehari-hari.
לֹא נֵדַע
lo neda · tidak mengetahui
Kami tidak tahu — kejujuran yang jarang: Musa mengakui ketidakpastian ritual sambil tetap berkomitmen untuk taat.
Frasa 'tidak satu kuku pun tertinggal' adalah salah satu kalimat paling absolut dalam Alkitab Ibrani — dan alasannya bukan keserakahan tapi iman: kita tidak tahu apa yang TUHAN akan minta, jadi kita bawa semua.
Tahukah kamu
Ibadah sebagai tindakan iman, bukan kalkulasi
Pernyataan Musa bahwa mereka 'tidak mengetahui dengan apa mereka harus melayani TUHAN' sebelum tiba di tujuan adalah prinsip iman yang mendalam: kepatuhan ilahi mendahului kejelasan detail. Bawa semua, dan serahkan detailnya kepada TUHAN.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 10:26
Ibrani 11:8
taat tanpa tahu detail
“Karena iman, Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tuju.”
Amsal 3:5-6
percaya sebelum tahu
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Keluaran 12:3
TUHAN tentukan persembahan setelah mereka bergerak
“Sampaikanlah kepada seluruh jemaat Israel, katakanlah, 'Pada hari kesepuluh bulan ini, setiap laki-laki harus mengambil seekor domba untuk setiap rumah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 10:26
✕ Sering dikira
Musa sedang mengulur waktu dengan alasan tidak jelas
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah prinsip teologis yang mendalam: ibadah sejati membutuhkan kesiapan total, karena kita tidak bisa memprediksi apa yang TUHAN akan minta saat tiba di hadapan-Nya.
✕ Sering dikira
Musa tidak mau kompromi karena keras kepala
✓ Yang sebenarnya
Musa tidak mau kompromi karena ia sudah menerima perintah TUHAN yang spesifik — ini ketaatan, bukan keras kepala.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 10:26
Dalam hidup kita, sering ada hal-hal yang ingin kita 'tahan' untuk diri sendiri. Namun, jika kita mau melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, kita harus siap melepaskan semua yang kita miliki untuk dipakai sesuai kehendak-Nya.
Ya Tuhan, buatlah aku rela melepaskan segala yang kumiliki untuk pelayanan-Mu. Amin.