TUHAN mempertimbangkan: apakah Aku perlu merahasiakan rencanaku dari Abraham?
Kejadian 18:17
Tiga Tamu Abraham
“TUHAN berkata, “Apakah Aku harus merahasiakan kepada Abraham tentang apa yang akan Aku lakukan,”Kejadian 18:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?”Kejadian 18:17 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata dalam hati, "Aku tak mau merahasiakan kepada Abraham apa yang akan Kulakukan.”Kejadian 18:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“berkatalah TUHAN dalam hati-Nya, “Aku tidak mau menyembunyikan dari Abraham apa yang akan Aku lakukan,”Kejadian 18:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD said, Shall I hide from Abraham that thing which I do;”Kejadian 18:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 18:17?
Tuhan mempertimbangkan untuk memberitahukan rencana-Nya kepada Abraham. Ini menunjukkan hubungan yang istimewa: Abraham tidak hanya hamba, tetapi sahabat Tuhan. Tuhan tidak ingin menyembunyikan keadilan-Nya dari orang yang dikasihi-Nya.
Latar belakang
Vayyomer YHWH hamekhaseh ani me'Avraham 'asher ani 'oseh — Dan TUHAN berkata apakah aku menyembunyikan dari Abraham apa yang Aku lakukan
TUHAN berkata, 'Apakah Aku harus merahasiakan kepada Abraham tentang apa yang akan Aku lakukan.' Monolog ilahi yang diungkap oleh narator. Pertanyaan yang TUHAN ajukan kepada diri-Nya sendiri: 'hamekhaseh ani me'Avraham 'asher ani 'oseh' = apakah aku menyembunyikan dari Abraham apa yang Aku lakukan? Bentuk retoris yang mengimplikasikan jawaban negatif: tidak, Aku tidak akan menyembunyikan. Ini adalah momen yang luar biasa dalam Alkitab — pembaca mendapat akses ke pertimbangan internal Allah. TUHAN mempertimbangkan apakah Abraham layak mendapat informasi tentang rencana-Nya atas Sodom.
Di mana
Jalan dari Mamre ke arah Sodom
Abraham berjalan mengantar para tamu · TUHAN mempertimbangkan dalam diri-Nya sendiri
Kapan
Sekitar 1860 SM — saat berjalan dari Mamre ke arah Sodom
Deliberasi ilahi sebelum pengungkapan rencana kepada Abraham
Yang berbicara
TUHAN
Yang berbicara dalam monolog ilahi — pertimbangan yang tidak diucapkan kepada Abraham tapi diungkapkan oleh narator; TUHAN yang mempertimbangkan apakah Abraham layak mendapat informasi tentang rencana-Nya
Kepada
Diri Allah sendiri (monolog pertimbangan)
Bukan percakapan dengan Abraham — ini adalah pertimbangan internal TUHAN yang diekspos oleh narator; pembaca mendapat akses ke deliberasi ilahi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַמְכַסֶּה
hamekhaseh · merahasiakan
Apakah menyembunyikan/merahasiakan — hamekhaseh (dari kasah = menutup, menyembunyikan; piel partisip maskulin + artikel ha = yang menyembunyikan; dalam bentuk pertanyaan retorik: apakah Aku [sungguh] menyembunyikan?); lawan kata dari 'galah = menyingkap, mengungkapkan'; pertanyaan retorik yang jawabannya 'tidak.'
אֲשֶׁר אֲנִי עֹשֶׂה
'asher 'ani 'oseh · apa yang Aku lakukan
Yang Aku lakukan — 'asher (yang; kata penghubung relatif); 'ani (Aku; orang pertama); 'oseh (melakukan; dari 'asah = melakukan; partisip maskulin = yang sedang melakukan/yang akan melakukan); TUHAN menyebut rencana-Nya sebagai sesuatu yang sudah pasti akan dilakukan — bukan hipotesis tapi rencana yang sedang bergerak.
