Cukur dan Karantina
Imamat 13:33
Hukum tentang Kusta
PerikopPeraturan tentang Penyakit Kulit · Imamat 13:1-59 →“orang itu harus bercukur, tetapi bagian yang terdapat kudis tidak boleh dicukur. Lalu, imam harus mengasingkan orang yang berpenyakit kudis itu selama tujuh hari lagi.”Imamat 13:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka orang itu harus bercukur, hanya tempat kudis itu tidak boleh dicukurnya. Lalu imam harus mengurung orang yang kena kudis itu untuk kedua kalinya tujuh hari lagi.”Imamat 13:33 · TB
Terjemahan Baru
“orang itu harus mencukur rambut atau jenggot di sekeliling tempat yang sakit. Lalu ia harus diasingkan lagi selama tujuh hari.”Imamat 13:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“maka orang itu harus mencukur rambut dan janggutnya, kecuali pada bagian kulit yang sakit. Lalu imam akan menyuruh orang itu mengasingkan diri selama tujuh hari lagi.”Imamat 13:33 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He shall be shaven, but the scall shall he not shave; and the priest shall shut up him that hath the scall seven days more:”Imamat 13:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 13:33?
Ayat ini memerintahkan orang yang terkena kudis untuk bercukur, tetapi tidak mencukur bagian yang terkena kudis. Kemudian imam mengasingkannya lagi selama tujuh hari. Ini menunjukkan aturan yang detail dalam proses penyembuhan dan karantina.
Latar belakang
Aturan untuk Kudis di Kepala
Jika seseorang memiliki kudis di kepala atau dagu, imam memeriksanya. Jika tidak menyebar dan tidak ada rambut kuning, orang itu harus bercukur, tetapi tidak mencukur area kudis, lalu dikarantina tujuh hari lagi.
Di mana
Gunung Sinai
Perkemahan Israel di padang gurun
Kapan
~1440 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penyampai hukum TUHAN
Kepada
Imam-imam
Keturunan Harun, penjaga kekudusan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גלח
galach · cukur
mencukur rambut
נתק
netek · kudis
lesi kulit, kurap
סגר
sagar · mengasingkan
menutup, mengurung, mengarantina
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penanganan penyakit kulit bukan sekadar medis, tetapi juga ritual: mencukur, mengasingkan, dan memeriksa adalah cara menjaga kekudusan komunitas.
Tahukah kamu
Mengapa bercukur?
Bercukur adalah bagian dari ritual pentahiran, tetapi area yang terkena tidak dicukur agar imam bisa melihat apakah penyakitnya berkembang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 13:33
Imamat 14:8
Mencukur sebagai pentahiran
“Orang yang akan ditahirkan harus mencuci pakaiannya, mencukur seluruh rambutnya, dan membasuh tubuhnya dengan air, maka ia tahir.”
Bilangan 12:14
Karantina tujuh hari
“Biarlah dia dikucilkan selama tujuh hari di luar perkemahan, kemudian ia boleh diterima kembali.”
Ulangan 24:8
Ketaatan pada imam
“Berhati-hatilah dalam hal penyakit kusta, lakukanlah dengan setia semua yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 13:33
✕ Sering dikira
Mengira aturan ini hanya untuk alasan kesehatan, tanpa makna spiritual.
✓ Yang sebenarnya
Aturan ini melambangkan pemisahan antara yang tahir dan najis, dan penting untuk ibadah.
✕ Sering dikira
Mengira bercukur adalah hukuman, padahal itu bagian dari proses pemulihan.
✓ Yang sebenarnya
Bercukur adalah langkah menuju pentahiran, bukan hukuman.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 13:33
Ada kalanya kita perlu memisahkan diri dari hal-hal yang bisa memperburuk keadaan, bahkan jika itu berarti mengorbankan kenyamanan. Belajarlah untuk mengikuti proses yang benar, meskipun tidak selalu mudah.
Tuhan, mampukan kami untuk taat pada proses yang Engkau tunjukkan, walaupun itu memerlukan pengorbanan. Amin.