Yusuf tidak senang melihat tangan kanan Yakub ada di kepala Efraim

Kejadian 48:17

Berkat Silang untuk Dua Cucu

Ketika Yusuf melihat bahwa ayahnya menumpangkan tangan kanannya ke atas kepala Efraim, hal itu membuatnya tidak senang. Yusuf tidak senang akan hal itu. Yusuf memegang tangan ayahnya untuk memindahkannya dari kepala Efraim ke kepala Manasye.

Kejadian 48:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 48:17?

Yusuf tidak senang melihat ayahnya memberkati Efraim (anak bungsu) dengan tangan kanan, sementara Manasye (anak sulung) mendapat tangan kiri. Dia mencoba mengoreksi posisi tangan ayahnya. Ini menunjukkan bahwa Yusuf masih berpikir secara tradisional, menganggap anak sulung harus mendapat berkat utama.

Latar belakang

Yusuf berusaha mengoreksi tangan ayahnya

Setelah Yakub selesai mengucapkan berkat dengan tangan yang disilangkan, Yusuf menyadari ada yang "salah" — tangan kanan ayahnya ada di kepala Efraim, bukan Manasye si sulung. Ia tidak senang dan berusaha memindahkan tangan Yakub ke kepala Manasye. Dari sudut pandang Yusuf, ini adalah koreksi yang wajar.

Di mana

Gosyen, Mesir

Kamar tidur Yakub · ketegangan yang tak terduga

Kapan

~1859 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yakub mengucapkan berkat atas cucu-cucunya
Yusuf mencoba memindahkan tangan kanan Yakub
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (narator)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa yang baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיֵּרַע

vayera' · tidak senang

Dan itu jahat atau buruk; ra'a berarti menjadi jahat atau tidak menyenangkan — kata yang sama dipakai untuk hal-hal yang secara moral buruk, tapi di sini berarti Yusuf merasa ini "salah."

וַיִּתְמֹךְ

vayyitmoq · memegang

Dan dia menopang atau memegang; tamakh berarti menahan atau menjaga — Yusuf dengan lembut tapi tegas mencoba menahan tangan ayahnya.

לַהָסִיר

lahassir · memindahkannya

Untuk memindahkan atau menjauhkan; sur berarti berpindah dari satu tempat — Yusuf berniat memindahkan tangan dari kepala Efraim ke Manasye.

Yusuf "tidak senang" (ra'a) dan berusaha "memindahkan" (sur) tangan ayahnya. Ini adalah respons manusiawi yang wajar berdasarkan logika adat. Tapi ia akan segera belajar bahwa terkadang apa yang tampak "salah" dari pandangan manusia justru adalah rencana Allah.

Tahukah kamu

Yusuf sendiri adalah bukti bahwa Allah memilih di luar urutan kelahiran

Ironisnya, Yusuf yang mencoba memastikan hak sulung Manasye adalah anak keempat dari dua belas bersaudara, bukan sulung. Ia sendiri dipilih Allah di luar logika urutan kelahiran, tapi kini ia mencoba memaksakan logika itu untuk anaknya sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 48:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 48:17

✕  Sering dikira

Yusuf marah kepada ayahnya karena kesalahan ini

✓  Yang sebenarnya

Yusuf tidak marah — ia dengan tenang mencoba mengoreksi apa yang ia pikir adalah kesalahan. Ia bahkan menjelaskan dengan sopan (ayat 18).

✕  Sering dikira

Yakub memang tidak sengaja menyilangkan tangan karena rabun

✓  Yang sebenarnya

Penulis sudah menegaskan di ayat 14 bahwa ini disengaja, dan Yakub sendiri nanti akan menolak koreksi Yusuf (ayat 19).

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 48:17

Kita sering terjebak pada kebiasaan atau tradisi yang dianggap 'benar'. Padahal, Tuhan tidak terikat pada aturan manusia. Jangan cepat kecewa ketika hal tidak berjalan menurut keinginan kita; bisa jadi Tuhan punya rencana yang lebih indah.

Tuhan, lepaskan aku dari pola pikir yang sempit dan buat aku peka akan kehendak-Mu yang terkadang tidak sesuai tradisi. Amin.