Imam Besar Yang Sempurna
Ibrani 7:26
Sifat-Sifat Imam Kristus
“Imam Besar seperti itulah yang kita butuhkan, yaitu Imam Besar yang kudus, tidak bercela, murni, dipisahkan dari orang-orang berdosa, dan ditinggikan melebihi tingkat-tingkat surgawi.”Ibrani 7:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,”Ibrani 7:26 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, Yesus itulah Imam Agung yang kita perlukan. Ia suci; pada-Nya tidak terdapat kesalahan atau dosa apa pun. Ia dipisahkan dari orang-orang berdosa, dan dinaikkan sampai ke tempat yang lebih tinggi dari segala langit.”Ibrani 7:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kini jelas bahwa Yesuslah Imam Agung yang paling tepat bagi kita! Karena Dia kudus dan pada diri-Nya tidak ada dosa atau kesalahan apa pun. Dia juga sudah diangkat ke tempat yang terpisah dari orang berdosa, yaitu tempat yang terhormat di surga.”Ibrani 7:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For such an high priest became us, who is holy, harmless, undefiled, separate from sinners, and made higher than the heavens;”Ibrani 7:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 7:26?
Ayat ini menggambarkan Yesus sebagai Imam Besar yang kudus, tanpa cela, murni, dan terpisah dari orang berdosa, serta ditinggikan di atas surga. Ini menunjukkan bahwa Yesus sempurna dan layak menjadi pengantara kita.
Latar belakang
Imam Besar Seperti Itulah Yang Kita Butuhkan
Penulis Ibrani merangkum sifat-sifat Imam Besar yang sempurna: kudus (murni, terpisah dari dosa), tidak bercela (tanpa cacat), murni (tanpa noda), dipisahkan dari orang-orang berdosa (melampaui kondisi manusia berdosa), dan ditinggikan melebihi tingkat-tingkat surgawi (tertinggi dalam otoritas). Kristus memenuhi semua sifat ini dengan sempurna—jauh melampaui apa yang dimungkinkan oleh imam manusia.
Di mana
Surga
Kehadiran Tuhan yang tertinggi
Kapan
Sekarang
Kristus di surga sebagai Imam Besar
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Merangkum kualitas Imam Besar yang sempurna
Kepada
Jemaat Kristen Yahudi
Mereka yang menghargai kekudusan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὅσιος
hosios · holy
Kudus, suci—dipisahkan dari dosa dan disucikan untuk tujuan Tuhan
ἀμέμπτος
amemptos · blameless
Tidak bercela, sempurna—tanpa cacat atau kesalahan
ὑψηλός
hupsēlos · exalted
Tertinggi, melampaui—lebih tinggi dari semua makhluk lain
Kristus sebagai Imam Besar yang sempurna melampaui semua imam manusia dalam setiap aspek moral, spiritual, dan otoritas—Dia adalah Imam ideal yang telah kita tunggu.
Tahukah kamu
Kontras Sempurna Dengan Imam Manusia
Imam manusia memiliki kelemahan, melakukan dosa, memerlukan penyucian, dan terikat pada batasan kemanusiaan. Kristus adalah yang sebaliknya dari semua hal itu. Dia adalah kebalikan dari semua yang membuat imam manusia tidak sempurna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 7:26
Ibrani 4:15
Kristus memahami kelemahan kita tetapi sempurna dalam kekudusan
“Kita tidak memiliki Imam Besar yang tidak dapat memahami kelemahan-kelemahan kita, tetapi kita memiliki Imam Besar yang telah dicobai dalam segala hal, sama seperti kita, tetapi Ia tidak berdosa”
1 Yohanes 3:7
Kristus adalah standar kesempurnaan kebenaran
“Siapa pun yang melakukan kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar”
Wahyu 3:7
Kristus digambarkan sebagai Yang Kudus dan Yang Benar
“Inilah kata-kata dari Yang Kudus, Yang Benar, Yang memegang kunci Daud”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 7:26
✕ Sering dikira
Kristus yang sempurna berarti Dia tidak dapat memahami perjuangan manusia
✓ Yang sebenarnya
Kristus sempurna namun Dia telah dicobai dalam segala hal dan memahami kelemahan kita sepenuhnya
✕ Sering dikira
Kekudusan Kristus berarti Dia tidak punya hubungan dengan manusia yang berdosa
✓ Yang sebenarnya
Kekudusan Kristus justru membuat-Nya menjadi Imam yang sempurna untuk menyelamatkan manusia berdosa—Dia yang suci melayani yang tidak suci
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 7:26
Yesus tidak seperti pemimpin lain yang punya kelemahan. Kita bisa datang kepada-Nya dengan yakin, karena Dia murni dan tidak bercela. Dia adalah teladan yang sempurna untuk kita ikuti dalam kekudusan.
Tuhan Yesus, aku bersyukur Engkau Imam Besar yang kudus; murnikan hatiku hari ini agar aku dapat hidup lebih dekat dengan-Mu. Amin.