Allah memberkati dan menamai manusia — laki-laki dan perempuan bersama

Kejadian 5:2

Keturunan Adam

Dia menciptakan mereka, laki-laki dan perempuan, dan Dia memberkati mereka, dan menamai mereka manusia, pada hari mereka diciptakan.

Kejadian 5:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 5:2?

Ayat ini menegaskan bahwa Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan, memberkati mereka, dan memberi mereka nama 'manusia', menunjukkan bahwa kedua jenis kelamin setara di hadapan-Nya dan sama-sama menerima berkat serta tanggung jawab untuk memenuhi bumi.

Latar belakang

Keduanya diberkati, keduanya dinamai 'adam'

Ayat ini menegaskan dua hal penting: Allah memberkati keduanya (bukan hanya laki-laki), dan Allah menamai keduanya 'adam' (manusia). Ini bukan nama khusus untuk laki-laki saja — kata 'adam' yang dipakai untuk keduanya adalah kata generik untuk 'manusia'. Rancangan Allah dari awal adalah kesetaraan martabat dan berkat untuk laki-laki dan perempuan bersama.

Di mana

Taman Eden

Flashback ke hari penciptaan — sebelum silsilah panjang dimulai

Kapan

Penciptaan awal

Hari keenam penciptaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
‹ lebih awal
Allah menciptakan manusia dalam keserupaan-Nya
Adam hidup 130 tahun dan memperanakkan Set
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

I

Kepada

Israel di padang gurun

Umat yang membutuhkan penegasan bahwa kesetaraan laki-laki dan perempuan adalah rancangan Allah dari awal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹתָם בָּרָא

otam bara · menciptakan mereka

Dia menciptakan mereka (jamak) — bara' dengan objek jamak (otam = mereka); penegasan bahwa keduanya, laki-laki dan perempuan, adalah hasil tindakan penciptaan Allah yang sama.

וַיְבָרֶךְ אֹתָם

wayvarez otam · memberkati mereka

Dan Dia memberkati mereka — barak dengan objek jamak lagi; berkat Allah diberikan kepada keduanya, bukan hanya kepada laki-laki sebagai 'kepala keluarga'.

וַיִּקְרָא אֶת שְׁמָם אָדָם

wayyiqra et shemam adam · menamai mereka

Dan Dia memanggil nama mereka 'adam' — shemam (nama mereka, jamak possesif) diberi nama 'adam' (manusia); keduanya bersama disebut 'manusia'.

Bara (menciptakan) otam (mereka-jamak) · wayvarez (memberkati) otam (mereka-jamak) · wayyiqra shemam (menamai nama mereka, jamak) adam (manusia). Tiga kata kerja dengan objek jamak: keduanya diciptakan, keduanya diberkati, keduanya bernama 'manusia'. Tidak ada hierarki dalam identitas dan berkat asali.

Tahukah kamu

Menamai adalah tindakan otoritas — tapi di sini Allah yang menamai

Dalam Alkitab, menamai menunjukkan otoritas atau relasi yang istimewa: Adam menamai binatang (2:19), Adam menamai Hawa (2:23). Tapi di sini Allah yang menamai manusia — laki-laki dan perempuan — sebagai 'adam'. Ini menunjukkan Allah yang punya otoritas atas manusia, dan manusia yang menerima identitasnya dari Allah, bukan dari dirinya sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 5:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 5:2

✕  Sering dikira

"Karena laki-laki diciptakan lebih dulu (Kej. 2), laki-laki lebih tinggi statusnya dari perempuan."

✓  Yang sebenarnya

Kejadian 5:2 (yang merangkum ciptaan) secara eksplisit menyatakan keduanya diberkati dan dinamai 'manusia' bersama. Urutan penciptaan di Kejadian 2 tentang peran (laki-laki pertama merespon panggilan Allah), bukan tentang tingkatan martabat.

✕  Sering dikira

"'Menamai mereka manusia' berarti perempuan tidak punya nama khusus — identitasnya di bawah laki-laki."

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya: menamai keduanya 'adam' berarti perempuan sama-sama berhak atas titel 'manusia'. Ini inklusif, bukan hierarkis. Hawa punya nama khusus yang diberikan kemudian oleh Adam (3:20), tapi identitas dasarnya sebagai 'manusia' sama dengan Adam.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 5:2

Dalam dunia yang sering membedakan gender, kita dipanggil untuk melihat setiap orang sebagai ciptaan Allah yang diberkati. Marilah kita menghargai perbedaan dan bekerja sama sebagai satu umat manusia, saling mendukung dalam panggilan kita.

Allah, Bapa kami, terima kasih karena Engkau menciptakan kami laki-laki dan perempuan dan memberkati kami; ajar kami untuk saling menghargai dan bekerja sama sebagai saudara seiman. Amin.