Bumi dan laut mendapat nama, Allah menilai hasilnya
Kejadian 1:10
Permulaan Penciptaan
“Allah menyebut tanah yang kering itu darat dan kumpulan air itu disebut-Nya laut. Allah melihat bahwa itu baik.”Kejadian 1:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”Kejadian 1:10 · TB
Terjemahan Baru
“Allah menamakan tanah itu "Darat", dan kumpulan air itu dinamakan-Nya "Laut". Dan Allah senang melihat hal itu.”Kejadian 1:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Allah menyebut tanah kering itu ‘darat’ dan kumpulan air itu ‘laut’. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.”Kejadian 1:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And God called the dry land Earth; and the gathering together of the waters called he Seas: and God saw that it was good.”Kejadian 1:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 1:10?
Allah menyebut daratan itu 'darat' dan kumpulan air 'laut'. Memberi nama menegaskan otoritas-Nya. Allah melihat bahwa semuanya baik, menunjukkan bahwa pemisahan ini adalah bagian dari desain yang baik. Ini mengajarkan bahwa batasan yang Allah tetapkan adalah baik.
Latar belakang
Dua nama, satu penilaian
Allah memberi nama: daratan kering disebut 'bumi' (erets), kumpulan air disebut 'laut' (yammim). Lalu Dia menilai: itu baik. Dua elemen dasar kehidupan kini punya identitas jelas. Tanpa daratan dan laut yang terpisah dan dinamai, tidak ada tempat untuk kehidupan tumbuh.
Di mana
Bumi yang baru terbentuk
Daratan pertama muncul di antara lautan · hari ketiga berlangsung
Kapan
Hari ketiga penciptaan
Pembentukan daratan dan laut
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang baru bebas dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶרֶץ
erets · bumi
Tanah, bumi, daratan — di sini merujuk daratan kering sebagai lawan lautan, bukan planet sebagai benda langit.
יַמִּים
yammim · laut
Lautan-lautan (jamak) — semua kumpulan air besar di bumi, semua di bawah otoritas Allah yang satu lewat penamaan ini.
טוֹב
tov · baik
Baik, sesuai tujuannya — penilaian Allah yang mengkonfirmasi bahwa apa yang Dia buat selaras dengan rancangan-Nya.
Erets (daratan) dan yammim (lautan-lautan) mendapat nama dari Allah, lalu dinilai tov (baik). Penamaan = identitas, penilaian = konfirmasi tujuan. Daratan dan laut bukan hanya ada — mereka ada untuk sesuatu, dan Allah yang menetapkan apa tujuan itu.
Tahukah kamu
Laut selalu berbentuk jamak dalam Ibrani
Kata 'yammim' (laut) berbentuk jamak seperti 'shamayim' (langit). Penulis Ibrani sadar ada banyak lautan berbeda di dunia, tapi semua di bawah otoritas Allah yang satu. Tidak ada laut yang 'lepas' dari kendali-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 1:10
Mazmur 95:5
bumi dan laut milik Allah
“Kepunyaan-Nyalah laut, Dialah yang menjadikannya, dan daratan pun dibentuk oleh tangan-Nya.”
Mazmur 24:1-2
bumi di atas laut
“Kepunyaan TUHAN-lah bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.”
Wahyu 21:1
bumi baru tanpa laut
“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 1:10
✕ Sering dikira
"'Bumi' di sini berarti seluruh planet bumi seperti dalam sains."
✓ Yang sebenarnya
'Erets' dalam konteks ini merujuk daratan kering yang kontras dengan laut — bukan planet sebagai benda langit. Penulis Ibrani kuno tidak memiliki konsep planet seperti kita sekarang.
✕ Sering dikira
"Penilaian 'baik' berarti sempurna tanpa cacat apa pun."
✓ Yang sebenarnya
'Tov' berarti sesuai tujuan dan desainnya — baik secara fungsional. Ini konfirmasi kesesuaian rancangan, bukan klaim kesempurnaan filosofis absolut.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 1:10
Batasan bisa terasa membatasi, tapi seperti darat dan laut, justru membuat kehidupan mungkin. Renungkan batasan sehat apa yang perlu kita tetapkan dalam hidup agar lebih baik.
Bapa, terima kasih untuk batasan yang Kau beri; beri aku kebijaksanaan untuk menerima dan mengelolanya dengan baik. Amin.