Semua sumur yang digali hamba-hamba Abraham — orang Filistin menimbunnya dengan tanah
Kejadian 26:15
Berkat Ishak di Gerar
“Karena itu, semua sumur yang digali oleh hamba-hamba ayahnya, ketika ayahnya, Abraham, masih hidup, ditutup dan ditimbun dengan tanah oleh orang-orang Filistin.”Kejadian 26:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba- hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.”Kejadian 26:15 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka menimbuni dengan tanah semua sumur yang telah digali oleh hamba-hamba Abraham semasa ia masih hidup.”Kejadian 26:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, mereka menutup semua sumur yang dahulu digali oleh para budak Abraham. Mereka menimbun sumur-sumur itu dengan tanah.”Kejadian 26:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For all the wells which his father’s servants had digged in the days of Abraham his father, the Philistines had stopped them, and filled them with earth.”Kejadian 26:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 26:15?
Orang Filistin menutup sumur-sumur yang digali Abraham, menunjukkan permusuhan dan upaya mereka untuk melemahkan Ishak secara ekonomi. Ini adalah bentuk persekutuan yang tidak adil.
Latar belakang
Kol habe'erot asher haferu avde aviv bime Avraham aviv sitemuha Pelishtim: sumur warisan Abraham ditimbun
'Vekhol habe'erot asher haferu avde aviv bime Avraham aviv sitemuha Pelishtim vayemalle'um afar' — dan semua sumur yang digali hamba-hamba ayahnya di zaman Abraham ayahnya, orang-orang Filistin menutupnya dan mengisinya dengan tanah. 'Be'er' (sumur) di Timur Dekat Kuno adalah jauh lebih dari sekedar sumber air — ini adalah hak kepemilikan yang sah atas tanah dan air di wilayah itu. Menggali sumur berarti mengklaim hak. Menimbun sumur orang lain berarti menghapus klaim itu. Orang Filistin tidak hanya menghambat Ishak — mereka menghapus warisan Abraham.
Di mana
Gerar dan sekitarnya, wilayah Filistin
Sumur-sumur yang sudah ada sejak zaman Abraham kini ditimbun sebagai tindakan permusuhan
Kapan
Sekitar 1800 SM
Saat kecemburuan orang Filistin berubah menjadi tindakan permusuhan nyata
Yang berbicara
Narator
Yang mencatat tindakan pengerusakan yang dilakukan orang Filistin sebagai ekspresi kecemburuan mereka
Kepada
Pembaca narasi
Yang memahami bahwa sumur di padang gurun bukan hanya tentang air, tapi tentang hak dan warisan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּל הַבְּאֵרֹת אֲשֶׁר חָפְרוּ עַבְדֵי אָבִיו
kol habe'erot asher haferu avde aviv · semua sumur yang digali hamba-hamba ayahnya
Semua sumur yang digali hamba-hamba ayahnya — kol (semua; kolektif = semua tanpa pengecualian); habe'erot (sumur-sumur; dari be'er = sumur; jamak dengan artikel = sumur-sumur itu); asher haferu (yang mereka gali; dari hafar = menggali sumur; qal perfek = yang telah mereka gali); avde aviv (hamba-hamba ayahnya; dari eved = hamba + aviv = ayahnya = Abraham; penggalian sumur oleh hamba Abraham adalah investasi masa lalu yang kini dihancurkan).
סִתְּמוּהָ פְלִשְׁתִּים
sitemuha Pelishtim · orang Filistin menutupnya
Orang Filistin menutup/menimbunnya — sitemuha (dari satam = menutup, menimbun, menyumbat; piel perfek + sufiks feminin jamak = mereka menutupnya; piel menunjukkan tindakan yang sengaja dan intensif; 'satam' menggambarkan penutupan yang permanen dan disengaja, bukan sekadar tertutup karena alam); Pelishtim (orang Filistin; subjek).
וַיְמַלְּאוּם עָפָר
vayemalle'um afar · mengisinya dengan tanah
Dan mereka mengisinya dengan tanah/debu — vayemalle'um (dari mala = penuh, memenuhi; piel konsekutif imperfek + sufiks = dan mereka mengisi mereka = sumur-sumur itu; piel = membuat penuh = mengisi sampai penuh); afar (tanah, debu; kata yang sama digunakan untuk 'debu tanah' dalam 2:7 dan 3:14; 'mengisi sumur dengan debu' adalah kebalikan dari 'menggali sumur untuk air' — dekonstruksi yang sengaja dan simbolis).
