Set memperanakkan Enos pada usia 105
Kejadian 5:6
Keturunan Adam
“Ketika Set hidup selama 105 tahun, Enos lahir baginya.”Kejadian 5:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah Set hidup seratus lima tahun, ia memperanakkan Enos.”Kejadian 5:6 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu Set berumur 105 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Enos.”Kejadian 5:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Set berumur 105 tahun ketika anaknya yang bernama Enos lahir.”Kejadian 5:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Seth lived an hundred and five years, and begat Enos:”Kejadian 5:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 5:6?
Ayat ini memulai bagian tentang Set, yang pada usia 105 tahun menjadi ayah Enos. Ini menunjukkan kesinambungan generasi setelah Adam, serta kesetiaan Allah dalam memelihara garis keturunan umat-Nya.
Latar belakang
Enos — nama yang berarti kefanaan manusia
Nama 'Enos' (enosh) dalam bahasa Ibrani berarti 'manusia yang lemah, fana, mortal'. Berbeda dari 'adam' yang lebih netral, enosh menekankan sisi kerapuhan manusia. Ironisnya, di masa Enos inilah 'manusia mulai memanggil nama TUHAN' (4:26). Orang-orang yang menyadari kefanaan mereka yang memulai ibadah yang sungguh-sungguh kepada Allah — ini pola yang berulang dalam Alkitab.
Di mana
Di luar taman Eden
Silsilah yang berlanjut · Set memperanakkan Enos, di masa siapa manusia mulai memanggil nama TUHAN
Kapan
Awal sejarah manusia
Set memperanakkan Enos pada usia 105
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mengikuti garis keturunan mesianik dari Adam melalui Set menuju Nuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָמֵשׁ שָׁנִים וּמְאַת שָׁנָה
khamesh shanim umeat shanah · 105 tahun
Lima tahun dan seratus tahun (105) — usia Set saat Enos lahir; lebih muda dari Adam saat memperanakkan Set (130), menunjukkan tidak ada pola umur yang meningkat.
אֱנוֹשׁ
Enosh · Enos
Manusia yang lemah/fana — dari akar anash (lemah, sakit, fana); nama teologis yang menegaskan kerapuhan manusia berbeda dari kebesaran Allah yang mereka panggil.
אֶת אֱנוֹשׁ
et Enosh · lahir baginya
Enos — diperkenalkan pertama kali dengan penanda objek 'et' yang menunjukkan ini adalah tokoh spesifik baru dalam narasi, bukan sekadar angka.
Set pada khamesh meot shanah (105 tahun) memperanakkan Enosh (yang fana, lemah). Di masa Enosh-lah manusia mulai memanggil nama TUHAN (4:26). Ada hubungan yang dalam: kesadaran akan kefanaan (enosh) mendorong manusia memanggil Allah yang kekal. Nama Enos adalah teologi dalam satu kata.
Tahukah kamu
Enosh dalam Mazmur — kata yang menggambarkan kefanaan manusia
Kata enosh (Enos) muncul 42 kali dalam Perjanjian Lama, selalu mengandung nuansa kefanaan. Mazmur 8:4 berkata 'Apakah manusia (enosh), sehingga Engkau mengingatnya?' — pertanyaan tentang kecilnya manusia di hadapan Allah. Mazmur 90:3 (Musa) memakai enosh dalam konteks kefanaan. Nama Enos sudah mengandung teologi: manusia itu fana, dan justru karena itu manusia perlu memanggil nama Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 5:6
Mazmur 8:4
enosh sebagai simbol kecilnya manusia yang justru diperhatikan Allah yang besar
“apakah manusia (enosh), sehingga Engkau mengingatnya? dan anak manusia (ben adam), sehingga Engkau mengindahkannya?”
Mazmur 90:3
Musa memakai enosh dalam konteks kefanaan dan kembalinya manusia ke debu
“Engkau mengembalikan manusia (enosh) kepada debu dan berkata: 'Kembalilah, hai anak-anak manusia (ben adam)!'”
Kejadian 4:26
pada masa Enos — fana yang menyadari kefanaannya — ibadah kepada TUHAN dimulai
“Pada masa itulah manusia mulai memanggil nama TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 5:6
✕ Sering dikira
"Enos hanya nama biasa tanpa makna teologis."
✓ Yang sebenarnya
Dalam tradisi penamaan Ibrani, nama selalu memiliki makna. Enosh (fana, lemah) bukan kebetulan — ini nama yang dipilih di masa ketika manusia mulai memanggil nama Allah. Ada kesadaran teologis: manusia yang fana membutuhkan Allah yang kekal.
✕ Sering dikira
"Set memperanakkan Enos berarti Set adalah ibu Enos."
✓ Yang sebenarnya
Dalam silsilah Ibrani, 'X memperanakkan Y' (yalad) selalu merujuk pada ayah yang memperanakkan, kecuali konteks jelas lain. Set adalah ayah Enos.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 5:6
Kita mungkin tidak tahu dampak kita bagi generasi mendatang, tetapi setiap orang tua memiliki peran penting dalam membentuk iman anak-anak. Marilah kita menjadi teladan yang baik, sehingga anak-anak kita mengenal Tuhan dan mengikut Dia.
Allah, bimbinglah kami dalam membesarkan anak-anak kami agar mereka mengenal Engkau, dan kiranya generasi kami terus memuliakan nama-Mu. Amin.