Malam kedua — putri bungsu dan Lot yang sekali lagi tidak tahu
Kejadian 19:35
Lot dan Putri-Putrinya
“Jadi, mereka pun membuat ayahnya mabuk lagi pada malam itu. Lalu, anak yang lebih muda masuk dan bersetubuh dengannya. Sekali lagi, Lot tidak tahu ketika anaknya itu bersetubuh dengannya dan ketika anaknya itu pergi.”Kejadian 19:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.”Kejadian 19:35 · TB
Terjemahan Baru
“Demikianlah pada malam itu mereka membuat Lot mabuk, dan anaknya yang kedua tidur dengan dia. Dan Lot terlalu mabuk lagi sehingga tidak tahu apa yang terjadi.”Kejadian 19:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka malam itu mereka membuat Lot mabuk lagi, kemudian anak gadis yang bungsu juga bersetubuh dengan ayahnya. Kali ini pun Lot terlalu mabuk sehingga dia tidak tahu apa yang terjadi.”Kejadian 19:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they made their father drink wine that night also: and the younger arose, and lay with him; and he perceived not when she lay down, nor when she arose.”Kejadian 19:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 19:35?
Mereka kembali membuat Lot mabuk dan anak bungsu pun bersetubuh dengan dia, dan sekali lagi Lot tidak menyadarinya. Ayat ini menegaskan bahwa tindakan ini berlangsung dua malam berturut-turut, dan Lot tidak tahu apa yang terjadi.
Latar belakang
Vatashem gam ballayla hahu et avihen yayin vataqom hatse'irah vatishkhav 'immo velo yada beshikhvah uvequmah — Dan mereka membuat ayah mereka minum malam itu juga lalu putri bungsu bangun dan berbaring dengannya dan Lot tidak tahu ketika dia berbaring dan ketika dia bangun
Jadi, mereka pun membuat ayahnya mabuk lagi pada malam itu. Lalu, anak yang lebih muda masuk dan bersetubuh dengannya. Sekali lagi, Lot tidak tahu ketika anaknya itu bersetubuh dengannya dan ketika anaknya itu pergi. Narator mengulang struktur yang sama dengan 19:33 tapi dengan perbedaan kecil: 'vataqom hatse'irah' = lalu putri yang lebih muda bangkit — gerakan aktif putri bungsu. Dan kata penutup yang sama: 'velo yada beshikhvah uvequmah' = dan Lot tidak tahu ketika dia berbaring dan ketika dia bangun. Narator menekankan ketidaktahuan Lot di kedua malam — dua kali di malam pertama (19:33) dan dua kali lagi di malam kedua di sini. Totalnya empat kali narator menegaskan ketidaksadaran Lot.
Di mana
Di dalam gua di pegunungan
Malam kedua · Lot mabuk anggur lagi
Kapan
Sekitar 1860 SM
Malam kedua — penutup dari dua malam yang simetris
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat malam kedua dengan struktur yang identik dengan malam pertama — termasuk penekanan yang sama bahwa Lot tidak tahu
Kepada
Pembaca yang melihat pola yang berulang
Pembaca yang menyaksikan struktur naratif yang simetris: malam pertama dan malam kedua, putri sulung dan putri bungsu, 'tidak tahu' yang diulang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְלֹא יָדַע בְּשִׁכְבָהּ וּבְקוּמָהּ
velo yada beshikhvah uvequmah · sekali lagi tidak tahu
Dan dia tidak tahu ketika dia berbaring dan ketika dia bangun — velo yada (dan dia tidak tahu; pengulangan dari 19:33); beshikhvah (ketika dia berbaring; sufiks feminin = ketika dia [putrinya] berbaring); uvequmah (dan ketika dia bangun; sufiks feminin = ketika dia [putrinya] bangun); formula yang identik dengan 19:33 — narator mengulang kata per kata untuk menekankan bahwa malam kedua sama persis dengan malam pertama dalam hal ketidaksadaran Lot.
וַתָּקָם הַצְּעִירָה
vataqom hatse'irah · putri bungsu bangkit
Dan putri bungsu bangkit — vataqom (dari qum = bangkit, berdiri; qal konsekutif imperfek orang ketiga feminin tunggal = dan dia bangkit); hatse'irah (yang lebih muda; dari tsa'ir = muda; kata sifat feminin = yang lebih muda dari perempuan); satu-satunya perbedaan antara narasi malam pertama dan malam kedua: subjeknya berbeda — malam pertama putri sulung (habbekhirah), malam kedua putri bungsu (hatse'irah).
