Sekarang, katakanlah kepadaku — akan kamu tunjukkanlah kemurahan atau tidak?
Kejadian 24:49
Mencari Istri bagi Ishak
“Sekarang, jika engkau berkenan menunjukkan kemurahan hati dan kesetiaan kepada tuanku, katakanlah kepadaku; dan jika tidak, katakanlah juga supaya aku tahu, aku harus berpaling ke kanan atau ke kiri.””Kejadian 24:49 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi sekarang, apabila kamu mau menunjukkan kasih dan setia kepada tuanku itu, beritahukanlah kepadaku; dan jika tidak, beritahukanlah juga kepadaku, supaya aku tahu entah berpaling ke kanan atau ke kiri."”Kejadian 24:49 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang, jika kalian bersedia memperlakukan tuan saya dengan baik dan memenuhi tanggung jawab kalian terhadapnya sebagai saudara, sudilah mengatakannya kepada saya, tetapi jika tidak, katakanlah juga, supaya saya tahu harus berbuat apa."”Kejadian 24:49 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, tolong beritahu saya, apakah kalian bersedia menunjukkan kebaikan hati kepada tuanku? Dengan begitu, saya tahu apa yang harus saya lakukan.””Kejadian 24:49 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And now if ye will deal kindly and truly with my master, tell me: and if not, tell me; that I may turn to the right hand, or to the left.”Kejadian 24:49 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 24:49?
Ayat ini menunjukkan pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam urusan penting. Hamba Abraham meminta Laban dan Betuel untuk memberikan jawaban yang jelas, baik atau buruk, agar dia tahu langkah selanjutnya. Ini mengajarkan bahwa dalam mengambil keputusan besar, kita perlu berkomunikasi secara transparan dan tidak meninggalkan ruang untuk keraguan.
Latar belakang
Ve'atta im yeshkhem osim chesed ve'emet et adoni: sekarang, jika kalian mau menunjukkan kesetiaan kepada tuanku
'Ve'atta im yeshkhem osim chesed ve'emet et adoni haggidu li ve'im lo haggidu li ve'epneh al yamin o al semol' — dan sekarang, jika kalian mau menunjukkan kemurahan hati dan kesetiaan kepada tuanku, katakanlah kepadaku; dan jika tidak, katakanlah kepadaku supaya aku berpaling ke kanan atau ke kiri. Ini adalah pertanyaan paling langsung dalam seluruh negosiasi: ya atau tidak. Setelah narasi panjang tentang misi, doa, tanda, dan pemenuhan tanda — hamba mengakhiri dengan permintaan keputusan yang jelas dan tidak ambigu. 'Ve'atta' (dan sekarang) adalah sinyal transisi naratif dari narasi ke tindakan.
Di mana
Di dalam rumah keluarga Ribka, kota Nahor
Akhir dari pidato panjang hamba · permintaan keputusan yang langsung
Kapan
Sekitar 1840-1835 SM
Hamba meminta jawaban ya atau tidak dari keluarga Ribka setelah presentasi lengkap
Yang berbicara
Hamba Abraham
Yang kini setelah menceritakan seluruh kisah meminta keputusan dari keluarga Ribka
Kepada
Laban dan keluarga Ribka yang kini harus memberi jawaban
Yang telah mendengar seluruh narasi dan kini dihadapkan pada permintaan keputusan yang jelas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶסֶד וֶאֱמֶת
chesed ve'emet · kemurahan hati dan kesetiaan
Kemurahan hati yang setia dan kesetiaan — chesed (kemurahan hati perjanjian, kasih setia; kasih yang melampaui kewajiban formal, komitmen yang tidak berubah; sering diterjemahkan lovingkindness, steadfast love, loyal love); ve'emet (dan kesetiaan; dari emet = kebenaran, kesetiaan, dapat diandalkan; dari aman = stabil, dipercaya); bersama, 'chesed ve'emet' = kemurahan hati yang sungguh-sungguh, komitmen kasih yang bisa dipegang; kata yang sama yang Allah gunakan untuk mendeskripsikan diri-Nya (Kel. 34:6).
עַל יָמִין אוֹ עַל שְׂמֹאל
al yamin o al semol · berpaling ke kanan atau ke kiri
Ke kanan atau ke kiri — al yamin (ke kanan; dari al = pada + yamin = kanan; yamin = sisi kanan, selatan dalam orientasi Timur Dekat = ke kanan); o (atau); al semol (ke kiri; dari al = pada + semol = kiri); idiom yang menunjukkan mencari alternatif — 'berpaling ke kanan atau ke kiri' = mencari tempat lain, keluarga lain; hamba sudah siap menerima penolakan dan mencari kandidat lain jika keluarga ini menolak.
