Doa dengan Air Mata
Ibrani 5:7
Kristus sebagai Manusia yang Menderita
“Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus mempersembahkan doa maupun permohonan dengan ratapan dan air mata kepada Dia yang dapat menyelamatkan-Nya dari kematian. Dan, Ia didengar karena kesalehan-Nya.”Ibrani 5:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, Ibrani 5.8–13 14 dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.”Ibrani 5:7 · TB
Terjemahan Baru
“Pada masa Yesus hidup di dunia ini, Ia berdoa dan memohon dengan teriakan dan tangis kepada Allah, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari kematian. Dan karena Ia tunduk kepada Allah dengan penuh hormat, maka Ia didengarkan.”Ibrani 5:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yesus hidup di dunia ini, Dia selalu berdoa memohon pertolongan Allah dengan banyak tangisan dan air mata, karena Dia percaya bahwa Allah sanggup menyelamatkan-Nya dari kematian. Dan Allah menjawab permohonan-Nya itu, karena Yesus selalu menghormati Allah.”Ibrani 5:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who in the days of his flesh, when he had offered up prayers and supplications with strong crying and tears unto him that was able to save him from death, and was heard in that he feared;”Ibrani 5:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 5:7?
Ayat ini menunjukkan Yesus yang sepenuhnya manusia: Ia berdoa dengan ratapan dan air mata kepada Bapa, yang mampu menyelamatkan-Nya dari kematian. Respons Bapa adalah mendengar-Nya, bukan karena Yesus bebas dari penderitaan, tetapi karena kesalehan dan ketaatan-Nya, sehingga doa-Nya dijawab sesuai kehendak Allah.
Latar belakang
Doa Kristus yang Dalam
Dalam hidupnya di bumi, Yesus mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratapan dan air mata kepada Dia yang bisa menyelamatkan-Nya dari kematian. Ini adalah gambar Yesus di Kebun Getsemani, berdoa dengan begitu sungguh-sungguh sampai keringat seperti darah. Dia didengar karena kesalehannya—karena Dia benar-benar mengambil dosa-dosa dunia dengan serius.
Di mana
Kebun Getsemani atau Yerusalem
Malam sebelum kematian Yesus, ketika Dia berdoa dengan sangat sungguh-sungguh
Kapan
~30 M
Tiga tahun khotbah Yesus, menit-menit terakhir sebelum penyaliban
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Guru Kristen awal yang menulis surat kepada jemaat Yahudi
Kepada
Jemaat Yahudi Kristen
Pengikut Yesus yang memahami tradisi imam dan kurban Taurat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δεήσεις
deēseis · prayers
permohonan, doa permintaan, doa yang sangat sungguh-sungguh
μετὰ κραυγῆς ἰσχυρᾶς καὶ δακρύων
meta kraugēs ischyras kai dakryōn · with tears
dengan teriakan kuat dan air mata, ekspresi emosi yang dalam
εὐλάβεια
eulabeia · reverence
kesalehan, penghormatan, kehati-hatian yang penuh rasa hormat
Kristus berdoa dengan sungguh-sungguh (air mata dan teriakan), bukan karena takut, tetapi karena Dia memiliki kesalehan yang dalam—penghormatan kepada Bapa dan kesadaran akan beban yang akan dipikul.
Tahukah kamu
Kesalehan Kristus
Istilah 'kesalehan' (eusebia) bukan berarti takut kepada Tuhan seperti takut hukuman, tetapi penghormatan yang dalam dan cinta kepada Allah Bapa. Kristus berdoa bukan karena takut tetapi karena Dia menghormati kehendak Bapa dan mengerti beban dosa yang akan dibawa-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 5:7
Lukas 22:39-44
doa Kristus yang sungguh-sungguh dengan penderitaan
“Yesus berdoa di Kebun Getsemani dengan keringat seperti darah”
Yohanes 11:33-35
Yesus memiliki emosi yang mendalam dan dapat menderita
“Yesus sedih dan menangis di makam Lazarus”
Mazmur 22:1-2
Kristus mengalami kesedihan dan ketakutan yang mendalam
“Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan aku?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 5:7
✕ Sering dikira
Kristus tidak perlu berdoa kepada Tuhan karena Dia adalah Tuhan
✓ Yang sebenarnya
Kristus sebagai manusia berdoa dengan air mata kepada Allah Bapa dan didengar oleh-Nya
✕ Sering dikira
Air mata Kristus menunjukkan bahwa Dia tidak siap mati untuk umat
✓ Yang sebenarnya
Kesalehan Kristus membuat Dia berdoa dengan sungguh-sungguh, menunjukkan berapa dalam Dia menghormati Bapa dan memahami beban dosa
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 5:7
Saat Anda menghadapi penderitaan, berdoalah dengan jujur dan sungguh-sungguh seperti Yesus, tanpa takut mengungkapkan kerentanan. Percayalah bahwa Allah mendengar, meskipun jawaban-Nya mungkin tidak menghilangkan kesulitan, tetapi memberi kekuatan untuk melaluinya.
Bapa, ajar saya untuk berdoa dengan ketulusan dan keyakinan, seperti Yesus yang berseru kepada-Mu dalam air mata, percaya bahwa Engkau mendengar dan menjawab sesuai kasih-Mu. Amin.