Ayub Membuka Pintu bagi Orang Asing

Ayub 31:32

Ayub Menegaskan Ketulusannya

“tidak ada orang asing yang menghabiskan malamnya di jalanan, karena aku membuka pintu-pintuku bagi para pengembara.”

Ayub 31:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 31:32?

Ayub membuka pintu rumahnya bagi orang asing dan pengembara, sehingga mereka tidak perlu tidur di jalanan. Ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dan keramahan yang menjadi ciri orang benar. Ayub tidak hanya memperhatikan orang dekat, tetapi juga mereka yang tidak dikenal.

Latar belakang

Keramahan kepada Orang Asing

Ayub menegaskan bahwa ia tidak pernah membiarkan orang asing bermalam di jalanan. Sebaliknya, ia membuka pintu rumahnya bagi para pengembara, menunjukkan bahwa ia mempraktikkan keramahan yang menjadi nilai penting pada zamannya.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, kemungkinan di luar kota

Kapan

~2000 SM

Periode Patriarkal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehilangan harta dan anak
Tantangan Ayub kepada Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

S

Kepada

Sahabat-sahabat Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֵּר

ger · orang asing

pendatang, orang asing yang tinggal di antara umat

לִין

lin · bermalam

tinggal semalam, bermalam

חוּץ

chutz · jalanan

luar, jalan, tempat terbuka

Kata 'ger' menekankan status orang asing yang rentan; 'lin' menunjukkan kebutuhan dasar akan tempat bermalam; 'chutz' berarti di luar, tempat yang tidak aman. Ayub memastikan mereka tidak mengalami ketidakamanan itu.

Tahukah kamu

Keramahan Timur Tengah

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menerima tamu adalah kewajiban sakral. Menolak memberi tempat kepada orang asing dianggap memalukan dan melanggar hukum Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 31:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 31:32

✕  Sering dikira

Ayub hanya memikirkan kenyamanan dirinya sendiri, bukan kebutuhan orang asing.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menunjukkan belas kasihan dan tindakan nyata untuk melindungi orang asing dari bahaya malam di jalan.

✕  Sering dikira

Orang asing yang dimaksud hanya orang Israel, padahal Ayub bukan orang Israel.

✓  Yang sebenarnya

Ayub hidup sebelum Israel ada, jadi 'orang asing' berarti orang yang bukan dari keluarganya, yang mungkin saja lewat atau membutuhkan pertolongan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 31:32

Saat ini ada banyak 'orang asing' di sekitar kita: mereka yang kesepian, pendatang baru, atau mereka yang membutuhkan pertolongan. Sudahkah kita membuka 'pintu' hati dan rumah kita untuk mereka? Keramahan sederhana bisa menjadi berkat besar.

Ya Allah, buka mataku untuk melihat orang-orang asing di sekitarku dan beri aku keberanian untuk menerima mereka dengan kasih-Mu. Amin.