Ve'atta im yeshkhem osim chesed ve'emet et adoni haggidu li ve'im lo haggidu li ve'epneh al yamin o al semol (dan sekarang jika kalian mau menunjukkan kemurahan hati dan kesetiaan kepada tuanku katakanlah kepadaku dan jika tidak katakanlah kepadaku supaya aku berpaling ke kanan atau ke kiri). Chesed ve'emet — pasangan kata perjanjian yang paling kuat, komitmen kasih yang bisa dipegang. Ve'atta — dan sekarang, transisi dari narasi ke permintaan keputusan. Al yamin o al semol — ke kanan atau ke kiri, hamba siap menerima jawaban apapun dan akan mencari alternatif jika ditolak.
Tahukah kamu
Chesed ve'emet: pasangan kata yang paling padat makna dalam Ibrani
'Chesed ve'emet' adalah pasangan kata yang sering muncul bersama dalam Alkitab Ibrani sebagai hendiasis (dua kata yang menyatakan satu konsep) — kemurahan hati yang setia, kasih yang teguh dan dapat diandalkan. Dalam konteks perjanjian (covenant), 'chesed' adalah komitmen kasih yang melampaui kewajiban formal, sementara 'emet' adalah kesetiaan yang bisa dipegang. Bersama: 'komitmen kasih yang bisa dipegang sebagai janji'. Ini adalah kualitas yang Abraham tunjukkan kepada keluarganya (dengan memilih dari antara mereka), dan kini hamba meminta keluarga menunjukkan kualitas yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 24:49
Kejadian 47:29
'chesed ve'emet' yang diminta hamba Abraham kepada keluarga Ribka (24:49) muncul kembali dalam permintaan Yakub kepada Yusuf (47:29); dalam kedua konteks, 'chesed ve'emet' adalah permintaan untuk komitmen kasih yang melampaui kewajiban formal — kasih yang bisa dipegang sebagai janji
“Ketika Israel melihat ajalnya sudah dekat, ia memanggil anaknya Yusuf, dan berkata kepadanya: 'Kalau aku sudah mendapat kasihmu, letakkanlah tanganmu ke bawah pahaku, dan lakukanlah kepadaku kasih dan kesetiaan itu...'”
Mika 6:8
'chesed' yang diminta hamba kepada keluarga Ribka (24:49) adalah inti dari apa yang Mikha katakan Allah tuntut dari manusia; 'mencintai chesed' (ahavat chesed, Mik. 6:8) bukan hanya melakukan kesetiaan tapi mencintai kualitas itu sebagai orientasi hidup
“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”
Rut 1:8
Naomi yang mendoakan 'chesed YHWH' (kemurahan hati TUHAN, Rut 1:8) kepada menantunya sejajar dengan hamba yang meminta 'chesed ve'emet' kepada keluarga Ribka (24:49); dalam kedua kasus, 'chesed' adalah kualitas yang diharapkan dikembangkan antara anggota keluarga dalam relasi perjanjian
“Berkatalah Naomi kepada kedua menantunya itu: 'Pergilah, kembalilah masing-masing ke rumah ibumu. Kiranya TUHAN berbuat baik kepadamu seperti yang kamu berbuat kepada orang-orang yang telah meninggal dan kepadaku.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 24:49
✕ Sering dikira
"'Berpaling ke kanan atau ke kiri' (al yamin o al semol) berarti hamba tidak serius tentang Ribka dan sudah memiliki kandidat cadangan."
✓ Yang sebenarnya
Pernyataan ini adalah ungkapan kesopanan yang menunjukkan bahwa hamba tidak menekan keluarga — dia siap menerima jawaban apapun dan menghormati keputusan mereka. Seluruh narasi pasal 24 menunjukkan betapa hamba berkomitmen pada misi ini. 'Ke kanan atau ke kiri' bukan tanda ketidakpedulian tapi tanda menghormati hak keluarga untuk menentukan.
✕ Sering dikira
"Hamba meminta keputusan langsung di akhir presentasinya karena dia tidak sabar menunggu."
✓ Yang sebenarnya
Permintaan keputusan yang langsung ('katakanlah kepadaku') setelah presentasi yang panjang dan lengkap adalah gaya negosiasi yang bijak — hamba sudah memberikan semua informasi yang diperlukan dan kini memberi keluarga kesempatan untuk merespons. Ini bukan ketidaksabaran tapi kelengkapan. Hamba sudah makan malam bersama dan bermalam sebelum menuntut keputusan final (24:54-55).
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 24:49
Dalam hidup sehari-hari, kita sering dihadapkan pada keputusan yang membutuhkan kejelasan. Jangan takut untuk meminta jawaban yang tegas dari pihak lain, dan bersikaplah jujur juga saat memberikan jawaban. Kejelasan mencegah kesalahpahaman dan membuat kita bisa melangkah dengan yakin.
Tuhan, berikanlah aku keberanian untuk meminta kejelasan dan hikmat untuk menjawab dengan jujur, agar semua keputusanku berjalan dalam terang-Mu. Amin.