Lot duduk di pintu gerbang Sodom dan berdiri menyambut dua tamu ilahi

Kejadian 19:1

Kehancuran Sodom

Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada sore hari dan Lot sedang duduk di dekat pintu gerbang Sodom. Ketika Lot melihat mereka, dia berdiri untuk menyambut mereka, lalu dia berlutut sampai mukanya ke tanah.

Kejadian 19:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 19:1?

Ayat ini mengisahkan kedatangan dua malaikat ke Sodom pada sore hari, saat Lot sedang duduk di dekat pintu gerbang kota. Lot segera menyambut mereka dan sujud menyembah, menunjukkan rasa hormat dan keramahtamahan yang lazim pada zaman itu.

Latar belakang

Vayyavo'u shnei hammal'akhim S'domah ba'erev velot yoshev beshha'ar S'dom — Kedua malaikat itu datang ke Sodom pada sore hari dan Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom

Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada sore hari dan Lot sedang duduk di dekat pintu gerbang Sodom. Ketika Lot melihat mereka, dia berdiri untuk menyambut mereka, lalu dia berlutut sampai mukanya ke tanah. Narator menyebut mereka 'dua malaikat' (shnei hammal'akhim) bukan 'dua orang' atau 'dua tamu' — sudut pandang pembaca tahu siapa mereka, tapi Lot belum tahu. Pola yang digunakan mirip dengan Kej. 18:2: melihat, berdiri, berlutut dengan muka ke tanah — tanda penghormatan standar kepada tamu terhormat di Timur Tengah kuno. Lot 'duduk di pintu gerbang Sodom' — posisi yang secara sosial menunjukkan bahwa dia sudah menjadi bagian dari perangkat kota Sodom; hakim atau tetua biasanya duduk di pintu gerbang.

Di mana

Pintu gerbang Sodom

Sore hari · Lot duduk di pintu gerbang kota

Kapan

Sekitar 1860 SM

Sore sebelum penghancuran Sodom

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
TUHAN pergi dari Abraham ke Sodom (18:33)
Lot mengundang malaikat ke rumahnya (19:2)
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Narator yang menggambarkan kedatangan dua malaikat ke Sodom dengan pola yang mirip dengan kedatangan mereka kepada Abraham di Mamre

L

Kepada

Lot

Keponakan Abraham yang kini tinggal di Sodom dan duduk di pintu gerbang — posisi yang menunjukkan dia adalah bagian dari struktur kota Sodom

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁנֵי הַמַּלְאָכִים

shnei hammal'akhim · dua malaikat

Kedua malaikat itu — shnei (dua; dari shnayim = dua; konstruktus); hammal'akhim (para malaikat itu; dari mal'akh = utusan, malaikat; dengan artikel = mereka yang sudah diperkenalkan sebelumnya); kata 'mal'akh' berarti 'utusan/duta' — bisa dipakai untuk manusia biasa atau utusan surgawi; pembaca tahu mereka surgawi dari 18:22; Lot belum tahu.

שַׁעַר

sha'ar · pintu gerbang

Pintu gerbang — sha'ar (gerbang, pintu gerbang kota; tempat aktivitas publik, sipil, dan hukum di kota-kota Timur Tengah kuno); duduk di sha'ar berarti menjadi bagian dari perangkat sosial kota; Lot 'yoshev beshha'ar S'dom' = Lot yang duduk di pintu gerbang Sodom menunjukkan integrasi sosialnya ke dalam kota itu.

וַיִּשְׁתַּחוּ אַפַּיִם אָרְצָה

vayyishtahhu 'appayim 'artsah · berlutut sampai mukanya ke tanah

Dan dia berlutut dengan muka ke tanah — vayyishtahhu (dari shahahah = berlutut sujud; hithpael konsekutif = dan dia berlutut dengan penuh); 'appayim (muka, hidung; dari 'aph = hidung/wajah; jamak intensif = dua sisi wajah = seluruh wajah); 'artsah (ke tanah; dari 'erets = tanah/bumi + arah = ke tanah); postur penghormatan penuh yang sama dipakai Abraham (18:2) dan Rut (Rut 2:10).

Vayyavo'u shnei hammal'akhim S'domah ba'erev velot yoshev beshha'ar S'dom vayyar Lot vayyaqom liqra'tam vayyishtahhu 'appayim 'artsah (Kedua malaikat datang ke Sodom pada sore hari dan Lot duduk di pintu gerbang Sodom dan Lot melihat dan berdiri menyambut dan berlutut dengan muka ke tanah). Shnei hammal'akhim — dua malaikat. Sha'ar — pintu gerbang (posisi sosial Lot di Sodom). Vayyishtahhu 'appayim 'artsah — berlutut muka ke tanah. Lot tahu cara menyambut tamu dengan hormat — kebiasaan yang diwarisi dari Abraham.

Tahukah kamu

Duduk di pintu gerbang kota: posisi sosial Lot di Sodom

Pintu gerbang kota (sha'ar) di Timur Tengah kuno adalah pusat aktivitas sipil dan hukum — di situlah transaksi dilakukan, perkara diadili, dan pemimpin kota berunding. Ketika narator menyebut Lot 'duduk di pintu gerbang Sodom', ini bukan sekadar keterangan tempat; ini adalah penanda status. Lot bukan lagi pendatang nomaden seperti pamannya Abraham — dia sudah berintegrasi ke dalam sistem sosial Sodom. Ini membuat pilihan moralnya selanjutnya (melindungi tamu vs. tekanan massa kota) semakin kompleks: dia harus memilih antara kode keramahtamahan yang sudah menjadi identitasnya dan kota yang sudah menjadi rumahnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 19:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 19:1

✕  Sering dikira

"Lot yang duduk di pintu gerbang Sodom menunjukkan dia adalah orang jahat seperti penduduk Sodom."

✓  Yang sebenarnya

Posisi duduk di pintu gerbang adalah posisi sosial yang terhormat, bukan tanda keburukan. Narator menggunakannya untuk menunjukkan bahwa Lot sudah berakar dalam kehidupan kota Sodom — yang membuat pilihan moralnya selanjutnya semakin berat. 2 Petrus 2:7-8 bahkan menyebut Lot sebagai 'orang benar yang sangat menderita melihat kelakuan orang-orang jahat itu'.

✕  Sering dikira

"Berlutut muka ke tanah kepada malaikat adalah tindakan penyembahan yang salah dari Lot."

✓  Yang sebenarnya

Postur 'berlutut muka ke tanah' (hishtahawah) di sini adalah tanda penghormatan kepada tamu, bukan ibadah keagamaan. Lot belum tahu mereka malaikat — dia menyambut mereka sebagai tamu terhormat sesuai tradisi keramahtamahan Timur Tengah kuno. Tindakan yang sama dilakukan Abraham kepada tamu yang sama (18:2).

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 19:1

Kita sering bertemu orang asing yang membutuhkan pertolongan. Seperti Lot, kita dapat menunjukkan keramahtamahan dan kebaikan tanpa membedakan orang, karena bisa jadi kita melayani utusan Tuhan tanpa menyadarinya.

Tuhan, buka mataku untuk melihat mereka yang membutuhkan kasih-Mu hari ini, dan beri aku hati yang mau menyambut mereka dengan kebaikan. Amin.