Lemak Dibakar di Atas Mazbah
Imamat 7:5
Aturan Persembahan di Kemah
“Imam harus membakarnya di atas mazbah sebagai persembahan dengan api bagi TUHAN, itulah persembahan penebus salah.”Imamat 7:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Haruslah imam membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai korban api-apian bagi TUHAN; itulah korban penebus salah.”Imamat 7:5 · TB
Terjemahan Baru
“Semua itu harus dibakarnya di atas mezbah sebagai kurban makanan bagi TUHAN. Kurban itu adalah untuk kurban ganti rugi.”Imamat 7:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Imam akan membakar semuanya di atas mezbah sebagai persembahan bagi-Ku. Hanya laki-laki dari keturunan imam yang boleh makan daging dari kurban penebus kesalahan itu. Mereka harus memakannya di halaman kemah-Ku, karena kurban itu sangat suci.”Imamat 7:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the priest shall burn them upon the altar for an offering made by fire unto the LORD: it is a trespass offering.”Imamat 7:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 7:5?
Imam membakar lemak di atas altar sebagai persembahan dengan api bagi Tuhan. Ini adalah tindakan simbolis untuk mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan dan menunjukkan pengabdian yang total.
Latar belakang
Imam membakar lemak sebagai persembahan api
Setelah imam memisahkan bagian-bagian yang ditentukan, dia membakarnya di atas mazbah. Ini adalah momen klimaks ritual penebus salah — api mengubah persembahan fisik menjadi asap yang naik ke langit, melambangkan penerimaan oleh Allah.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di atas mazbah Kemah Suci · asap mengepul ke langit
Kapan
~1400 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Para imam Israel
Keturunan Harun yang melayani di Kemah Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִקְטִיר
hiqtir · membakarnya
Membakar untuk menghasilkan asap — kata khusus untuk pembakaran ritual yang berbeda dari membakar biasa, menekankan aspek persembahan kepada Allah.
אִשֶּׁה
ishsheh · persembahan dengan api
Persembahan yang dipersembahkan melalui api — api adalah medium transformasi dari benda fisik menjadi persembahan rohani kepada Allah.
אָשָׁם
asham · penebus salah
Persembahan untuk menebus pelanggaran — ritualnya selesai ketika lemak dibakar, menandakan pengampunan dan pemulihan.
Api bukan sekadar alat memasak — ini medium sakral yang mengubah persembahan duniawi menjadi sesuatu yang diterima di hadapan Allah, menandai selesainya proses penebusan.
Tahukah kamu
Api mazbah tidak pernah boleh padam
Imamat 6:12-13 menetapkan bahwa api di atas mazbah harus terus menyala — tidak boleh padam. Api abadi ini melambangkan kehadiran dan penerimaan Allah yang terus-menerus atas ibadah umat-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 7:5
Imamat 6:12
api mazbah abadi
“Api pada mazbah harus tetap menyala, jangan biarkan padam. Setiap pagi imam harus menyalakan kayu di atasnya...”
Kejadian 8:21
bau persembahan diterima
“TUHAN mencium bau harum itu, lalu berfirman dalam hati-Nya, 'Aku tidak akan mengutuk bumi ini lagi karena manusia...'”
Efesus 5:2
kurban yang diterima Allah
“dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan kurban kepada Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 7:5
✕ Sering dikira
Membakar hewan itu pemborosan
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, membakar adalah cara mempersembahkan kepada Allah — seperti memberi hadiah dengan cara yang diinginkan penerima, bukan pemberi.
✕ Sering dikira
Siapa saja bisa membakar persembahan
✓ Yang sebenarnya
Hanya imam yang ditahbiskan yang boleh membakar di mazbah — ini pelayanan khusus yang membutuhkan kekudusan rituais.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 7:5
Kita dipanggil untuk mempersembahkan hidup kita sebagai persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Tuhan. Apakah hidup kita sudah menjadi 'api' yang menyala bagi Tuhan?
Tuhan, jadikan hidupku sebagai persembahan yang terus menyala bagi kemuliaan-Mu. Amin.