Tenda ke Mamre di Hebron — Abraham menetap dan membangun mazbah
Kejadian 13:18
Abram dan Lot Berpisah
“Setelah itu, Abram memindahkan tendanya dan tinggal di dekat pohon-pohon tarbantin Mamre, di Hebron. Di sana, dia membangun mazbah bagi TUHAN.”Kejadian 13:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.”Kejadian 13:18 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Abram memindahkan perkemahannya lalu menetap di dekat pohon-pohon keramat tempat ibadat di Mamre dekat Hebron, dan di situ ia mendirikan mezbah bagi TUHAN.”Kejadian 13:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Abram berpindah dari tempat itu ke dekat Hebron dan menetap di dekat pohon-pohon yang dianggap keramat milik orang bernama Mamre. Di tempat itulah dia mendirikan mezbah untuk menyembah TUHAN.”Kejadian 13:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Abram removed his tent, and came and dwelt in the plain of Mamre, which is in Hebron, and built there an altar unto the LORD.”Kejadian 13:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 13:18?
Abram pindah ke Hebron dan tinggal dekat pohon tarbantin Mamre, lalu membangun mezbah bagi TUHAN. Ini menunjukkan bahwa di tempat baru, Abram tetap menyembah dan bersekutu dengan Allah. Mezbah menjadi tanda kehadiran dan pengabdian Abram kepada TUHAN.
Latar belakang
Vayeshev be'eloney Mamre — Abraham tinggal di pohon-pohon tarbantin Mamre: akhir pasal yang penuh kesetiaan
Setelah itu, Abram memindahkan tendanya dan tinggal di dekat pohon-pohon tarbantin Mamre, di Hebron. Di sana, dia membangun mazbah bagi TUHAN. Ayat penutup pasal 13 ini menggambarkan Abraham yang sudah menjelajahi tanah (atau siap melakukannya) kini menetap di Mamre, Hebron. Tiga tindakan: (1) memindahkan tenda — masih nomad, masih bergerak; (2) tinggal di Mamre — lokasi yang menjadi tempat Abraham menerima tamu ilahi di pasal 18; (3) membangun mazbah — respons worshipnya terhadap janji Allah. Setiap kali Abraham menerima janji atau konfirmasi baru dari Allah (12:7, 12:8, 13:18), responnya adalah membangun mazbah. Ini adalah pola Abraham: janji → syukur → mazbah.
Di mana
Mamre, Hebron — dataran tinggi Yudea, sekitar 30 km selatan Yerusalem
Abraham mendirikan tenda dan mazbah di Hebron · tempat yang menjadi pusat kehidupan Abraham selanjutnya
Kapan
Sekitar 1876 SM
Penetapan pusat baru — Abraham menetap di Hebron, yang menjadi rumah para leluhur
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mengakhiri pasal 13 dengan gambaran kesetiaan Abraham: setelah semua yang terjadi — kepulangan dari Mesir, perpisahan dengan Lot, janji Allah — Abraham menutupnya dengan mendirikan mazbah
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mengenal Hebron sebagai salah satu kota paling penting dalam sejarah leluhur mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵלֹנֵי מַמְרֵא
eloney Mamre · pohon-pohon tarbantin Mamre
Pohon-pohon besar/tarbantin Mamre — eloney (pohon-pohon besar, mungkin oak atau terebinth — dari el/alon = pohon besar; kata yang sama bisa berarti pohon ek atau pohon tarbantin tergantung konteks); Mamre (nama tempat atau orang — Mamre disebutkan di 14:13 sebagai orang Amori yang bersekutu dengan Abraham; mungkin tempat itu dinamai sesuai namanya).
חֶבְרוֹן
Hevron · Hebron
Hebron — Hevron (dari khavar = bersekutu, bergabung; berarti 'persekutuan' atau 'asosiasi'; kota di dataran tinggi Yudea sekitar 30 km selatan Yerusalem; tempat Abraham membeli gua Makhpela dan pusat kehidupan para leluhur).
וַיִּבֶן שָׁם מִזְבֵּחַ לַיהוָה
vayyiven sham mizbeyakh laYHWH · membangun mazbah bagi TUHAN
Dan dia membangun di sana mazbah bagi TUHAN — vayyiven (dan dia membangun, dari banah = membangun); sham (di sana); mizbeyakh (mazbah, altar; dari zavakh = menyembelih/mempersembahkan); laYHWH (bagi TUHAN); pola yang berulang: setiap kali Abraham menerima janji baru, dia membangun mazbah (12:7, 12:8, 13:18).
