Perempuan yang menerima kembali orang yang sudah mati
Ibrani 11:35
Iman
“Para perempuan menerima kembali orang-orang mati mereka dengan cara yang sama dari kebangkitan, tetapi sebagian ada yang dianiaya dan menolak untuk menerima pembebasan supaya mereka mendapatkan kebangkitan yang lebih baik.”Ibrani 11:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak Ibrani 11.36–12.1 43 mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.”Ibrani 11:35 · TB
Terjemahan Baru
“Karena beriman, maka wanita-wanita mendapat kembali orang-orangnya yang telah mati. Ada pula yang rela disiksa sampai mati, dan menolak untuk dibebaskan, karena mau dihidupkan kembali bagi suatu kehidupan yang lebih baik.”Ibrani 11:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena percaya penuh kepada Allah, ada beberapa perempuan yang mengalami keajaiban, yaitu anggota keluarga mereka dihidupkan kembali dari kematian. Namun, ada juga orang-orang lain yang karena percaya penuh terus disiksa dalam penjara. Mereka diberi pilihan, “Kalau kamu menghina Allahmu, kamu akan dibebaskan!” Tetapi mereka menolak kebebasan itu karena percaya penuh bahwa sekalipun harus mati, mereka akan dihidupkan kembali dalam suatu kehidupan yang jauh lebih baik.”Ibrani 11:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Women received their dead raised to life again: and others were tortured, not accepting deliverance; that they might obtain a better resurrection:”Ibrani 11:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 11:35?
Ayat ini membandingkan iman yang membawa pemulihan (perempuan menerima orang mati) dengan iman yang menolak pembebasan demi kebangkitan yang lebih baik. Ini mengajarkan bahwa iman sejati melampaui keinginan duniawi dan mengharapkan pahala surgawi.
Latar belakang
Iman ibu yang percaya pada kebangkitan
Penulis menyebutkan 'para perempuan yang menerima kembali orang-orang mati mereka dengan cara yang sama dari kebangkitan.' Ini merujuk pada janda di Zarfat yang anaknya dibangkitkan oleh Elia, dan ibu dari anak Sunem yang anaknya dibangkitkan oleh Elisa. Perempuan-perempuan ini memiliki iman yang luar biasa. Iman mereka cukup kuat untuk berdiri di hadapan nabi dan meminta mukjizat.
Di mana
Zarfat dan Sunem
Kisah-kisah tentang ibu-ibu yang melihat anak-anak mereka dibangkitkan
Kapan
Zaman Elia dan Elisa
Periode ketika nabi-nabi melakukan mukjizat kebangkitan
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Merayakan iman perempuan yang percaya pada kebangkitan
Kepada
Jemaat yang mungkin kehilangan orang yang dicintai
Orang-orang yang perlu percaya bahwa kematian bukan akhir cerita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κομίζω
komizō · received
menerima, mendapatkan kembali; tindakan menerima kembali
νεκρός
nekros · dead
mati, mayat; tidak memiliki kehidupan
ἀνάστασις
anastasis · resurrection
kebangkitan, bangkit kembali; kembali ke kehidupan
Perempuan-perempuan beriman menerima kembali orang-orang mati mereka karena mereka percaya pada kekuatan Tuhan.
Tahukah kamu
Perempuan sebagai subjek iman
Dalam budaya kuno, suara perempuan sering tidak didengar. Tetapi dalam cerita-cerita ini, perempuan memiliki iman yang cukup kuat untuk memanggil nabi. Iman mereka memberdayakan mereka untuk melampaui pembatasan sosial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 11:35
1 Raja-raja 17:17-24
Cerita janda dari Zarfat
“Anak janda itu sakit... tetapi Elia mengangkat dia ketiga kalinya kepada Tuhan”
2 Raja-raja 4:32-37
Cerita anak Sunem
“Elisa naik dan berbaring di atas anak itu... dan anak itu bersin tujuh kali”
Yohanes 11:23-26
Yesus sebagai kebangkitan yang definitif
“Yesus berkata kepadanya: 'Anak-anakmu akan bangkit'... 'Aku adalah kebangkitan dan kehidupan'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 11:35
✕ Sering dikira
Perempuan ini secara pasif menerima mukjizat
✓ Yang sebenarnya
Perempuan ini secara aktif percaya dan meminta kepada nabi
✕ Sering dikira
Kebangkitan mereka adalah kesempurnaan iman mereka
✓ Yang sebenarnya
Mereka menerima sebagai bukti iman pada kebangkitan yang akan datang
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 11:35
Kadang kita berdoa untuk kelepasan, tetapi Allah punya rencana yang lebih besar. Jika doa belum dijawab seperti yang kita mau, tetap percaya bahwa Dia menyediakan yang terbaik, bahkan jika harus menderita.
Tuhan, aku percaya rencana-Mu lebih tinggi dari pikiranku. Beri aku iman untuk menantikan kebangkitan yang lebih baik. Amin.