Manusia mulai memanggil nama TUHAN — ibadah pertama yang dicatat
Kejadian 4:26
Kelahiran Set
“Seorang anak laki-laki juga lahir bagi Set, dan dia menyebut namanya Enos. Pada masa itulah manusia mulai memanggil nama TUHAN.”Kejadian 4:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN.”Kejadian 4:26 · TB
Terjemahan Baru
“Set mempunyai anak laki-laki yang diberi nama Enos. Pada zaman itulah orang mulai menyebut nama TUHAN bila menyembah.”Kejadian 4:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Selanjutnya, Set mempunyai anak bernama Enos. Pada zaman Enos inilah orang-orang mulai menyembah TUHAN.”Kejadian 4:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And to Seth, to him also there was born a son; and he called his name Enos: then began men to call upon the name of the LORD.”Kejadian 4:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 4:26?
Ayat ini mencatat kelahiran Enos, cucu Adam, dan menyatakan bahwa pada masa itulah manusia mulai memanggil nama TUHAN. Ini menandakan awal mula ibadah yang teratur dan kesadaran akan hubungan pribadi dengan Allah, di mana manusia secara komunal mulai berseru kepada-Nya dalam doa dan penyembahan.
Latar belakang
Dua garis, dua arah: satu membangun kota tanpa Allah, satu memanggil nama TUHAN
Bab 4 diakhiri dengan kontras yang jelas: garis Kain berakhir di Lamekh yang membanggakan kekerasan dan membangun peradaban tanpa Allah. Garis Set berakhir di Enos, dan pada masanya 'manusia mulai memanggil nama TUHAN' — mulainya ibadah komunal yang terorganisir. Dua garis, dua arah. Satu membangun tembok, satu memanggil nama. Ini momen penting dalam narasi penebusan.
Di mana
Di luar taman Eden
Garis Set bertumbuh · Ibadah formal kepada TUHAN pertama kali muncul dalam catatan Alkitab
Kapan
Awal sejarah manusia pasca-Eden
Kelahiran ibadah komunal kepada TUHAN
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang disebut sebagai orang yang 'memanggil nama TUHAN' — menemukan akar ibadah mereka di sini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הוּחַל לִקְרֹא
hukhal liqro · mulai memanggil
Mulai (untuk pertama kalinya) memanggil — hukhal (dari yachal, mulai) menandai awal yang baru; ini bukan pertama kalinya seseorang berbicara kepada Allah, tapi pertama kalinya ada ibadah komunal yang dicatat.
לִקְרֹא
liqro · memanggil
Untuk memanggil, berseru — qara' bisa berarti memanggil nama seseorang (memanggil Allah) atau memproklamasikan (memproklamasikan nama TUHAN); keduanya menggambarkan ibadah yang aktif dan vokal.
בְּשֵׁם יְהוָה
beshem YHWH · nama TUHAN
Dengan/dalam nama TUHAN — shem (nama) dalam Alkitab berarti karakter, reputasi, kehadiran; memanggil 'nama TUHAN' berarti mengakui karakter dan otoritas-Nya secara publik.
Hukhal (dimulailah) liqro (memanggil, memproklamasikan) beshem YHWH (dengan nama TUHAN). Ini awal ibadah komunal yang terorganisir dalam sejarah — bertepatan dengan generasi ketiga dari Adam melalui Set. Sementara garis Kain membangun kota dan membanggakan kekerasan, garis Set mulai memanggil nama yang paling kudus.
Tahukah kamu
Mengapa 'nama TUHAN' (YHWH) di sini — padahal di Keluaran 6 Allah bilum dikenal sebagai YHWH?
Keluaran 6:3 berkata Allah belum 'dikenal' sebagai YHWH kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Tapi Kejadian 4:26 menyebut manusia memanggil nama YHWH jauh sebelumnya. Ini adalah salah satu pertanyaan tekstual yang diperdebatkan. Kemungkinan: Keluaran 6:3 berbicara tentang pemahaman karakter penuh YHWH, sementara Kejadian 4:26 tentang nama yang dipakai dalam ibadah — keduanya bisa benar dalam tingkatan yang berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 4:26
Mazmur 116:17
qara beshem YHWH (menyerukan nama TUHAN) — ibadah yang berawal dari Enos berlanjut dalam seluruh Mazmur
“Kepadamu aku akan mempersembahkan korban syukur dan akan menyerukan nama TUHAN.”
Roma 10:13
memanggil nama TUHAN sebagai jalan keselamatan — berakar dari Kejadian 4:26
“"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan."”
Yoel 2:32
nubuat yang dikutip Paulus di Roma 10 — akarnya di Kejadian 4:26
“Siapa pun yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 4:26
✕ Sering dikira
"'Mulai memanggil nama TUHAN' di sini menunjukkan bahwa sebelumnya manusia tidak mengenal Allah sama sekali."
✓ Yang sebenarnya
Adam dan Hawa sudah berbicara langsung dengan Allah. Kain juga bercakap-cakap dengan Allah (4:6-15). 'Mulai memanggil' menandai awal ibadah komunal yang terorganisir — bukan pertama kalinya ada kontak dengan Allah.
✕ Sering dikira
"Kejadian 4:26 kontradiksi dengan Keluaran 6:3 yang menyatakan YHWH belum dikenal sebelum Musa."
✓ Yang sebenarnya
Konteks Keluaran 6:3 berbicara tentang pemahaman penuh karakter YHWH sebagai Allah perjanjian yang menepati janji-Nya — yang baru sepenuhnya dinyatakan melalui pembebasan dari Mesir. Kejadian 4:26 tentang nama yang dipakai dalam ibadah. Ini dua tingkatan pengenalan yang berbeda, bukan kontradiksi.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 4:26
Kita dipanggil untuk tidak hanya percaya pada Tuhan, tetapi juga aktif memanggil nama-Nya setiap hari. Mulailah dengan membuat doa sebagai kebiasaan, bukan hanya saat butuh. Saat kita memanggil Tuhan, kita sedang membangun keintiman dengan-Nya dan menyadari kehadiran-Nya dalam setiap aspek hidup.
Ya Bapa, mampukan kami untuk selalu berdoa dan memanggil nama-Mu dalam setiap keadaan; jadikan doa sebagai napas hidup kami. Amin.