Vayyeehal Avram vayyavo vayeshev be'eloney Mamre asher beHevron vayyiven sham mizbeyakh laYHWH (Abraham memindahkan tendanya dan datang dan tinggal di pohon-pohon besar Mamre yang di Hebron dan dia membangun di sana mazbah bagi TUHAN). Tiga tindakan penutup pasal 13: pindah tenda, tinggal di Mamre/Hebron, bangun mazbah. Pola Abraham yang konsisten: setiap kali Allah berbicara, Abraham mendirikan mazbah. Mazbah adalah jejak kesetiaan Abraham di tanah perjanjian.
Tahukah kamu
Hebron — salah satu kota tertua di dunia yang masih dihuni
Hebron (dalam Ibrani: Hevron, dari khavar = bersekutu/bergabung) adalah salah satu kota tertua yang masih terus-menerus dihuni di dunia, dengan jejak pemukiman yang diperkirakan lebih dari 5.000 tahun. Di Hebron, Abraham nanti akan membeli gua Makhpela sebagai tempat pemakaman Sara (Kej. 23) — satu-satunya tanah yang Abraham beli secara legal di Kanaan. Gua itu masih menjadi situs yang disengketakan dan dihormati hari ini sebagai Masjid Ibrahim/Cave of Machpelah, yang dihormati oleh Muslim, Yahudi, dan Kristen. Pohon-pohon tarbantin Mamre mungkin merujuk pada kawasan oak/terebinth yang spesifik — beberapa tradisi menempatkan 'oak of Mamre' dekat Hebron modern.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 13:18
Kejadian 12:7-8
pola yang sama: Abraham menerima firman atau janji → membangun mazbah; 13:18 adalah pengulangan pola yang sudah ditetapkan di 12:7-8
“Kemudian TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman... Abram lalu mendirikan mezbah... dan di sana ia mendirikan mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.”
Kejadian 18:1
lokasi yang sama — Mamre — menjadi tempat Abraham menerima kunjungan tiga 'orang' di pasal 18; Abraham yang menetap di Mamre di 13:18 masih ada di sana beberapa dekade kemudian ketika para malaikat datang
“TUHAN menampakkan diri kepada Abraham di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre. Pada waktu hari panas terik Abraham duduk di pintu kemah.”
Kejadian 23:2
Hebron di 13:18 adalah tempat yang sama di mana Sara akan mati dan Abraham akan membeli gua Makhpela sebagai tanah pertama yang dia miliki secara legal di Kanaan
“Sara mati di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 13:18
✕ Sering dikira
"Membangun mazbah di akhir pasal 13 berarti Abraham baru pertama kali berdoa atau menyembah TUHAN setelah menerima janji tanah ini."
✓ Yang sebenarnya
Abraham sudah membangun mazbah sebelumnya: di Sikhem setelah janji pertama (12:7), di antara Betel dan Ai (12:8). Di 13:4 dia kembali ke mazbah di Betel dan memanggil nama TUHAN. Mazbah di 13:18 adalah setidaknya mazbah keempat — bagian dari pola ibadah yang konsisten, bukan ibadah pertama.
✕ Sering dikira
"'Pohon-pohon tarbantin Mamre' adalah nama tempat yang asing dan tidak penting — hanya penanda geografis biasa."
✓ Yang sebenarnya
Mamre menjadi tempat yang sangat signifikan dalam narasi Abraham: di sana dia menerima janji kelahiran Ishak (18:1-15), di sana dia berdoa untuk Sodom (18:16-33), dan Mamre/Hebron adalah wilayah di mana Sara dimakamkan (23:2, 19). Nama ini muncul berkali-kali — bukan detail yang bisa diabaikan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 13:18
Di mana pun kita berada, kita perlu membangun 'mezbah' dalam kehidupan kita, yaitu tempat untuk beribadah dan bersekutu dengan Allah. Kesetiaan dalam ibadah di setiap fase kehidupan akan menjaga hubungan kita dengan-Nya.
Tuhan, jadikanlah hidup kami sebagai mezbah bagi-Mu, tempat di mana kami selalu bersekutu dan menyembah-Mu. Amin.