Sabat dari petang hingga petang
Imamat 23:32
Perayaan-perayaan yang Ditetapkan TUHAN
“Hari itu harus menjadi Sabat, suatu perhentian penuh bagimu untuk merendahkan diri. Pada hari ke-9 bulan itu, kamu harus merayakan Sabat dari matahari terbenam sampai matahari terbenam.’””Imamat 23:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."”Imamat 23:32 · TB
Terjemahan Baru
“Mulai dari saat matahari terbenam pada tanggal sembilan bulan itu sampai saat matahari terbenam pada tanggal sepuluh, harus kamu rayakan seperti hari Sabat, hari yang khusus untuk istirahat. Sepanjang hari itu kamu harus berpuasa.”Imamat 23:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada Hari Raya Pendamaian, kalian akan beristirahat penuh seperti pada hari Sabat. Kalian juga harus merendahkan diri dengan berpuasa. Hari Raya Pendamaian dimulai ketika matahari terbenam pada tanggal sembilan bulan ketujuh sampai matahari terbenam di tanggal sepuluh.””Imamat 23:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“It shall be unto you a sabbath of rest, and ye shall afflict your souls: in the ninth day of the month at even, from even unto even, shall ye celebrate your sabbath.”Imamat 23:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 23:32?
Hari Pendamaian adalah Sabat penuh, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam berikutnya. Ini menekankan bahwa perhentian dimulai pada malam sebelumnya, bukan pagi hari. Umat Israel harus merendahkan diri (berpuasa) selama hari itu.
Latar belakang
Merendahkan Diri: Inti Hari Pendamaian
Ayat ini menjelaskan bahwa Hari Pendamaian adalah Sabat perhentian penuh yang harus dirayakan dengan merendahkan diri. Perayaan ini dimulai pada malam hari tanggal 9 bulan ketujuh dan berlangsung hingga matahari terbenam tanggal 10, menunjukkan bahwa hari itu dimulai dan berakhir pada waktu petang.
Di mana
Gunung Sinai
Di perkemahan Israel, di kaki gunung
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun setelah keluar dari Mesir
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum dan perintah
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara antara Allah dan umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
anah · merendahkan
merendahkan diri, menindas jiwa, berpuasa
שַׁבָּת
shabbat · Sabat
perhentian, istirahat total
שַׁבָּתוֹן
shabbaton · perhentian
perhentian yang khusyuk, hari raya yang sakral
Kata 'anah' (merendahkan diri) menunjukkan bahwa ibadah sejati bukan hanya menahan diri dari kerja, tetapi juga merendahkan hati di hadapan Allah, sering kali melalui puasa. Kata 'shabbaton' menekankan kekhidmatan hari ini sebagai perhentian yang kudus, bukan sekadar libur.
Tahukah kamu
Perendahan Diri dan Puasa
Ungkapan 'merendahkan diri' dalam tradisi Yahudi dipahami sebagai puasa, dan inilah satu-satunya hari puasa yang diperintahkan dalam Taurat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 23:32
Imamat 16:29
merendahkan diri
“Inilah yang harus kamu lakukan sebagai ketetapan untuk selama-lamanya: pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu, kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan tidak boleh melakukan pekerjaan apa pun”
Yesaya 58:5
hubungan puasa
“Inikah puasa yang Kukehendaki, dan hari merendahkan diri?”
Mazmur 35:13
praktik merendahkan
“Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai kain kabung, merendahkan diri dengan berpuasa”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 23:32
✕ Sering dikira
Hari Pendamaian dirayakan dari matahari terbit hingga matahari terbenam pada tanggal 10.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini secara eksplisit menyatakan bahwa perayaan dimulai pada tanggal 9 di petang hari dan berlanjut sampai petang tanggal 10, mengikuti perhitungan hari Ibrani yang dimulai saat matahari terbenam.
✕ Sering dikira
Merendahkan diri hanya berarti bersikap rendah hati secara rohani, tanpa tindakan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'merendahkan diri' secara konkret dipraktekkan melalui puasa, seperti yang dipahami dalam tradisi Yahudi dan didukung oleh ayat-ayat lain.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 23:32
Perhentian yang sejati dimulai dari malam sebelumnya, dengan mempersiapkan hati dan tubuh. Cobalah untuk memulai waktu teduh atau ibadah keluarga pada malam hari, agar keesokan harinya kita sudah berada dalam suasana yang kudus.
Tuhan, mampukan aku untuk merayakan perhentian bersama-Mu, dimulai dari malam hari, dengan hati yang rendah dan siap. Amin.