Vekhol habe'erot asher haferu avde aviv bime Avraham aviv sitemuha Pelishtim vayemalle'um afar (dan semua sumur yang digali hamba ayahnya di zaman Abraham orang Filistin menutupnya dan mengisinya dengan tanah). Kol habe'erot — semua sumur, tanpa sisa; penghapusan total warisan air Abraham. Sitemuha vayemalle'um afar — dua kata kerja yang menggambarkan kehancuran yang sengaja: ditutup dan diisi penuh.
Tahukah kamu
Be'er: sumur adalah klaim kepemilikan dan perjanjian — Abraham pun pernah bertengkar tentang sumur ini
Abraham sebelumnya membuat perjanjian dengan Abimelekh tentang sumur di Bersyeba (21:25-32) — tepat karena sumur adalah masalah hak dan kepemilikan yang sangat serius. 'Be'er Sheva' (Bersyeba) artinya 'sumur tujuh' atau 'sumur sumpah' — bukti bahwa sumur dan perjanjian terhubung erat. Kini orang Filistin menimbun sumur-sumur yang Abraham sudah gali dengan susah payah — secara simbolis menghapus semua perjanjian dan warisan yang Abraham bangun di wilayah itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 26:15
Kejadian 21:25-30
sumur yang kini ditimbun orang Filistin (26:15) adalah sumur dalam wilayah yang sama yang Abraham sudah susah payah amankan melalui perjanjian dengan Abimelekh (21:25-30); apa yang Abraham bangun dengan perjanjian resmi kini dihancurkan oleh generasi berikutnya
“Abraham menegur Abimelekh tentang sumur air yang diambil paksa oleh hamba-hamba Abimelekh... 'Aku akan mengambil tujuh domba betina dari kawananku dari tanganmu'... karena di sanalah keduanya bersumpah, maka tempat itu dinamai Bersyeba.”
Kejadian 26:18-19
penimbunan sumur di 26:15 akan langsung dijawab Ishak dengan menggali kembali sumur-sumur itu di 26:18-19; respons Ishak terhadap kehancuran warisan adalah memulihkan warisan itu dengan memberikan nama yang sama
“Dan Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali di zaman Abraham ayahnya, yang ditimbun orang Filistin sesudah Abraham mati; ia memberi sumur-sumur itu nama seperti nama yang diberikan ayahnya.”
Yohanes 4:13-14
sumur air adalah simbol kehidupan dan warisan dalam narasi Kejadian; Yesus menggunakan sumur secara simbolis (Yoh. 4:13-14) sebagai jembatan dari kebutuhan fisik ke kebutuhan spiritual; orang Filistin menimbun sumur air (26:15) adalah tindakan yang secara simbolis menggambarkan upaya menutup sumber kehidupan bagi Ishak
“Yesus berkata kepadanya: 'Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi; tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus lagi untuk selamanya...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 26:15
✕ Sering dikira
"Orang Filistin menimbun sumur Abraham karena mereka tidak tahu bahwa sumur itu milik Abraham dan mengira itu tanah kosong."
✓ Yang sebenarnya
Narasi menyebutkan secara eksplisit bahwa ini adalah 'semua sumur yang digali hamba-hamba Abraham' — identitas sumur diketahui. Tindakan menimbun dilakukan setelah orang Filistin iri kepada Ishak (26:14) — konteks naratif menunjukkan ini adalah tindakan sengaja yang didorong kecemburuan, bukan kesalahpahaman tentang kepemilikan.
✕ Sering dikira
"Penimbunan sumur hanya berdampak pada kekurangan air minum Ishak saja — bukan masalah besar."
✓ Yang sebenarnya
Di Timur Dekat Kuno, sumur adalah aset yang sangat berharga dan proses menggalinya bisa memakan waktu bertahun-tahun. Sumur adalah klaim hak atas tanah dan air, basis ekonomi ternak, dan simbol perjanjian. Menimbun sumur adalah tindakan ekonomi yang menghancurkan, bukan sekadar ketidaknyamanan kecil.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 26:15
Tidak semua orang senang dengan keberhasilan kita. Kadang mereka mencoba menghalangi atau merusak sumber berkat kita. Tetaplah berfokus pada Tuhan yang adalah sumber kita yang sebenarnya.
Tuhan, ketika ada orang yang mencoba menghalangi berkat-Mu, tolong aku untuk tetap setia dan bersandar kepada-Mu. Amin.