Ishak membangun mazbah di sana dan memanggil nama TUHAN — dan hamba-hambanya menggali sumur
Kejadian 26:25
Ishak di Bersyeba
“Lalu, Ishak membangun mazbah di sana dan memanggil nama TUHAN. Di sana, dia mendirikan tendanya dan hamba-hambanya juga menggali sumur di situ.”Kejadian 26:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu Ishak mendirikan mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ, lalu hamba-hambanya menggali sumur di situ.”Kejadian 26:25 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Ishak mendirikan mezbah dan menyembah TUHAN di tempat itu. Ia berkemah di situ dan hamba-hambanya menggali sumur yang lain.”Kejadian 26:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Isak mendirikan mezbah dan menyembah TUHAN di tempat itu. Dia juga mendirikan perkemahan di situ, dan para budaknya menggali sumur.”Kejadian 26:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he builded an altar there, and called upon the name of the LORD, and pitched his tent there: and there Isaac’s servants digged a well.”Kejadian 26:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 26:25?
Ishak membangun mezbah untuk menyembah TUHAN, memanggil nama-Nya, dan mendirikan tenda di Bersyeba. Hamba-hambanya juga menggali sumur di sana, menunjukkan bahwa ia beribadah dan menetap di tempat yang Tuhan tunjukkan.
Latar belakang
Vayyiven sham mizbe'ach vayyiqra beshem YHWH: membangun mazbah dan memanggil nama TUHAN
'Vayyiven sham mizbe'ach vayyiqra beshem YHWH vayyет sham oholoh vayyichperu sham avde Yitzchaq be'er' — dan Ishak membangun mazbah di sana dan memanggil nama TUHAN, dan dia mendirikan tendanya di sana, dan hamba-hamba Ishak menggali sumur di sana. Empat tindakan berurutan: (1) membangun mazbah = ibadah formal, (2) memanggil nama TUHAN = doa/proklamasi, (3) mendirikan tenda = bermukim permanen, (4) menggali sumur = membangun kehidupan. Ini persis pola Abraham di Bersyeba (21:33): Abraham menanam pohon dan memanggil nama TUHAN.
Di mana
Bersyeba
Pagi setelah penampakan TUHAN — Ishak merespons dengan ibadah dan pendirian permanen
Kapan
Sekitar 1800 SM
Pagi setelah penampakan Allah — respons ibadah yang konkrit
Yang berbicara
Narator
Yang mencatat tiga tindakan Ishak merespons penampakan Allah: mazbah, memanggil nama, tenda, sumur
Kepada
Pembaca narasi
Yang mengenali bahwa tindakan-tindakan Ishak adalah pengulangan persis jejak Abraham di Bersyeba
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּבֶן שָׁם מִזְבֵּחַ
vayyiven sham mizbe'ach · membangun mazbah
Dan dia membangun mazbah di sana — vayyiven (dari banah = membangun; qal konsekutif imperfek = dan dia membangun; kata kerja untuk membangun yang permanen); sham (di sana; adverb tempat = di Bersyeba); mizbe'ach (mazbah, altar; dari zabach = menyembelih, mempersembahkan korban; mizbe'ach = tempat persembahan korban; membangun mazbah adalah tindakan deklarasi: 'di sini Allah akan disembah'; Abraham juga membangun mazbah di setiap tempat baru yang penting: Sikhem 12:7, antara Betel dan Ai 12:8, Hebron 13:18, Moria 22:9).
וַיִּקְרָא בְּשֵׁם יְהוָה
vayyiqra beshem YHWH · memanggil nama TUHAN
Dan dia memanggil nama TUHAN — vayyiqra (dari qara = memanggil, berseru; qal konsekutif imperfek = dan dia memanggil/berseru); beshem (dalam/dengan nama; dari be = dalam + shem = nama = dalam nama, kepada nama); YHWH (TUHAN; Nama Ilahi yang personal dan perjanjian; 'vayyiqra beshem YHWH' = memanggil nama/berseru kepada nama TUHAN = tindakan ibadah dan pengakuan formal; sama dengan Abraham di Bersyeba 21:33 dan di tempat-tempat lain).
וַיֶּט שָׁם אָהֳלוֹ
vayyет sham oholoh · mendirikan tendanya
Dan dia mendirikan/memasang tendanya di sana — vayyет (dari natah = membentangkan, mendirikan; qal konsekutif imperfek = dan dia mendirikan/membentangkan; 'natah ohel' = membentangkan tenda = mendirikan tempat tinggal); sham (di sana = di Bersyeba); oholoh (tendanya; dari ohel = tenda + sufiks = tendanya = tenda milik Ishak; tenda menunjukkan pemukiman yang tidak permanen tapi menetap untuk sementara waktu).