מֵאַבְרָהָם
me'Avraham · dari Abraham
Dari Abraham — me'Avraham (dari + Abraham; preposisi min + nama); kenapa Abraham secara spesifik disebut? Ayat berikutnya (18:18-19) memberikan alasannya: karena Abraham akan menjadi bangsa besar dan dia dipilih untuk mengajarkan jalan TUHAN; bukan sembarang orang tapi seseorang yang diberi kepercayaan ilahi.
Vayyomer YHWH hamekhaseh ani me'Avraham 'asher ani 'oseh (Dan TUHAN berkata apakah Aku menyembunyikan dari Abraham apa yang Aku lakukan). Pertanyaan retorik TUHAN kepada diri-Nya sendiri. Jawabannya tersirat: tidak, tidak akan disembunyikan. Abraham bukan sekadar tamu yang dijamu — dia adalah seseorang yang dipercaya mendapat informasi tentang rencana Allah.
Tahukah kamu
Amos 3:7 — Allah tidak melakukan apa pun tanpa memberitahu nabi-nabi-Nya terlebih dahulu
Monolog ilahi di 18:17 ('apakah Aku menyembunyikan dari Abraham apa yang Aku lakukan?') menjadi dasar teologis dari prinsip yang Amos 3:7 nyatakan secara eksplisit: 'Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.' Allah yang mempertimbangkan untuk memberitahu Abraham di 18:17 adalah Allah yang memiliki pola keterbukaan kepada manusia yang dipilih-Nya. Framing ini penting: bukan Abraham yang memohon informasi — tapi Allah yang memilih untuk membuka rencana-Nya karena karakter dan panggilan Abraham. Keterbukaan ilahi adalah inisiatif dari Allah, bukan hasil negosiasi manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 18:17
Amos 3:7
Amos 3:7 mengungkapkan prinsip yang digambarkan secara naratif di 18:17 — Allah yang tidak menyembunyikan rencana-Nya dari Abraham adalah Allah yang selalu menyatakan keputusan-Nya kepada nabi-nabi-Nya; Abraham diperlakukan sebagai nabi (Kej. 20:7)
“Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.”
Yohanes 15:15
Yesus yang memberitahu murid-murid-Nya 'segala sesuatu yang Kudengar dari Bapa' menggenapi pola yang dimulai di 18:17 — Allah yang membuka rencana-Nya kepada yang dipilih-Nya sebagai tanda persahabatan
“Aku tidak menyebut kamu lagi hamba... tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.”
Yakobus 2:23
Abraham yang disebut 'sahabat Allah' (Yak. 2:23) berakar pada pola yang digambarkan di 18:17 — Allah yang memilih untuk tidak menyembunyikan rencana-Nya dari Abraham memperlakukan Abraham sebagai sahabat, bukan hanya hamba
“...Ia disebut: 'Sahabat Allah.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 18:17
✕ Sering dikira
"TUHAN ragu-ragu dan tidak yakin apakah Dia harus memberitahu Abraham — ini menunjukkan ketidaktegasan Allah."
✓ Yang sebenarnya
Monolog ilahi di 18:17 adalah bentuk sastra Ibrani untuk memperkenalkan pertimbangan yang akan dijelaskan, bukan gambaran ketidakpastian Allah. Ayat-ayat berikutnya (18:18-19) langsung memberikan alasan yang kuat mengapa Allah memilih untuk memberitahu Abraham.
✕ Sering dikira
"Hanya Abraham yang pernah mendapat keistimewaan mengetahui rencana Allah sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Amos 3:7 menggeneralisasi pola ini: 'Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan kepada nabi-nabi-Nya.' Abraham adalah satu contoh dari pola yang lebih luas — Allah yang secara konsisten membuka rencana-Nya kepada yang Dia pilih.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 18:17
Tuhan ingin berbagi rencana-Nya dengan kita melalui doa dan firman-Nya. Luangkan waktu untuk mendengarkan suara-Nya, supaya kita menjadi peka terhadap kehendak-Nya dan dapat ikut ambil bagian dalam doa syafaat.
Tuhan, bukalah mataku dan telingaku untuk memahami rencana-Mu, dan jadikan hatiku peka terhadap kehendak-Mu, Amin.