Yakub mengucapkan berkat kepada Yusuf dengan menyebut nama Allah
Kejadian 48:15
Berkat Silang untuk Dua Cucu
“Lalu, dia memberkati Yusuf dan berkata, “Allah, yang di hadapan-Nya, leluhurku Abraham dan Ishak hidup, Allah yang menjadi Gembalaku di sepanjang hidupku, sampai pada hari ini,”Kejadian 48:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu diberkatinyalah Yusuf, katanya: "Nenekku dan ayahku, Abraham dan Ishak, telah hidup di hadapan Allah; Allah itu, sebagai Allah yang telah menjadi gembalaku selama hidupku sampai sekarang,”Kejadian 48:15 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu diberkatinya Yusuf, katanya, "Allah, Dialah Tuhan, pujaan Abraham dan Ishak, Dialah yang membimbing aku sampai sekarang;”Kejadian 48:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia kemudian memberkati keturunan Yusuf dengan berkata,“Allah yang disembah nenek moyangku, Abraham dan Isak, yaitu Allah yang sudah menggembalakan aku setiap hari selama hidupku”Kejadian 48:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he blessed Joseph, and said, God, before whom my fathers Abraham and Isaac did walk, the God which fed me all my life long unto this day,”Kejadian 48:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 48:15?
Yakub memberkati Yusuf dengan menyebut Allah sebagai 'Allah yang di hadapan-Nya Abraham dan Ishak berjalan' dan 'Allah yang menjadi gembalaku sepanjang hidupku'. Ini mengakui bahwa Allah adalah sumber segala berkat dan pemelihara yang setia.
Latar belakang
Yakub membuka berkatnya dengan memuji Allah Gembala
Yakub memulai berkatnya bukan dengan nama-nama penerima berkat, melainkan dengan menggambarkan siapa Allah itu baginya: Allah yang di hadapan-Nya leluhurnya berjalan, Allah yang menjadi Gembalanya sepanjang hidup. Ini adalah pengakuan iman yang sangat pribadi dari seorang tua yang sudah melalui banyak sekali penderitaan.
Di mana
Gosyen, Mesir
Kamar tidur Yakub · momen sakral pengucapan berkat
Kapan
~1859 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Yakub / Israel
Patriark Israel, anak Ishak, ~1859 SM
Kepada
Yusuf dan cucu-cucunya
Penerima berkat leluhur Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִתְהַלְּכוּ
hithallekhu · hidup
Mereka hidup atau mereka berjalan; halakh dalam bentuk hitpael berarti berjalan terus-menerus di hadapan Allah — ini menggambarkan kehidupan yang konsisten di hadirat Allah.
הָרֹעֶה
ha-ro'eh · Gembalaku
Sang Gembala; ro'eh adalah kata gembala yang biasa — tapi di sini dipakai untuk Allah, menjadikannya salah satu gambaran paling indah tentang hubungan Allah dan manusia dalam seluruh Alkitab.
עַד
'ad · sepanjang
Sampai atau hingga; menunjukkan kesinambungan tanpa henti — Allah telah menjadi gembala Yakub dari awal hingga hari terakhir hidupnya.
Yakub menggambarkan hidupnya sebagai perjalanan (hithallekhu) bersama Allah yang menjadi Gembala (ro'eh) sampai hari ini ('ad). Seorang manusia yang penuh konflik dan kegagalan ini menemukan bahwa Allah setia menemaninya — dan itulah yang ia wariskan kepada cucu-cucunya.
Tahukah kamu
"Allah Gembalaku" adalah penggunaan gambar gembala pertama dalam Alkitab
Ini adalah salah satu gambaran Allah sebagai gembala yang paling awal dalam Alkitab — mendahului Mazmur 23 berabad-abad sebelumnya. Yakub, yang sendiri adalah seorang gembala, memilih gambaran paling familiar baginya untuk mendeskripsikan hubungannya dengan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 48:15
Mazmur 23:1
Allah sebagai Gembala
“TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”
Yohanes 10:11
Yesus sebagai Gembala
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Kejadian 5:22
berjalan di hadapan Allah
“Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 48:15
✕ Sering dikira
Yakub menyebut dirinya sendiri sebagai gembala di sini
✓ Yang sebenarnya
Yakub menyebut Allah sebagai Gembalanya — ini adalah gambaran tentang Allah, bukan tentang profesi Yakub.
✕ Sering dikira
"Leluhurku Abraham dan Ishak" berarti mereka baru saja meninggal
✓ Yang sebenarnya
Abraham meninggal jauh sebelum Yakub lahir, dan Ishak meninggal puluhan tahun sebelum peristiwa ini. Yakub merujuk warisan rohani, bukan kejadian baru-baru ini.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 48:15
Kita dapat mewarisi iman dari orang tua, tetapi hubungan dengan Allah haruslah pribadi. Seperti Yakub menyebut Allah sebagai Gembalanya, kita juga perlu mengalami pemeliharaan Allah secara langsung, bukan hanya dari cerita orang lain.
Tuhan, jadilah Gembalaku setiap hari, seperti Engkau telah menjadi Gembala bagi nenek moyang kami. Amin.