Tangan diletakkan di atas kepala hewan kurban
Imamat 1:4
Panduan Persembahan Bakaran
“Dia harus meletakkan tangannya di atas kepala persembahan bakaran itu dan hal itu akan diterima baginya sebagai pendamaian untuknya.’”Imamat 1:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya. Imamat 1.5–10 2”Imamat 1:4 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, maka persembahannya akan diterima TUHAN untuk pengampunan dosanya.”Imamat 1:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Letakkanlah tanganmu di atas kepala kurban itu, dan Aku akan menganggapnya layak untuk memulihkan hubunganmu dengan-Ku.”Imamat 1:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall put his hand upon the head of the burnt offering; and it shall be accepted for him to make atonement for him.”Imamat 1:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 1:4?
Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang mempersembahkan harus meletakkan tangannya di atas kepala hewan kurban, lalu hewan itu diterima sebagai pendamaian baginya. Tindakan ini melambangkan pemindahan dosa dari orang tersebut kepada hewan yang dikorbankan.
Latar belakang
Ritual peletakan tangan — identifikasi dengan kurban
Sebelum hewan disembelih, si pemberi harus meletakkan tangannya di kepala hewan itu. Ini bukan sekadar formalitas — ini ritual identifikasi. Melalui sentuhan tangan ini, dosa si pembawa secara simbolis dipindahkan kepada hewan kurban.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di pintu Kemah Pertemuan · momen hening penuh makna
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Keturunan Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְסָמַךְ יָדוֹ
vesamakh yado · meletakkan tangannya
Menekan dengan tangan; gestur identifikasi dan pengalihan — si pemberi 'menyatu' dengan hewan kurbannya.
וְנִרְצָה
venirtsah · diterima
Dianggap sah dan berkenan; menunjukkan bahwa Allah secara aktif menerima tindakan si pemberi.
לְכַפֵּר
lekhaper · pendamaian
Dari kata 'kafar' yang berarti menutupi atau menghapus — pendamaian adalah penghapusan penghalang antara manusia dan Allah.
Tiga kata ini membentuk inti teologi persembahan: tangan yang diletakkan (identifikasi), penerimaan Allah (anugerah), dan pendamaian (pemulihan relasi). Ini bukan transaksi magis, tapi tindakan iman yang penuh makna.
Tahukah kamu
Satu tangan atau dua tangan?
Teks Ibrani di sini menggunakan bentuk tunggal 'tangan' (יָדוֹ, yado), tapi para rabi kemudian mengajarkan bahwa kedua tangan harus ditekan kuat-kuat di kepala hewan. Ini berbeda dengan prosedur pentahbisan imam (Imamat 8) yang memakai satu tangan ringan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 1:4
Ibrani 10:4
batas pendamaian hewan
“Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.”
2 Korintus 5:21
pengalihan dosa
“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita.”
Roma 3:25
pendamaian sejati
“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 1:4
✕ Sering dikira
"Ritual ini hanya simbol tanpa efek nyata"
✓ Yang sebenarnya
Dalam kerangka perjanjian Allah dengan Israel, ritual ini secara nyata menghasilkan pendamaian (kafar) — walaupun bersifat sementara dan mengarah kepada penggenapan di dalam Kristus.
✕ Sering dikira
"Pendamaian berarti menenangkan amarah Allah"
✓ Yang sebenarnya
Kata 'kafar' lebih tepat berarti 'menutupi' — dosa ditutupi sehingga hubungan dengan Allah dapat dipulihkan, bukan berarti Allah perlu 'diredakan' seperti dewa pemarah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 1:4
Kristus adalah pengganti kita yang sempurna. Kita tidak perlu lagi mempersembahkan korban, tetapi kita dipanggil untuk mengakui dosa dan menerima pengampunan melalui pengorbanan Kristus.
Tuhan, terima kasih untuk pengorbanan Kristus yang menggantikan aku. Aku percaya pengampunan-Mu. Amin.