Tidak mau membersihkan diri? Tanggung sendiri
Imamat 17:16
Darah Itu Kudus
“Jika dia tidak mencuci pakaiannya dan mandi dengan air, dia akan menanggung kesalahannya sendiri.””Imamat 17:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jikalau ia tidak mencuci pakaiannya dan tidak membasuh tubuhnya, ia akan menanggung kesalahannya sendiri."”Imamat 17:16 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau ia tidak melakukan itu, ia harus menanggung akibatnya.”Imamat 17:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jika dia tidak mencuci pakaiannya dan mandi, maka Aku akan menganggap dia berdosa dan dia sendiri akan menanggung akibatnya.””Imamat 17:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if he wash them not, nor bathe his flesh; then he shall bear his iniquity.”Imamat 17:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 17:16?
Jika seseorang yang najis tidak mencuci pakaian dan mandi, maka dia harus menanggung kesalahannya sendiri. Ini menunjukkan bahwa ada konsekuensi bagi yang mengabaikan perintah Tuhan dan menolak pemulihan yang disediakan.
Latar belakang
Tanggung jawab pribadi: bersihkan dirimu
Pasal 17 ditutup dengan prinsip tanggung jawab pribadi: jika seseorang makan bangkai dan tidak mau melakukan prosedur pemulihan (cuci baju dan mandi), dia harus menanggung kesalahannya sendiri. Ini menegaskan bahwa sistem kekudusan Israel bukan hanya tanggung jawab komunal — setiap individu bertanggung jawab atas kondisi ritual dirinya sendiri.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel · penutup peraturan pasal 17
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang menutup peraturan dengan peringatan
Kepada
Israel dan pendatang
Semua anggota komunitas Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲוֹנוֹ
avono · kesalahannya
Dari אָוֹן (avon), berarti kesalahan, kejahatan, atau hukumannya sekaligus. Dalam bahasa Ibrani, satu kata ini mencakup baik tindakan salahnya maupun akibat yang harus ditanggung.
יְכַבֵּס
yekabbes · mencuci
Kata kerja khusus untuk mencuci pakaian (berbeda dari mandi); dalam konteks ritual najis, ini adalah tindakan aktif yang wajib dilakukan untuk pemulihan.
יִרְחַץ
yirchats · mandi
Berarti membasuh atau mandi seluruh tubuh dengan air; dalam hukum Taurat, ini adalah prosedur pemurnian yang mengakhiri status najis sementara.
Kata avono (kesalahan sekaligus hukumannya) mengajarkan prinsip penting: dosa membawa konsekuensinya sendiri. Tanpa tindakan pemulihan yang aktif, seseorang "membawa beban" itu terus — ini bukan ancaman kosong, melainkan gambaran realitas rohani.
Tahukah kamu
"Menanggung kesalahan" sebagai konsep hukum Taurat
Frasa "menanggung kesalahannya" (nasa avono) adalah terminologi hukum standar dalam Taurat yang berarti menanggung konsekuensi dari pelanggaran yang tidak ditebus. Berbeda dari hukuman karet yang diputuskan komunitas, ini adalah hukuman yang Allah sendiri berikan kepada individu — biasanya dalam bentuk konsekuensi alami atau ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 17:16
Imamat 5:1
menanggung kesalahan sendiri
“Jika seseorang berdosa dengan mendengar seruan sumpah dan dia adalah seorang saksi... dia harus menanggung kesalahannya.”
Bilangan 9:13
konsekuensi mengabaikan kewajiban
“Tetapi orang yang dalam keadaan tahir dan tidak dalam perjalanan, jika dia mengabaikan untuk merayakan Paskah... orang itu harus menanggung dosanya.”
Yehezkiel 18:20
tanggung jawab pribadi
“Jiwa yang berbuat dosa, dialah yang harus mati. Anak tidak akan menanggung kesalahan bapanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 17:16
✕ Sering dikira
"Kalau tidak sengaja makan bangkai, otomatis diampuni"
✓ Yang sebenarnya
Tidak sengaja bukan alasan untuk tidak melakukan prosedur pemulihan; tanpa cuci baju dan mandi, orang itu tetap menanggung kesalahannya.
✕ Sering dikira
"Pasal 17 hanya tentang aturan diet"
✓ Yang sebenarnya
Seluruh pasal ini membangun teologi tentang kekudusan nyawa, kekudusan darah, sentralisasi ibadah, dan tanggung jawab pribadi di hadapan Allah yang kudus.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 17:16
Ketika kita gagal, Tuhan memberi jalan untuk dipulihkan, tetapi kita harus mau mengambil langkah pertobatan. Jangan abaikan kesalahan, tetapi segeralah datang kepada Tuhan untuk meminta pengampunan dan pembersihan.
Ya Tuhan, ampunilah kami ketika kami lalai; berilah kami hati yang mau bertobat dan dipulihkan. Amin.