Melengkapi Daftar Kondisi Fisik
Imamat 21:20
Kekudusan Para Imam
“orang yang bungkuk, orang kerdil, orang yang bermata juling, orang yang berbintil-bintil atau berpenyakit kulit, dan orang yang rusak buah pelirnya.”Imamat 21:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“orang yang berbongkol atau yang kerdil badannya atau yang bular matanya, orang yang berkedal atau berkurap atau yang rusak buah pelirnya.”Imamat 21:20 · TB
Terjemahan Baru
“yang bongkok atau cebol, yang berpenyakit mata atau berpenyakit kulit dan yang dikebiri.”Imamat 21:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“punggung bungkuk, badan kerdil, mata rabun, penyakit kulit apa pun, kerusakan pada buah pelir.”Imamat 21:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Or crookbackt, or a dwarf, or that hath a blemish in his eye, or be scurvy, or scabbed, or hath his stones broken;”Imamat 21:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:20?
Ayat ini melanjutkan daftar cacat fisik yang melarang imam mendekat ke mazbah, termasuk yang bungkuk, kerdil, bermata juling, berpenyakit kulit, atau rusak buah pelirnya. Ini menegaskan standar kekudusan yang tinggi bagi para imam.
Latar belakang
Daftar lengkap — dari bungkuk sampai rusak buah pelir
Daftar berlanjut dengan kondisi yang lebih spesifik: bungkuk, kerdil, mata juling, bintil-bintil atau penyakit kulit, dan rusak buah pelir. Daftar yang panjang ini menunjukkan Allah berbicara tentang kondisi-kondisi yang benar-benar ada di komunitas — ini bukan teori abstrak tapi respons terhadap realitas.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · suasana serius di depan Kemah Suci
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Harun (Imam Besar)
Imam Besar pertama Israel, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גִּבֵּן
gibben · bungkuk
Bongkok atau bungkuk — kondisi di mana tulang belakang melengkung berlebihan; satu-satunya kemunculan kata ini dalam Alkitab Ibrani.
דַּק
dak · kerdil
Tipis atau kecil/kerdil — bisa merujuk pada bertubuh sangat kecil atau kurus ekstrem; kata yang sama artinya 'halus/tipis' dalam konteks lain.
תְּבַלֻּל
teballul · bermata juling
Kemungkinan bercak atau noda di mata — kata yang sangat jarang dan artinya masih diperdebatkan oleh para ahli bahasa Ibrani.
Gibben (bungkuk), dak (kerdil), teballul (masalah mata) — semua menggambarkan variasi kondisi fisik yang nyata. Daftar panjang ini menunjukkan Allah membuat aturan yang komprehensif dan berlaku untuk situasi nyata, bukan aturan yang mudah dihindari dengan celah.
Tahukah kamu
Teks Ibrani soal 'mata juling' masih diperdebatkan
Kata Ibrani 'teballul' untuk 'bermata juling' diperdebatkan — beberapa penafsir mengartikannya sebagai 'bercak putih di mata' (katarak?), sementara lainnya mengartikan 'mata yang melesat/bergerak cepat'. Ketidakpastian ini menunjukkan betapa spesifik dan teknisnya daftar ini dalam teks aslinya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:20
Imamat 13:2-3
penyakit kulit dan kenajisan ritual
“Apabila seseorang mempunyai pada kulitnya suatu pembengkakan, kerak, atau bercak... maka dia harus dibawa kepada Harun, imam itu.”
Yohanes 9:2-3
Yesus menolak teologi kondisi fisik = dosa
“Murid-murid-Nya bertanya: Rabbi, siapakah yang berbuat dosa... sehingga dia lahir buta? Yesus menjawab: Bukan dia dan bukan orang tuanya.”
2 Korintus 12:9
kekuatan Allah dalam kelemahan manusia
“Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab kekuatan-Ku menjadi sempurna justru dalam kelemahan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:20
✕ Sering dikira
"Kondisi fisik ini adalah akibat dosa"
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak pernah menyatakan ini. Aturan ini adalah soal kapabilitas ritual, bukan penilaian moral atas sebab kondisi fisik seseorang.
✕ Sering dikira
"Orang dengan kondisi ini dikucilkan dari umat Allah"
✓ Yang sebenarnya
Mereka tetap bagian dari komunitas Israel dan bisa makan persembahan kudus (ayat 22). Hanya pelayanan spesifik di mazbah yang dibatasi.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:20
Standar Allah mungkin tampak keras, tetapi ini mengajarkan kita untuk menghormati kekudusan Allah. Dalam hidup sehari-hari, kita bisa menghormati Tuhan dengan menjaga kekudusan hati dan perilaku kita, bukan hanya penampilan.
Ya Allah, mampukan aku untuk hidup kudus dan menghormati Engkau dalam segala hal, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Amin.