Beranakcuculah — mandat penciptaan diulangi dan ditegaskan
Kejadian 9:7
Perjanjian Allah dengan Nuh
“Beranakcuculah kamu serta berlipatgandalah; penuhilah bumi dan berlipatgandalah di dalamnya.””Kejadian 9:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan kamu, beranakcuculah dan bertambah banyak, sehingga tak terbilang jumlahmu di atas bumi, ya, bertambah banyaklah di atasnya."”Kejadian 9:7 · TB
Terjemahan Baru
“Ya, kamu harus beranak cucu yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh bumi."”Kejadian 9:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Sekali lagi Aku berkata kepada kalian: Beranakcuculah hingga kalian menjadi banyak, supaya keturunan kalian memenuhi seluruh bumi.””Kejadian 9:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And you, be ye fruitful, and multiply; bring forth abundantly in the earth, and multiply therein.”Kejadian 9:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 9:7?
Ayat ini mengulangi perintah Allah kepada Nuh dan anak-anaknya untuk beranak cucu dan memenuhi bumi. Ini menunjukkan bahwa Allah ingin manusia terus berkembang dan mengisi bumi, sama seperti yang Dia perintahkan kepada Adam dan Hawa. Ini adalah berkat sekaligus mandat untuk memulai kehidupan baru setelah air bah.
Latar belakang
Pengulangan ayat 1 sebagai inklusio — struktur kiasmus yang menutup bagian
Ayat 7 hampir identik dengan ayat 1: 'Beranakcuculah dan berlipatgandalah; penuhilah bumi dan berlipatgandalah di dalamnya.' Dalam retorika Ibrani, ini adalah 'inklusio' — teknik membuka dan menutup sebuah unit dengan kalimat yang sama atau hampir sama. Ayat 1 membuka blok, ayat 7 menutupnya. Di antara keduanya (ayat 2-6) adalah isi: otoritas atas hewan, izin makan daging, larangan darah, dan hukum pembunuhan. Struktur ini memberitahu pembaca: 'ini satu unit tematik yang terpadu, bukan daftar aturan acak.'
Di mana
Pegunungan Ararat — bumi baru
Pengulangan mandat beranakcucu sebagai penutup dari blok berkat dan hukum
Kapan
Segera setelah keluar dari bahtera
Penutupan blok berkat-dan-hukum · mandat kehidupan ditekankan ulang
Yang berbicara
Allah (Elohim)
Allah yang mengulang mandat beranak cucu setelah menetapkan hukum darah — mandat yang menopang kehidupan di bumi
Kepada
Nuh dan anak-anaknya
Manusia yang menerima kembali mandat yang sama dari ayat 1, kini sebagai penutup dari blok hukum darah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וּרְבוּ
urvu · berlipatgandalah
Dan berlipatgandalah — rabah (bertambah banyak, berlipat ganda); kata yang sama dengan 1:22,28 dan 9:1; pengulangan ini bukan kesalahan penyalin tapi teknik retorika yang disengaja untuk menegaskan prioritas mandat ini.
וּמִלְאוּ אֶת הָאָרֶץ
umil'u et ha'arets · penuhilah bumi
Dan penuhilah bumi — male' (penuh, mengisi); ha'arets (bumi); mandat yang diulang dari 9:1; bumi yang kosong harus diisi — ini tugas yang mendesak dan aktif, bukan pasif.
וּרְבוּ בָהּ
urvu vah · di dalamnya
Dan berlipatgandalah di dalamnya — bah (di dalamnya, sufiks feminim mengacu pada ha'arets = bumi); nuansa yang menarik: berlipat ganda di dalam bumi, bukan hanya di permukaannya; kedalaman populasi bukan hanya lebar persebaran.
Ve'atem peru (dan kamu, beranakcuculah) urvu (dan berlipatgandalah) shirtsu ba'arets (berkeriaplah di bumi) urvu vah (dan berlipatgandalah di dalamnya). Pengulangan mandat dari 9:1 sebagai inklusio — teknik sastra Ibrani yang menutup unit dengan kalimat pembuka. Mandat kehidupan adalah bingkai utama dari seluruh blok 9:1-7: di antara berkat (v.1) dan berkat (v.7) ada hukum yang mengatur kehidupan. Kehidupan adalah prioritas.
Tahukah kamu
Uraban ba'arets urev'u-vah — 'berlipatgandalah di dalamnya' yang berbeda dari ayat 1
Ayat 1 berakhir dengan 'penuhilah bumi' (umil'u et ha'arets). Ayat 7 berakhir dengan 'penuhilah bumi dan berlipatgandalah di dalamnya' (urvu vah). Penambahan 'di dalamnya' (vah) adalah nuansa yang menarik — ini bukan hanya mengisi bumi tapi 'berlipat ganda di dalam bumi' — menunjukkan bahwa bumi adalah tempat di mana kehidupan berlipat ganda, bukan hanya menyebar ke permukaan. Kedalaman dan kepenuhan di dalam bumi, bukan hanya lebar persebarannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 9:7
Kejadian 9:1
inklusio — ayat 1 dan ayat 7 hampir identik, mengapit ayat 2-6 sebagai satu unit terpadu
“Allah memberkati Nuh beserta anak-anaknya... 'Beranakcuculah, dan berlipatgandalah, dan penuhilah bumi.'”
Kejadian 1:22,28
mandat tiga kali diberikan: Kej. 1:22 (hewan), 1:28 (manusia-Adam), 9:1 dan 9:7 (manusia-Nuh) — Allah konsisten
“Allah memberkati... 'Berkembangbiaklah dan berlipatgandalah...' / 'Beranakcuculah dan berlipatgandalah, penuhilah bumi...'”
Yesaya 45:18
tujuan penciptaan adalah bumi yang didiami — mandat di 9:7 adalah partisipasi manusia dalam tujuan ilahi ini
“Sebab beginilah firman TUHAN... 'Bukan untuk kekacauan Dia menciptakannya, melainkan untuk didiami Ia membentuknya.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 9:7
✕ Sering dikira
"Pengulangan mandat 9:7 setelah 9:1 adalah redundansi yang menunjukkan penyuntingan yang buruk dalam penulisan Kejadian."
✓ Yang sebenarnya
Pengulangan ini adalah teknik sastra Ibrani yang disengaja (inklusio/chiasmus) — cara penulis kuno menandai batas unit tematik. Pembaca Ibrani kuno langsung mengenali struktur ini sebagai penanda bahwa 9:1-7 adalah satu unit yang kompak. Ini bukti keahlian sastra, bukan kecerobohan.
✕ Sering dikira
"Setelah mandat beranak cucu diulang dua kali, ini berarti tugas paling penting manusia adalah memproduksi keturunan sebanyak-banyaknya."
✓ Yang sebenarnya
Mandat beranak cucu adalah salah satu dari banyak mandat. Konteks 9:1-7 menunjukkan bahwa manusia juga dipanggil untuk mengelola ciptaan (9:2-3), menghormati nyawa (9:4-6), dan hidup dalam keadilan. Beranak cucu adalah penting tapi bukan satu-satunya panggilan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 9:7
Hidup kita juga dipanggil untuk bertumbuh dan berkembang, baik dalam keluarga maupun dalam komunitas. Jangan takut untuk melangkah maju dan menghasilkan buah dalam segala hal yang kita lakukan.
Tuhan, berilah kami keberanian untuk bertumbuh dan berkembang sesuai kehendak-Mu, dan jadikan kami berkat bagi banyak orang. Amin.