Abram di Sikhem, pohon tarbantin More — berjalan menembus tanah yang masih didiami bangsa Kanaan
Kejadian 12:6
Allah Memanggil Abram
“Abram berjalan melalui tanah itu sampai ke suatu tempat di Sikhem, di pohon tarbantin More. Pada masa itu, orang Kanaan tinggal di tanah itu.”Kejadian 12:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu.”Kejadian 12:6 · TB
Terjemahan Baru
“Abram menjelajahi tanah itu sampai ia tiba di pohon keramat di More, yaitu tempat ibadat di Sikhem. (Pada masa itu orang Kanaan masih mendiami tanah itu.)”Kejadian 12:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka melakukan perjalanan sampai tiba di suatu tempat dekat Sikem, tidak jauh dari pohon yang dianggap keramat di More. Pada masa itu, orang-orang Kanaan masih mendiami tanah itu.”Kejadian 12:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abram passed through the land unto the place of Sichem, unto the plain of Moreh. And the Canaanite was then in the land.”Kejadian 12:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 12:6?
Abram berjalan melalui tanah Kanaan sampai ke Sikhem, di pohon tarbantin More, tempat tinggal orang Kanaan. Ini menunjukkan bahwa janji Tuhan akan tanah itu belum terwujud; ia baru berjalan melihatnya, tetapi belum memilikinya.
Latar belakang
Orang Kanaan masih tinggal di tanah itu — iman berjalan di tengah realita yang belum berubah
Abram berjalan melalui tanah itu sampai ke suatu tempat di Sikhem, di pohon tarbantin More. Pada masa itu, orang Kanaan tinggal di tanah itu. Komentar penulis di akhir ayat ini sangat penting: 'pada masa itu, orang Kanaan tinggal di tanah itu.' Tanah yang Allah janjikan kepada Abraham masih dihuni bangsa lain. Janji belum terwujud. Orang yang menerima janji 'bangsa besar' masih punya istri mandul. Tanah yang akan diberikan masih dihuni bangsa Kanaan. Abraham berjalan melalui realita yang berlawanan dengan janji yang diterimanya. Ini bukan naif atau kekurangan informasi — ini iman yang berjalan di tengah kondisi yang belum mencerminkan janji.
Di mana
Sikhem — di pohon tarbantin More, tengah Kanaan (dekat Nablus/Shechem modern di Tepi Barat)
Pemberhentian pertama Abraham di Kanaan · tempat yang akan menjadi lokasi penting berulang dalam sejarah Israel
Kapan
Sekitar 1878 SM
Perjalanan pertama Abraham melalui Kanaan — berjalan seperti mewarisi apa yang belum dimilikinya
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat detail geografis perjalanan Abraham dan komentar penting: orang Kanaan masih ada di sana — tanah dijanjikan tapi belum diberikan
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang akan segera masuk ke Kanaan dan tahu bahwa orang Kanaan masih ada di sana — seperti zaman Abraham
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵלוֹן מוֹרֶה
elon Moreh · pohon tarbantin More
Pohon ek/tarbantin More — elon (pohon ek besar atau pohon tarbantin; pohon yang kuat dan tua di Timur Tengah; bisa merujuk pada hutan ek atau satu pohon besar yang menjadi penanda tempat); Moreh (pengajar, dari yarah = mengajar; 'pohon sang pengajar' atau 'pohon oracle'); kemungkinan lokasi yang sudah jadi tempat suci/oracle sebelum Abraham tiba.
וְהַכְּנַעֲנִי אָז בָּאָרֶץ
vehaKna'ani az ba'arets · orang Kanaan tinggal
Dan orang Kanaan pada masa itu ada di tanah — ve (dan); haKna'ani (orang Kanaan, dengan artikel ha-); az (pada masa itu, pada saat itu — penanda waktu penulis yang menulis jauh setelah peristiwa); ba'arets (di tanah); 'az' menunjukkan Musa menulis sesudah orang Kanaan tidak lagi mendominasi tanah itu.
וַיַּעֲבֹר אַבְרָם
vayyavor Avram · berjalan melalui
Dan Abram melewati/berjalan melalui — vayyavor (dari avar = melewati, menyeberangi, berjalan melalui); kata yang sama digunakan untuk menyeberangi sungai dan melewati tanah; Abraham berjalan melalui tanah yang akan diberikan kepadanya seperti berjalan melalui tanah asing — belum memiliki, hanya melewati.