וַתַּשְׁקֶינָה גַּם בַּלַּיְלָה הַהוּא
vatashqeynah gam ballaylah hahu · membuat mabuk lagi
Dan mereka memberi minum lagi pada malam itu — vatashqeynah (dan mereka memberi minum; dari shaqah; hiphil konsekutif imperfek feminin jamak = dan mereka memberi minum); gam (juga, lagi); ballaylah hahu (pada malam itu; dari layl = malam + hahu = itu = malam itu yang spesifik); kata 'gam' = juga/lagi menekankan bahwa ini adalah pengulangan dari malam sebelumnya, bukan kejadian yang berdiri sendiri.
Vatashqeynah gam ballaylah hahu et avihen yayin vataqom hatse'irah vatishkhav 'immo velo yada beshikhvah uvequmah (Dan mereka memberi minum juga malam itu ayah mereka anggur dan putri bungsu bangkit dan berbaring dengannya dan dia tidak tahu ketika dia berbaring dan ketika dia bangun). Vataqom hatse'irah — putri bungsu bangkit, satu-satunya perbedaan dari malam pertama. Velo yada beshikhvah uvequmah — formula yang identik, diulang untuk keempat kalinya. Narator menegaskan: Lot tidak tahu.
Tahukah kamu
Empat kali velo yada: narator menekankan ketidaksadaran Lot secara konsisten
Dalam dua malam yang diceritakan di 19:33-35, narator menyebut ketidaktahuan Lot dalam formula yang identik sebanyak dua kali per malam (total empat): malam pertama (19:33): 'velo yada beshikhvah uvequmah'; malam kedua (19:35): 'velo yada beshikhvah uvequmah'. Formula yang persis sama diulang dua kali menunjukkan bahwa ini adalah pilihan naratif yang sangat disengaja. Narator ingin memastikan pembaca tidak melewatkan fakta ini: Lot tidak tahu. Dalam budaya Ibrani yang sangat memperhatikan kesadaran dan niat dalam penilaian moral, penekanan ini penting. Lot adalah orang yang kepadanya sesuatu terjadi dalam kondisi tidak sadar — bukan pelaku aktif yang tahu apa yang dilakukannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 19:35
Kejadian 19:33
formula 'velo yada beshikhvah uvequmah' di 19:35 adalah pengulangan kata per kata dari 19:33; narator menggunakan pengulangan yang identik untuk menunjukkan simetri antara dua malam dan untuk menegaskan bahwa ketidaksadaran Lot adalah sama di kedua malam
“Lot bahkan tidak tahu ketika anaknya itu bersetubuh dengannya dan ketika anaknya itu pergi.”
Pengkhotbah 9:11
nasib Lot — tuan rumah yang mulia, hakim yang ditolak, orang yang diselamatkan karena belas kasihan, dan akhirnya orang yang tidak sadar ketika tindakan paling memalukan dalam hidupnya terjadi — mencerminkan ironi Pengkhotbah: manusia tidak selalu mengontrol apa yang terjadi pada mereka
“Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa perlombaan tidak selalu dimenangkan oleh yang cepat, peperangan tidak selalu dimenangkan oleh yang kuat... melainkan waktu dan kesempatan dialami oleh mereka semua.”
Yohanes 8:11
kisah ini memerlukan prinsip hermeneutis dari perkataan Yesus: menghakimi kompleksitas moral manusia memerlukan kebijaksanaan, bukan kategorisasi sederhana; Lot, putri-putrinya, dan orang-orang dalam narasi ini semuanya memerlukan pemahaman yang melampaui label 'bersalah' atau 'tidak bersalah' yang sederhana
“Yesus berkata kepadanya: 'Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 19:35
✕ Sering dikira
"Pengulangan 'tidak tahu' hanyalah pengulangan stilistika tanpa makna teologis."
✓ Yang sebenarnya
Alkitab Ibrani sangat ekonomis dengan kata — pengulangan hampir selalu bermakna. Empat kali narator menekankan ketidaksadaran Lot (dua kali per malam, di dua malam yang berbeda) adalah pilihan yang sangat disengaja untuk memastikan pembaca tidak salah memahami peran Lot dalam kisah ini.
✕ Sering dikira
"Kisah ini dicatat dalam Alkitab sebagai contoh yang harus ditiru dalam situasi tertentu."
✓ Yang sebenarnya
Alkitab Ibrani mencatat kisah-kisah yang sulit bukan sebagai model yang harus ditiru tapi sebagai catatan sejarah dan etiologi yang jujur. Kisah ini menjelaskan asal-usul bangsa Moab dan Amon. Tidak ada tanda bahwa narator mengendorse tindakan putri-putri Lot. Tindakan yang dicatat tidak sama dengan tindakan yang disetujui.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 19:35
Menutup mata terhadap dosa yang terjadi di sekitar kita, atau bahkan terlibat tanpa sadar, bukanlah alasan untuk dibenarkan. Kita bertanggung jawab untuk menjaga diri dan orang lain dari perbuatan yang menyimpang.
Ya Tuhan, buka mataku untuk melihat dosa, dan jadikan aku bertanggung jawab agar tidak terlibat dalam hal-hal yang salah. Amin.