Belas Kasihan Imam
Ibrani 5:2
Memahami Kelemahan Manusia
“Karena imam besar juga penuh dengan kelemahan, maka ia juga dapat bersikap lembut terhadap orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan mudah tersesat.”Ibrani 5:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan,”Ibrani 5:2 · TB
Terjemahan Baru
“Imam agung itu sendiri lemah dalam banyak hal, dan karena itu ia dapat berlaku lemah lembut terhadap orang-orang yang tidak tahu apa-apa dan yang sesat jalannya.”Ibrani 5:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setiap imam besar dapat berpengertian terhadap sesamanya manusia yang tidak paham kehendak Allah dan berbuat salah, karena imam itu sendiri juga manusia biasa yang penuh dengan kelemahan.”Ibrani 5:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who can have compassion on the ignorant, and on them that are out of the way; for that he himself also is compassed with infirmity.”Ibrani 5:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 5:2?
Karena imam besar adalah manusia biasa yang juga memiliki kelemahan, ia dapat bersikap lembut dan mengerti terhadap orang-orang yang kurang pengetahuan dan mudah tersesat. Ini menekankan bahwa imam besar tidak sempurna, sehingga ia bisa berempati.
Latar belakang
Imam Besar yang Memahami Umatnya
Karena imam besar juga penuh kelemahan, dia bisa merasakan simpati kepada orang-orang yang bodoh atau tersesat. Ini bukan tentang imam yang tinggi dan jauh, melainkan seorang pemimpin yang memahami pergumulan umatnya dari pengalaman pribadinya.
Di mana
Mungkin Roma
Gereja mula-mula yang sedang mengalami tantangan
Kapan
~60-70 M
Era Kristen awal, setelah kehancuran Bait Suci
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Guru Kristen awal yang menulis surat kepada jemaat Yahudi
Kepada
Jemaat Yahudi Kristen
Pengikut Yesus yang memahami tradisi imam dan kurban Taurat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀσθένεια
astheneia · weakness
ketidakmampuan, kelemahan fisik atau moral
μετριοπάθεια
metriopatheia · compassion
kemampuan untuk merasakan dengan sedang, empati yang seimbang
ἀγνοέω
agnoéō · ignorant
tidak tahu, tidak memahami, dalam ketidaktahuan
Imam besar harus memiliki kelemahan agar bisa merasa iba dengan orang-orang yang terjerat dosa dan ketidaktahuan. Ini adalah kualifikasi sejati untuk menjadi pemimpin spiritual yang efektif.
Tahukah kamu
Kelemahan Sebagai Kekuatan
Dalam budaya Yunani, kelemahan adalah aib. Tetapi dalam teologi Hebrews, kelemahan imam adalah aset—itu membuat dia mampu berkompasi dengan umatnya. Kristus akan mengambil konsep ini ke tingkat yang benar-benar baru.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 5:2
2 Korintus 12:9
kelemahan sebagai cara Allah bekerja
“Kuasa Allah disempurnakan dalam kelemahan kita”
Yudas 1:2
belas kasihan sebagai hadiah spiritual
“Belas kasihan dan damai sejahtera dari Allah”
1 Petrus 2:9
umat yang tersesat membutuhkan pemimpin yang kompas
“Kamu adalah umat pilihan Allah yang dipanggil dari kegelapan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 5:2
✕ Sering dikira
Imam besar tidak boleh memiliki kelemahan karena dia adalah wakil Allah
✓ Yang sebenarnya
Kelemahan imam membuat dia mampu memahami dan berkomasi dengan umatnya
✕ Sering dikira
Orang yang terjerat dosa tidak layak mendapat belas kasihan dari pemimpin spiritual
✓ Yang sebenarnya
Pemimpin spiritual yang memahami kelemahan justru yang paling bisa memberikan belas kasihan
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 5:2
Ketika kita berhadapan dengan orang yang berbuat salah karena ketidaktahuan, kita dipanggil untuk bersikap lembut, bukan menghakimi. Ingatlah bahwa kita juga memiliki kelemahan, sehingga kita bisa mengerti dan menolong mereka dengan kasih.
Tuhan, mampukan kami untuk bersikap lembut kepada mereka yang tersesat, sebagaimana Engkau lembut kepada kami. Amin.