Janji keturunan dan raja-raja dari Yakub
Kejadian 35:11
Pembaruan Nama dan Janji
“Allah berfirman kepadanya, “Akulah Allah Yang Mahakuasa, beranakcuculah dan berlipatgandalah: satu bangsa dan sekumpulan bangsa akan berasal darimu, dan raja-raja akan datang dari tubuhmu sendiri.”Kejadian 35:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi firman Allah kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu.”Kejadian 35:11 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu kata Allah pula, "Akulah Allah Yang Mahakuasa. Hendaklah engkau beranak cucu yang banyak! Engkau akan menurunkan bangsa-bangsa dan menjadi bapak leluhur raja-raja.”Kejadian 35:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku, Allah Yang Mahakuasa, memberkatimu supaya kamu beranak cucu hingga menjadi banyak. Bangsa-bangsa akan lahir dari keturunanmu dan kamu akan menjadi leluhur para raja.”Kejadian 35:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And God said unto him, I am God Almighty: be fruitful and multiply; a nation and a company of nations shall be of thee, and kings shall come out of thy loins;”Kejadian 35:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 35:11?
Allah menyatakan diri sebagai El Shaddai, Allah Yang Mahakuasa, dan mengulangi janji-Nya untuk membuat Yakub menjadi bangsa yang besar, dengan raja-raja akan datang darinya. Ini meneguhkan janji Tuhan yang sudah diberikan kepada Abraham dan Ishak, bahwa keturunan mereka akan menjadi berkat.
Latar belakang
Janji Abraham diwarisi oleh Yakub
Allah menyebut diri-Nya 'El Shaddai' — Allah Yang Mahakuasa — gelar yang sama dipakai saat membuat perjanjian dengan Abraham (Kej 17:1). Isi janjinya pun sama: keturunan yang banyak, bangsa-bangsa, dan raja-raja. Yakub sekarang masuk secara resmi ke rantai perjanjian Abraham-Ishak-Yakub.
Di mana
Betel, Kanaan
Di Betel · dalam penampakan Allah kepada Yakub
Kapan
~1700 SM
Zaman Bapa Leluhur
Yang berbicara
Allah
Pencipta dan Allah perjanjian Israel
Kepada
Yakub / Israel
Cucu Abraham, bapa dua belas suku Israel, ~1700 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵל שַׁדַּי
El Shaddai · Allah Yang Mahakuasa
Nama ilahi yang menekankan kuasa tak terbatas Allah — kemungkinan dari 'shadad' (Yang Berkuasa) atau 'shad' (gunung batu). Nama perjanjian utama di era bapa leluhur.
וּרְבֵה
ur'veh · berlipatgandalah
Imperatif dari 'ravah' — bertambah banyak tanpa batas. Cerminan berkat ciptaan di Kejadian 1:28 kini diterapkan pada keturunan perjanjian.
קְהַל גּוֹיִם
kehal goyim · sekumpulan bangsa
Kumpulan bangsa-bangsa — janji bahwa dari Yakub tidak hanya satu bangsa, tapi banyak bangsa akan lahir.
El Shaddai menjanjikan hal yang tampaknya mustahil — satu keluarga pengembara jadi banyak bangsa dan menghasilkan raja-raja. Tapi kuasa tanpa batas (Shaddai) membuat yang mustahil menjadi janji yang bisa dipercaya.
Tahukah kamu
Raja-raja dari tubuh Yakub
Janji 'raja-raja akan datang dari tubuhmu' terpenuhi paling menonjol melalui Yehuda — garis yang melahirkan Daud, Salomo, dan pada akhirnya Yesus Kristus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 35:11
Kejadian 17:1-2
El Shaddai kepada Abraham
“Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya, 'Akulah Allah Yang Mahakuasa; berjalanlah di hadapan-Ku dan jadilah tidak bercacat.'”
2 Samuel 7:12-13
raja dari keturunan
“Ketika hidupmu berakhir dan kamu beristirahat dengan nenek moyangmu, Aku akan membangkitkan keturunanmu setelah kamu, yang keluar dari tubuhmu sendiri.”
Lukas 1:33
raja kekal dari Yakub
“Dia akan menjadi raja atas keturunan Yakub selamanya dan kerajaan-Nya tidak akan pernah berakhir.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 35:11
✕ Sering dikira
Janji ini hanya soal keturunan biologis yang banyak
✓ Yang sebenarnya
Janji ini mencakup dimensi politik (raja-raja) dan internasional (sekumpulan bangsa) — ini janji tentang pengaruh global.
✕ Sering dikira
El Shaddai hanya gelar estetik Allah
✓ Yang sebenarnya
El Shaddai adalah nama perjanjian spesifik di era bapa leluhur — muncul di momen-momen kunci perjanjian dengan Abraham, Ishak, dan Yakub.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 35:11
Janji-janji Allah tidak pernah gagal, bahkan ketika kita merasa tidak layak atau ragu. Kita bisa berpegang pada janji-Nya yang pasti, terutama ketika kita menghadapi ketidakpastian tentang masa depan.
Ya Allah Mahakuasa, mampukan aku percaya pada janji-Mu dan mengandalkan kekuatan-Mu di tengah kelemahanku. Amin.