Hamba membuat unta duduk di tepi sumur pada sore hari — saat perempuan-perempuan keluar menimba
Kejadian 24:11
Mencari Istri bagi Ishak
“Di luar kota itu, dia membuat unta-untanya duduk di tepi sumur air pada sore hari, yaitu pada saat perempuan-perempuan pergi keluar untuk menimba air.”Kejadian 24:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di sana disuruhnyalah unta itu berhenti di luar kota dekat suatu sumur, pada waktu petang hari, waktu perempuan-perempuan keluar untuk menimba air.”Kejadian 24:11 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah ia tiba di sana, dihentikannya unta-unta itu supaya beristirahat dekat sebuah sumur di luar kota. Hari sudah sore, dan itulah waktunya para wanita datang ke sumur untuk menimba air.”Kejadian 24:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setibanya di sana, dia menyuruh unta-unta itu duduk di dekat sebuah mata air di luar kota. Saat itu, hari sudah sore dan tiba waktunya perempuan-perempuan di kota itu datang ke sumur untuk menimba air.”Kejadian 24:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he made his camels to kneel down without the city by a well of water at the time of the evening, even the time that women go out to draw water.”Kejadian 24:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 24:11?
Sesampainya di tujuan, hamba itu membuat unta-untanya berhenti di dekat sumur pada sore hari, saat para perempuan datang menimba air. Ia berdoa memohon petunjuk Tuhan dalam memilih calon istri untuk Ishak.
Latar belakang
Sumur pada sore hari: titik persimpangan paling strategis di kota kuno
'La'et erev et la'et tze'et ha-sho'avot' — pada waktu sore, pada waktu perempuan-perempuan penimba air keluar. Hamba tidak berdiri di sembarang tempat atau sembarang waktu. Sumur kota adalah pusat kehidupan sosial — tempat di mana semua orang berkumpul untuk kebutuhan dasar. Dan sore hari adalah waktu paling ramai: semua keluarga mengirim perempuan mereka untuk menimba air sore hari untuk kebutuhan malam. Dengan berdiri di sana pada waktu itu, hamba memastikan dia bertemu dengan sebagian besar perempuan yang layak dari kota itu dalam satu momen.
Di mana
Sumur di luar kota Nahor, Mesopotamia
Tempat pertemuan sosial utama di dunia kuno · hamba menunggu di titik persimpangan kehidupan kota
Kapan
Sekitar 1840-1835 SM
Hamba tiba di kota Nahor dan memposisikan diri di sumur pada waktu yang paling strategis
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang menempatkan hamba di posisi paling strategis: sumur, sore hari, saat aktivitas sosial perempuan kota sedang berlangsung
Kepada
Pembaca yang mengikuti perjalanan panjang hamba dari Kanaan ke Mesopotamia
Yang kini menyaksikan hamba tiba di tujuan dan memilih posisi dengan bijak sebelum berdoa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִחוּץ לָעִיר
michuts la'ir · di luar kota itu
Di luar kota itu — michuts (dari minnah = dari + chuts = luar; = dari luar, di luar); la'ir (kepada/dari kota; dari le + ir = kota dengan artikel = kota itu); sumur biasanya berada di luar tembok kota karena alasan keamanan dan kepraktisan — di dalam tembok ruangnya terbatas, dan akses ke air lebih mudah dari sumber alami di luar tembok.
לְעֵת עֶרֶב
le'et erev · pada sore hari
Pada waktu sore — le'et (pada waktu; dari le = pada + et = waktu = pada waktu); erev (sore, petang; dari arav = gelap; kata benda = sore, menjelang gelap); 'le'et erev' = pada waktu sore hari; menjelang matahari terbenam adalah saat aktivitas menimba air paling ramai karena cuaca sudah tidak panas dan ini adalah waktu terakhir sebelum malam untuk mengisi persediaan air.
עֵת צֵאת הַשֹּׁאֲבֹת
et tze'et hasho'avot · saat perempuan-perempuan pergi keluar untuk menimba air
Waktu keluarnya para penimba — et (waktu); tze'et (dari yatza = keluar; qal infinitif konstruktus = keluarnya); hasho'avot (dari sha'av = menimba air; qal partisip feminin jamak dengan artikel = para perempuan penimba air); 'sho'avot' adalah partisip feminin — secara eksplisit perempuan yang menimba; hamba memilih waktu yang tepat karena dia mencari perempuan untuk menjadi istri Ishak, dan ini adalah waktu di mana perempuan dari kota itu berkumpul di sumur.
