Allah mengumumkan air bah — hukuman yang akan memusnahkan semua napas kehidupan
Kejadian 6:17
Nuh dan Air Bah
“Lihat, Aku akan mendatangkan air bah ke atas bumi untuk memusnahkan semua daging yang di dalamnya ada napas kehidupan di bawah langit sehingga semua yang ada di bumi akan mati.”Kejadian 6:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.”Kejadian 6:17 · TB
Terjemahan Baru
“Aku akan mendatangkan banjir untuk membinasakan setiap makhluk yang hidup di bumi. Segala sesuatu di bumi akan mati,”Kejadian 6:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dengarlah baik-baik! Aku akan mendatangkan banjir besar di atas bumi untuk membinasakan semua makhluk yang bernafas di bawah langit. Segala sesuatu yang ada di bumi akan mati.”Kejadian 6:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, I, even I, do bring a flood of waters upon the earth, to destroy all flesh, wherein is the breath of life, from under heaven; and every thing that is in the earth shall die.”Kejadian 6:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 6:17?
Allah akan mendatangkan air bah untuk memusnahkan semua yang hidup di bumi, tetapi juga memberitahukan hal ini kepada Nuh sebagai peringatan dan kesempatan untuk selamat. Ini menunjukkan bahwa Allah itu adil menghukum dosa, tetapi juga penuh kasih dengan memberi tahu jalan keluar.
Latar belakang
Mabbul — kata pertama kalinya digunakan untuk air bah
Kata 'mabbul' (air bah) muncul pertama kali di sini. Ini bukan sekadar banjir biasa (shetef) — mabbul adalah kata spesifik yang hanya dipakai untuk air bah Nuh dalam seluruh Alkitab (Mzm. 29:10 satu-satunya pengecualian). 'Mendatangkan air bah ke atas bumi untuk memusnahkan semua daging yang di dalamnya ada napas kehidupan' — ini bukan bencana alam biasa tapi tindakan ilahi yang disengaja dan menyeluruh.
Di mana
Bumi pra-air bah
Pengumuman resmi tentang air bah · pertama kalinya kata 'mabbul' (air bah) disebut dalam Alkitab
Kapan
Menjelang air bah
Deklarasi hukuman melalui air bah
Yang berbicara
Allah (Elohim)
Allah yang secara eksplisit mengumumkan air bah sebagai instrumen penghukuman-Nya
Kepada
Nuh
Satu-satunya manusia yang diberitahu tentang rencana ini — dan yang percaya serta bertindak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַבּוּל
mabbul · air bah
Air bah — kata yang hanya muncul untuk peristiwa ini dalam seluruh Alkitab (kecuali Mzm. 29:10); bukan banjir biasa tapi bencana kosmis yang Allah datangkan secara langsung.
מֵבִיא אֶת הַמַּבּוּל
mevi et hammabbul · mendatangkan
Mendatangkan air bah — bo (datang) dalam bentuk hifil; Allah yang secara aktif 'membawa/mendatangkan' air bah. Ini bukan bencana yang Allah biarkan terjadi, tapi yang Allah lakukan secara aktif.
רוּחַ חַיִּים
ruakh khayyim · napas kehidupan
Roh/napas kehidupan — ruakh (roh, angin, napas) + khayyim (kehidupan); yang akan mati adalah semua yang memiliki ruakh khayyim — semua makhluk yang bernapas di darat.
Mevi et hammabbul (mendatangkan air bah) al ha'arets (ke atas bumi) leshakhet (untuk memusnahkan) kol basar (semua daging) asher bo ruakh khayyim (yang di dalamnya ada napas kehidupan) mitakhat hashamayim (di bawah langit). Ruakh khayyim — napas yang Allah tiupkan saat menciptakan (2:7) kini menjadi kriteria yang menentukan siapa yang terdampak. Semua yang bernapas. Kecuali yang ada di dalam bahtera.
Tahukah kamu
Mabbul vs shetef — dua kata banjir yang berbeda
Ibrani memiliki dua kata utama untuk banjir: mabbul (kata yang hanya untuk banjir Nuh, mungkin dari kata 'langit' dalam bahasa Akkadia/Babilonia) dan shetef (banjir alami biasa, dipakai di Yes. 28:2, Dan. 9:26). Ketika Yesus berkata 'air bah datang dan melenyapkan mereka semua' (Mat. 24:38-39), kata Yunaninya adalah kataklusmos — dari mana kita mendapat kata 'cataclysm'. Mabbul adalah bencana kosmis, bukan banjir lokal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 6:17
Kejadian 2:7
ruakh khayyim (napas kehidupan) yang Allah tiupkan di sini adalah yang akan diakhiri dalam air bah — siklus yang tragis
“TUHAN Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan napas hidup ke dalam lubang hidungnya; dan manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
Matius 24:38-39
Yesus menggunakan mabbul sebagai gambaran kedatangan-Nya yang tak terduga
“Sebab seperti halnya pada zaman sebelum air bah... mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua.”
Mazmur 29:10
satu-satunya kali mabbul muncul di luar Kejadian — TUHAN sebagai Raja di atas air bah yang Dia kirim
“TUHAN bersemayam di atas air bah (mabbul), TUHAN bersemayam sebagai raja untuk selama-lamanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 6:17
✕ Sering dikira
"Air bah hanya banjir lokal di wilayah Timur Dekat — tidak global."
✓ Yang sebenarnya
Kata mabbul dan ungkapan 'semua yang ada di bumi akan mati' dan 'semua daging di bawah langit' menggunakan bahasa universal. Apakah ini banjir global atau sangat luas secara regional adalah perdebatan ilmiah, tapi teks menggunakan bahasa yang paling inklusif yang ada.
✕ Sering dikira
"'Mendatangkan air bah' berarti Allah hanya membiarkan bencana alam terjadi tanpa intervensi."
✓ Yang sebenarnya
Kata hifil 'mevi' (mendatangkan secara aktif) menunjukkan tindakan Allah yang langsung dan disengaja, bukan pasif. Allah bukan sekadar membiarkan alam berjalan — Dia secara aktif mendatangkan mabbul sebagai instrumen penghakiman-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 6:17
Kita hidup di dunia yang akan dihakimi, tetapi Allah telah memberi kita 'bahtera' keselamatan melalui Yesus. Apakah kita sudah berada di dalam perlindungan-Nya? Mari kita ambil bagian dalam keselamatan itu dan ajak orang lain.
Tuhan, terima kasih untuk kasih-Mu yang memberi kami kesempatan untuk diselamatkan. Tolong kami untuk hidup dalam ketaatan dan membagikan kabar baik ini. Amin.