Yakub meledak: kalian membuat aku berduka!
Kejadian 42:36
Laporan kepada Yakub
“Yakub, ayah mereka, berkata kepada mereka, “Kalian telah membuatku berduka. Yusuf tidak ada dan Simeon juga tidak ada, lalu Benyamin akan kalian ambil. Segalanya telah menimpaku!””Kejadian 42:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Yakub, ayah mereka, berkata kepadanya: "Kamu membuat aku kehilangan anak-anakku: Yusuf tidak ada lagi, dan Simeon tidak ada lagi, sekarang Benyaminpun hendak kamu bawa juga. Aku inilah yang menanggung segala-galanya itu!"”Kejadian 42:36 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu berkatalah ayah mereka, "Kalian menyebabkan aku kehilangan semua anakku. Yusuf tidak ada lagi; Simeon tidak ada lagi; dan sekarang kalian akan mengambil Benyamin juga. Bukan main penderitaanku!"”Kejadian 42:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu berkatalah Yakub, “Apa kalian mau aku kehilangan semua anakku?! Yusuf sudah mati, Simeon tidak kembali, dan sekarang kalian akan mengambil Benyamin dariku! Betapa malangnya aku!””Kejadian 42:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jacob their father said unto them, Me have ye bereaved of my children: Joseph is not, and Simeon is not, and ye will take Benjamin away: all these things are against me.”Kejadian 42:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 42:36?
Yakub berkata bahwa anak-anaknya telah membuatnya kehilangan Yusuf dan Simeon, dan sekarang Benyamin pun akan diambil. Ia merasa segala sesuatu menimpanya dan ia bersedih sangat.
Latar belakang
Yakub yang telah kehilangan terlalu banyak
Yakub meledak: Yusuf sudah tidak ada, Simeon tidak ada, dan sekarang Benyamin mau diambil. 'Segalanya telah menimpaku' adalah ekspresi kepedihan seorang ayah yang merasa seluruh hidupnya runtuh. Ini bukan kemarahan biasa — ini duka yang dalam.
Di mana
Kanaan (Hebron)
Tenda Yakub · momen emosional puncak sang ayah
Kapan
~1876 SM
Zaman Leluhur Israel
Yang berbicara
Yakub
Patriark Israel yang lelah dan berduka, ~130-an tahun
Kepada
Anak-anaknya
Sepuluh kakak Yusuf yang baru pulang dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שִׁכַּלְתֶּם
shikkaltem · berduka
Kalian membuat aku kehilangan anak; kata kerja yang sangat spesifik — hanya dipakai untuk orang tua yang kehilangan anak, duka paling dalam.
יוֹסֵף אֵינֶנּוּ
Yosef einenu · Yusuf tidak ada
Yusuf sudah tidak ada; pertama kalinya nama Yusuf disebut dalam pasal ini — di bibir Yakub yang hancur.
עָלַי הָיוּ כֻלָּנָה
'alai hayu kullana · segalanya menimpaku
Semuanya menimpa aku; ungkapan puncak dari seseorang yang merasa hidupnya dipenuhi beban yang tak tertanggungkan.
'Berduka' (shikkaltem) karena 'Yusuf tidak ada' (Yosef einenu) dan kini Simeon juga hilang — 'semuanya menimpa aku' ('alai hayu kullana) adalah jeritan seorang ayah yang telah menderita terlalu lama.
Tahukah kamu
Kata 'berduka' dalam bahasa Ibrani
Kata Ibrani 'shikkel' (membuat kehilangan anak) adalah bentuk khusus dari duka — merujuk spesifik pada orang tua yang kehilangan anak. Ini jauh lebih dalam dari sekadar 'berduka' umum — ini kesedihan paling spesifik yang bisa dialami seorang orang tua.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 42:36
Ratapan 1:12
duka yang terasa melampaui semua
“Semua orang yang lewat, camkanlah dan lihatlah apakah ada dukacita yang seperti dukacitaku...”
Kejadian 37:35
Yakub sudah lama dalam duka Yusuf
“...dan ia menolak untuk dihibur dan berkata, 'Tidak! Aku akan pergi ke dunia orang mati dalam keadaan berkabung.'”
Yohanes 16:20
duka yang belum melihat akhir
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bersukacita...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 42:36
✕ Sering dikira
Yakub menyalahkan anak-anaknya secara tidak adil
✓ Yang sebenarnya
Dari sudut pandang Yakub yang tidak tahu kebenaran soal Yusuf, kehilangan bertubi-tubi ini memang terasa mengerikan.
✕ Sering dikira
Yakub menyebutkan nama Yusuf berarti dia tahu Yusuf masih hidup
✓ Yang sebenarnya
Yakub menyebut Yusuf sebagai orang yang sudah meninggal — ingatannya tentang Yusuf adalah kenangan akan kematian.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 42:36
Ketika menghadapi krisis, kita mungkin merasa semua hal melawan kita. Namun ingatlah, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Ia sanggup memulihkan keadaan, jika kita berserah kepada-Nya.
Ya Bapa, saat dukacita datang, hiburkanlah kami dan ingatkan bahwa kasih-Mu selalu menyertai kami. Mampukan kami untuk tetap percaya kepada-Mu. Amin.