Vayyiven sham mizbe'ach vayyiqra beshem YHWH vayyет sham oholoh vayyichperu avde Yitzchaq be'er (dan Ishak membangun mazbah dan memanggil nama TUHAN dan mendirikan tendanya dan hamba-hambanya menggali sumur). Empat tindakan yang membentuk respons lengkap terhadap penampakan Allah: mazbah (ibadah) + memanggil nama TUHAN (doa/proklamasi) + tenda (menetap) + sumur (membangun kehidupan). Pola yang persis diulang dari Abraham di Bersyeba.
Tahukah kamu
Vayyiqra beshem YHWH: memanggil nama TUHAN — pola yang berawal dari Enos dan diulang Abraham dan Ishak
'Vayyiqra beshem YHWH' (memanggil nama TUHAN) adalah frasa ibadat ikonik yang muncul untuk pertama kali dalam Kej. 4:26 (di zaman Enos 'orang mulai memanggil nama TUHAN'). Abraham menggunakannya di Bersyeba (21:33) dan di sini Ishak menggunakannya di Bersyeba juga (26:25). Ini bukan sekadar berdoa biasa — ini adalah deklarasi formal tentang siapa Allah itu dan pengakuan bahwa tempat ini adalah tempat perjumpaan dengan TUHAN. Mazbah + memanggil nama TUHAN = mendirikan tempat ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 26:25
Kejadian 21:33
Abraham memanggil nama TUHAN di Bersyeba (21:33) dan kini Ishak memanggil nama TUHAN di Bersyeba juga (26:25); kesinambungan ibadah dari Abraham ke Ishak di tempat yang sama — Bersyeba menjadi tempat di mana dua generasi pewaris perjanjian memproklamasikan nama TUHAN
“Lalu Abraham menanam pohon tarfa di Bersyeba dan di sana ia memanggil nama TUHAN, Allah yang kekal.”
Kejadian 12:7-8
pola Abraham: penampakan TUHAN → membangun mazbah → memanggil nama TUHAN (12:7-8) adalah pola yang persis diulang Ishak di Bersyeba: penampakan TUHAN (26:24) → membangun mazbah → memanggil nama TUHAN (26:25); Ishak secara sadar meneruskan pola ibadah ayahnya
“Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abram... Abram mendirikan di sana mazbah bagi TUHAN yang menampakkan diri kepadanya... Lalu ia berpindah... dan di sana ia mendirikan mazbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.”
1 Raja-raja 18:36-37
Elia menyebut 'Allah Abraham, Ishak, dan Israel' saat membangun kembali mazbah dan memanggil nama TUHAN di Karmel (1 Raj. 18); mazbah Ishak di Bersyeba (26:25) dan tradisi 'memanggil nama TUHAN' yang Ishak teruskan menjadi bagian dari identitas Allah yang diwariskan hingga Elia
“Pada waktu persembahan korban petang, Elia sang nabi mendekat dan berdoa: 'Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak, dan Israel...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 26:25
✕ Sering dikira
"Ishak membangun mazbah sebagai cara membuktikan ketaatannya kepada Allah dan mendapatkan berkat lebih banyak."
✓ Yang sebenarnya
Membangun mazbah dalam tradisi leluhur Alkitab adalah respons terhadap penampakan Allah, bukan cara mendapatkan berkat. Urutan dalam narasi konsisten: Allah menampakkan diri dan berjanji lebih dulu, kemudian manusia membangun mazbah sebagai respons pengakuan. Ishak membangun mazbah karena Allah sudah menampakkan diri (26:24-25), bukan untuk mendapatkan penampakan.
✕ Sering dikira
"Hamba-hamba Ishak yang menggali sumur menunjukkan bahwa di Bersyeba tidak ada air sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Bersyeba sudah memiliki sumur sejak zaman Abraham (21:25-30) dan bahkan nama kotanya mengandung kata 'be'er' = sumur. Hamba-hamba Ishak menggali sumur baru untuk memenuhi kebutuhan kawanan ternak dan rombongan besar yang Ishak bawa. Kehadiran sumur lama tidak menghalangi kebutuhan menggali sumur baru untuk kelompok yang besar.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 26:25
Ketika kita dipindahkan ke tempat atau situasi baru, kita bisa membangun 'mezbah' pribadi—waktu untuk berdoa dan menyembah Tuhan. Ini membantu kita tetap terhubung dengan-Nya dan mengalami penyertaan-Nya di setiap langkah.
Tuhan, ajar aku untuk selalu memprioritaskan penyembahan kepada-Mu di mana pun aku berada, dan jadikan hatiku tempat yang menyenangkan bagi-Mu. Amin.