Vayyavor Avram ba'arets... vehaKna'ani az ba'arets (dan Abram berjalan melalui tanah... dan orang Kanaan pada masa itu ada di tanah). Dua frasa yang berdiri berdampingan: Abraham melalui dan Kanaan didiami. Janji dan realita belum bertemu. Iman adalah berjalan di tanah yang belum milikmu, melewati tantangan yang belum teratasi, dengan kepercayaan bahwa Dia yang berjanji akan menyelesaikan apa yang dimulai-Nya.
Tahukah kamu
Sikhem — kota yang akan menjadi sangat penting dalam sejarah Israel, dan pohon tarbantin More
Sikhem (Shechem) adalah salah satu kota paling penting dalam sejarah Israel. Di Sichempula Yakub membeli tanah (33:18-19), Dina diserang (34), Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya (37:12-17), dan Yosua memimpin pembaruan perjanjian Israel (Yos. 24). Di Sichempula kerajaan Israel Utara diproklamirkan (1 Raja 12). Pohon tarbantin More (elon Moreh) adalah kemungkinan lokasi tempat suci Kanaan — Abraham tidak membangun di tempat ibadat baru, tapi mendirikan mazbah bagi TUHAN di tempat yang sudah dikenal sebagai tempat suci.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 12:6
Kejadian 33:18-20
Sikhem yang Abraham kunjungi di 12:6 menjadi tempat Yakub cucu Abraham membeli tanah dan mendirikan mazbah — kota yang sama, dua generasi kemudian
“Kemudian Yakub tiba dengan selamat di kota Sikhem... dan mendirikan perkemahan di sana. Lalu dia membeli bagian tanah tempat dia mendirikan perkemahan itu... dan di sana dia mendirikan mazbah...”
Yosua 24:1, 25
Sikhem tempat Abraham pertama kali singgah menjadi tempat Israel memperbarui perjanjian di bawah Yosua — awal dan pembaruan sejarah Israel terhubung di kota yang sama
“Kemudian Yosua mengumpulkan semua suku Israel di Sikhem... Yosua mengadakan perjanjian dengan rakyat itu di Sikhem.”
Ibrani 11:9
'orang Kanaan tinggal di tanah itu' di 12:6 adalah latar belakang dari Ibrani 11:9: Abraham tinggal di tanah yang dijanjikan 'seolah di tanah asing' — tanah yang sudah dijanjikan tapi belum menjadi miliknya
“Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 12:6
✕ Sering dikira
"'Pada masa itu orang Kanaan tinggal di tanah itu' berarti orang Kanaan sudah pindah atau mati sebelum Musa menulis ini."
✓ Yang sebenarnya
Frasa 'az' (pada masa itu) menunjukkan bahwa pada saat Musa menulis, situasinya sudah berbeda — orang Kanaan sudah (dalam proses) diusir atau dikurangi. Ini tidak berarti mereka punah sepenuhnya; kenyataannya orang Kanaan masih ada cukup lama setelah Israel memasuki Kanaan di bawah Yosua. 'Az' lebih menunjukkan bahwa situasi sudah berbeda dari waktu penulisan.
✕ Sering dikira
"'Pohon tarbantin More' adalah pohon suci yang didedikasikan untuk dewa Kanaan, jadi Abraham melakukan ibadah di tempat penyembahan berhala."
✓ Yang sebenarnya
Abraham tidak beribadah kepada dewa Kanaan di sana. Ayat berikutnya (12:7) mencatat dia mendirikan mazbah 'bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya' — bukan bagi dewa Kanaan. Memilih lokasi yang sudah dikenal sebagai 'tempat suci' dan mendedikasikannya ulang bagi TUHAN adalah tindakan klaim teritorial rohani, bukan partisipasi dalam ibadah Kanaan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 12:6
Tuhan sering menunjukkan janji-Nya secara bertahap. Tidak apa-apa jika kamu baru melihat 'tanah' yang dijanjikan, meskipun belum memilikinya; percayalah bahwa pada waktunya Tuhan akan menggenapinya.
Tuhan, buka mataku untuk melihat janji-Mu di depanku dan beri aku kesabaran menantikan penggenapannya. Amin.