Sumur aspal menjebak yang melarikan diri — medan pertempuran yang berbahaya bagi kedua pihak
Kejadian 14:10
Abram Menyelamatkan Lot
“Lembah Sidim penuh dengan sumur aspal, dan ketika Raja Sodom dan Raja Gomora melarikan diri, beberapa orang terjatuh ke dalam lubang-lubang tersebut, tetapi mereka yang selamat melarikan diri ke pegunungan.”Kejadian 14:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di lembah Sidim itu di mana-mana ada sumur aspal. Ketika raja Sodom dan raja Gomora melarikan diri, jatuhlah mereka ke dalamnya, dan orang-orang yang masih tinggal hidup melarikan diri ke pegunungan.”Kejadian 14:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lembah itu penuh dengan sumur aspal, dan ketika raja-raja dari Sodom dan Gomora berusaha melarikan diri dari peperangan, mereka jatuh ke dalam sumur-sumur itu. Ketiga raja lainnya berhasil lolos dan lari ke pegunungan.”Kejadian 14:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di Lembah Sidim itu banyak sekali lubang berisi ter. Ketika raja Sodom dan raja Gomora serta pasukan mereka melarikan diri, banyak tentara jatuh ke dalam lubang-lubang berisi ter itu. Orang-orang lain yang berhasil lolos melarikan diri ke daerah perbukitan.”Kejadian 14:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the vale of Siddim was full of slimepits; and the kings of Sodom and Gomorrah fled, and fell there; and they that remained fled to the mountain.”Kejadian 14:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 14:10?
Lembah Sidim banyak mengandung sumur aspal (bitumen). Saat raja Sodom dan Gomora melarikan diri, mereka jatuh ke dalam lubang-lubang itu, sementara yang selamat kabur ke pegunungan. Gambaran ini menunjukkan kekacauan dan kehancuran total dalam pelarian mereka.
Latar belakang
Be'erot khemar — sumur-sumur aspal: medan yang menjebak para raja yang melarikan diri
Lembah Sidim penuh dengan sumur aspal, dan ketika Raja Sodom dan Raja Gomora melarikan diri, beberapa orang terjatuh ke dalam lubang-lubang tersebut, tetapi mereka yang selamat melarikan diri ke pegunungan. Lima raja kalah. Ketika Raja Sodom dan Gomora mencoba melarikan diri, mereka terjatuh ke dalam sumur-sumur aspal yang memenuhi lembah itu. Ini bukan narasi sederhana tentang kekalahan militer — medan pertempuran sendiri menjadi penjebak. Lembah yang dulu Lot nilai sangat indah 'seperti taman TUHAN' (13:10) ternyata penuh lubang jebakan. Keindahan yang terlihat di permukaan menyembunyikan bahaya di bawahnya. Sebuah metafora yang tidak disengaja tapi sempurna untuk seluruh kisah pilihan Lot.
Di mana
Lembah Sidim — penuh sumur-sumur aspal (bitumen)
Kekalahan lima raja di medan yang berbahaya · raja Sodom dan Gomora terjatuh ke sumur aspal
Kapan
Sekitar 1875 SM
Kekalahan lima raja — bencana di medan yang penuh jebakan
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat dua hal sekaligus: medan yang berbahaya (sumur aspal) dan nasib para raja — beberapa terjatuh ke dalam sumur, sisanya melarikan diri ke pegunungan
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang bisa membayangkan medan yang penuh jebakan — sumur aspal di lembah yang akan menjadi Laut Mati
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּאֵרֹת חֵמָר
be'erot khemar · sumur aspal
Sumur-sumur aspal/bitumen — be'erot (sumur-sumur, jamak dari be'er = sumur, lubang; dari ba'ar = menggali); khemar (bitumen, aspal alami; dari khafar atau khimmer = mendidih/meluap; bitumen alami sering muncul dari bawah tanah seperti mata air; digunakan Nuh untuk menyegel bahtera di Kej 6:14); sumur aspal = lubang yang terisi bitumen.
וַיִּפְּלוּ שָׁמָּה
vayyippelu shammah · terjatuh ke dalam lubang-lubang
Dan mereka jatuh ke sana — vayyippelu (dan mereka jatuh, dari nafal = jatuh; qal konsekutif imperfek jamak); shammah (ke sana, ke tempat itu; dari sham = di sana + directional hey = ke arah sana); terjatuh ke dalam sumur aspal — bukan hanya kekalahan militer tapi terperangkap secara fisik di medan yang berbahaya.