Vayyavrek haggamalim michuts la'ir el be'er hammayim le'et erev le'et tze'et hasho'avot (dan dia membuat unta-unta berlutut di luar kota di tepi sumur air pada waktu sore pada waktu keluarnya para perempuan penimba). Michuts la'ir — di luar kota, di mana sumur berada dan kehidupan publik berlangsung. Le'et erev — waktu sore, waktu paling strategis untuk bertemu perempuan dari seluruh kota. Hasho'avot — para penimba, kata feminin yang menunjukkan hamba memang menunggu untuk bertemu perempuan-perempuan kota itu.
Tahukah kamu
Sumur kuno sebagai tempat perkenalan dan pernikahan
Dalam narasi Genesis, sumur tiga kali menjadi tempat di mana calon pasangan bertemu: Ishak-Ribka (pasal 24), Yakub-Rahel (pasal 29), dan Musa-Zipora (Kel. 2:15-21). Pola yang berulang ini bukan kebetulan naratif. Sumur adalah tempat di mana perempuan dari keluarga baik keluar dalam kondisi yang bisa dilihat — aktif, kuat, dan memiliki tugas yang konkret. Perempuan yang ditemukan di sumur biasanya datang dari keluarga yang mampu karena hanya keluarga tertentu yang mengirim anggotanya untuk mengambil air (keluarga miskin mungkin tidak memiliki akses yang sama).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 24:11
Kejadian 29:2-3
Yakub kemudian juga menemukan Rahel di sumur (29:2-3) — pola yang menggemakan pertemuan hamba-Ribka di 24:11; sumur sebagai tempat pertemuan calon pasangan dalam narasi patriark adalah tema berulang yang menunjukkan sumur bukan hanya infrastruktur air tapi ruang sosial yang penting
“Lalu ia melihat sebuah sumur di padang... Ke sumur itulah segala kawanan domba dikumpulkan, dan batu penutupnya digulingkan dari mulut sumur itu...”
Keluaran 2:15-17
Musa yang bertemu Zipora di sumur (Kel. 2:15-17) mengulang pola yang sama dengan hamba Abraham di 24:11 — laki-laki asing yang menunggu di sumur, perempuan datang menimba; tiga kali dalam tradisi Ibrani sumur menjadi tempat pertemuan yang menentukan: Abraham-hamba+Ribka, Yakub+Rahel, Musa+Zipora
“Musa melarikan diri... lalu duduk-duduk di tepi sebuah sumur... Adapun imam Midian itu mempunyai tujuh anak perempuan... mereka datang menimba air...”
Rut 2:17-18
perempuan yang ditemui hamba sore hari di sumur (24:11) dan Rut yang bekerja di ladang sampai petang (Rut 2:17-18) menunjukkan pola perempuan yang layak dalam narasi Ibrani: aktif, rajin, ditemukan sedang bekerja — bukan menunggu pasif; Ribka yang akan ditemukan di sumur pun akan menunjukkan karakter yang aktif dan murah hati
“Demikianlah Rut memungut gandum di ladang sampai petang... Lalu ia membawa pulang apa yang dipungutnya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 24:11
✕ Sering dikira
"Hamba berdiri di sumur secara kebetulan pada sore hari — bukan pilihan yang disengaja."
✓ Yang sebenarnya
Teks menggunakan frasa spesifik 'le'et erev let tze'et hasho'avot' — pada waktu sore, pada waktu keluarnya para penimba. Kata-kata ini menunjukkan ini bukan kebetulan tapi pilihan waktu yang tepat. Hamba yang baru tiba di kota itu tidak langsung masuk ke kota tapi memposisikan diri di sumur pada sore hari — ini adalah strategi, bukan insiden.
✕ Sering dikira
"Sumur di luar kota menunjukkan hamba datang dari tempat yang jauh dan terlalu lelah untuk masuk ke kota."
✓ Yang sebenarnya
Letak sumur di luar kota adalah infrastruktur kota kuno yang normal, bukan indikasi kelelahan hamba. Sumur hampir selalu di luar tembok karena dibangun di dekat sumber mata air yang ada sebelum kota dibangun. Hamba yang memilih berhenti di sana pada sore hari adalah keputusan strategis, bukan keterpaksaan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 24:11
Saat menghadapi keputusan penting, luangkan waktu untuk berdoa dan meminta petunjuk Tuhan. Jangan terburu-buru.
Ya Tuhan, bimbing aku dalam setiap keputusan, dan tunjukkanlah jalan-Mu yang terbaik. Amin.