Olesan Minyak di Telinga
Imamat 14:17
Hukum Penahiran Kusta
PerikopHukum untuk Mereka yang Berpenyakit Kulit · Imamat 14:1-32 →“Dengan sisa minyak yang ada di telapak tangan kirinya, imam harus mengoleskannya pada cuping telinga kanan orang yang akan ditahirkan, dan pada jempol tangan kanannya, dan pada jempol kaki kanannya, di atas darah persembahan penghapus salah.”Imamat 14:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari minyak selebihnya imam harus membubuh sedikit pada cuping telinga kanan orang itu, pada ibu jari tangan kanannya dan pada ibu jari kaki kanannya, di tempat mana darah tebusan salah dibubuhkan.”Imamat 14:17 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu sedikit minyak yang ada di tangannya harus dioleskan pada tempat-tempat yang sudah diolesi darah, yaitu pada cuping telinga kanan, pada ibu jari tangan kanan, dan ibu jari kaki kanan orang yang akan dinyatakan bersih.”Imamat 14:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian imam akan mengoleskan minyak yang masih ada di telapak tangannya ke daun telinga kanan, ibu jari tangan kanan, dan ibu jari kaki kanan orang yang sedang disucikan. Dia akan mengoleskannya di atas darah yang sudah dioleskan sebelumnya.”Imamat 14:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And of the rest of the oil that is in his hand shall the priest put upon the tip of the right ear of him that is to be cleansed, and upon the thumb of his right hand, and upon the great toe of his right foot, upon the blood of the trespass offering:”Imamat 14:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 14:17?
Sisa minyak di tangan imam dioleskan pada cuping telinga kanan, jempol tangan kanan, dan jempol kaki kanan orang yang ditahirkan, di atas darah korban. Ini menegaskan bahwa darah dan minyak bekerja sama untuk menyucikan dan menguduskan seluruh pribadi.
Latar belakang
Tanda Penahiran pada Tubuh
Setelah memercikkan minyak, imam mengoleskan sisa minyak pada cuping telinga kanan, jempol tangan kanan, dan jempol kaki kanan orang yang ditahirkan. Ini dilakukan di atas darah kurban penghapus salah, menandakan hubungan antara pengorbanan dan pengudusan.
Di mana
Gunung Sinai
Di pintu masuk tenda pertemuan, tempat ibadah umat Israel
Kapan
~1445 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penerima hukum Taurat
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan Allah yang sedang dalam perjalanan ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · mengoleskannya
Memberi atau menaruh sesuatu pada sesuatu
דָּם
dam · darah
Darah, simbol kehidupan dan penebusan
אָשָׁם
asham · penghapus salah
Kurban untuk menebus pelanggaran, menekankan pemulihan hubungan
Pengolesan minyak di atas darah menunjukkan bahwa pengudusan (minyak) dan penebusan (darah) saling terkait. Kata 'natan' menekankan tindakan pemberian yang konkret, mengingatkan kita bahwa keselamatan bukan hanya status, tetapi juga cara hidup yang dikhususkan bagi Allah.
Tahukah kamu
Simbolik Anggota Tubuh
Telinga, tangan, dan kaki mewakili keseluruhan aktivitas manusia: mendengar firman, bekerja, dan berjalan. Mengoles minyak pada bagian-bagian ini berarti menguduskan seluruh aspek kehidupan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 14:17
Keluaran 29:20
Pengudusan imam
“Sembelihlah domba jantan itu, ambillah sedikit darahnya dan oleskan pada cuping telinga kanan Harun dan pada cuping telinga kanan anak-anaknya, pada jempol tangan kanan dan jempol kaki kanan mereka.”
1 Petrus 1:2
Pengudusan oleh Roh dan darah
“menurut pilihan Bapa, supaya dikuduskan oleh Roh, dan taat kepada Yesus Kristus dan disucikan oleh darah-Nya.”
Roma 12:1
Persembahan tubuh
“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 14:17
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa keselamatan diperoleh melalui ritual ini.
✓ Yang sebenarnya
Ritual ini adalah bayangan dari pengorbanan Kristus yang sempurna, yang membersihkan dosa sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10).
✕ Sering dikira
Menganggap hanya sebagian tubuh yang perlu dikuduskan.
✓ Yang sebenarnya
Telinga, tangan, dan kaki adalah metafora untuk seluruh aspek kehidupan; pengudusan harus menyeluruh.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 14:17
Pengampunan dari darah Kristus dan kuasa Roh Kudus bekerja bersama untuk mengubah hidup kita. Terima keduanya setiap hari.
Tuhan Yesus, terima kasih untuk darah-Mu yang menyucikan dan Roh-Mu yang menguduskan. Amin.