הָהָרָה נָסוּ
haharah nasu · melarikan diri ke pegunungan
Ke pegunungan mereka melarikan diri — haharah (ke pegunungan; dari har = gunung + directional hey -ah = ke arahnya); nasu (mereka melarikan diri, dari nus = lari, melarikan diri); yang selamat dari sumur aspal melarikan diri ke dataran tinggi — arah yang berlawanan dari lembah yang berbahaya.
Ve'emeq haSiddim be'erot be'erot khemar vayyanusu melekh Sedom va'Amorah vayyippelu shammah vehanish'arim haharah nasu (Lembah Sidim penuh sumur-sumur bitumen dan raja Sodom dan raja Gomora melarikan diri dan jatuh ke sana dan yang selamat ke pegunungan melarikan diri). Medan yang dulu dipilih Lot karena 'terairi baik' (13:10) ternyata penuh jebakan — sumur bitumen yang menelan mereka yang kalah. Lembah yang indah dari atas, berbahaya di bawah.
Tahukah kamu
Aspal (bitumen) di Lembah Yordania — sumber daya ekonomi dan militer di dunia kuno
Bitumen (aspal alami) adalah bahan bernilai tinggi di dunia kuno yang digunakan untuk: menyegel kapal (bahtera Nuh di Kej 6:14 dilapisi 'ter' = aspal), membuat mortir untuk bangunan (menara Babel di Kej 11:3 menggunakan 'aspal sebagai adukan'), mengawetkan mumi, membuat senjata pembakar, dan berbagai keperluan lain. Wilayah Laut Mati adalah salah satu sumber bitumen terbesar di dunia kuno — bitumen dari Laut Mati bahkan diekspor ke Mesir dan digunakan dalam pembalsaman mumi Firaun. 'Sumur aspal' di Lembah Sidim adalah bukti bahwa wilayah ini memang kaya bitumen — ekonomi yang menggiurkan tapi berbahaya secara fisik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 14:10
Kejadian 6:14
bitumen (khemar/ter) yang sama yang memenuhi sumur-sumur Lembah Sidim digunakan Nuh untuk menyegel bahtera — bahan yang sama dalam dua konteks yang sangat berbeda
“Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu kaubuat berpetak-petak dan kaupanuh dengan ter dari luar dan dari dalam.”
Mazmur 7:15-16
raja-raja yang menyerang dan menang ternyata terjebak oleh medan perang sendiri — sumur yang bukan mereka gali menangkap mereka yang sedang kalah; gambaran yang cocok dengan prinsip Mazmur 7
“Lihat, orang itu hamil dengan kejahatan, mengandung kelaliman dan melahirkan dusta. Ia menggali lobang, lalu terperosoklah ke dalamnya...”
Kejadian 13:10
lembah yang Lot nilai 'terairi dengan baik seperti taman TUHAN' (13:10) adalah lembah yang sama yang ternyata 'penuh sumur aspal' (14:10) — penampilan indah di permukaan menyembunyikan bahaya di bawah
“Lalu, Lot mengarahkan matanya dan melihat seluruh Lembah Yordan, yang terairi dengan baik di mana-mana seperti taman TUHAN...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 14:10
✕ Sering dikira
"Raja Sodom mati karena terjatuh ke sumur aspal."
✓ Yang sebenarnya
Teks menyebut 'beberapa orang terjatuh ke dalam lubang-lubang' (vayyippelu shammah) secara umum — tidak spesifik bahwa raja Sodom mati. Di 14:17, Raja Sodom muncul lagi untuk menemui Abraham sekembalinya dari perang — jadi raja Sodom selamat. Yang terjatuh ke sumur aspal mungkin adalah prajurit atau anggota rombongan raja.
✕ Sering dikira
"Sumur aspal adalah jebakan yang sengaja dibuat oleh koalisi empat raja untuk menjebak musuhnya."
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada indikasi bahwa sumur aspal adalah jebakan yang dibuat manusia. Ini adalah fitur geologis alami dari Lembah Sidim — bitumen yang merembes ke permukaan secara alami membentuk lubang-lubang. Lima raja terjebak bukan karena tipuan musuh tapi karena medan pertempuran yang mereka pilih sendiri ternyata berbahaya bagi mereka.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 14:10
Jalan keluar yang tampak (seperti melarikan diri) bisa menjadi jebakan yang lebih berbahaya daripada musuh yang kita hadapi. Saat terjepit, biasanya panik membuat kita mengambil keputusan buruk. Berhentilah sejenak, minta petunjuk Tuhan, dan jangan mengambil langkah yang terburu-buru.
Ya Tuhan, ketika aku merasa terjebak, jauhkan aku dari kepanikan dan bimbinglah aku ke jalan yang aman sesuai kehendak-Mu. Amin.