Pohon anggur menolak menjadi raja
Hakim-hakim 9:11
Abimelekh dan Semak Duri
“Pohon ara menjawab, ‘Haruskah aku meninggalkan manisanku dan buah-buahku yang baik, lalu pergi melayang-layang di atas pohon-pohon?’”Hakim-hakim 9:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jawab pohon ara itu kepada mereka: Masakan aku meninggalkan manisanku dan buah-buahku yang baik, dan pergi melayang di atas pohon-pohon?”Hakim-hakim 9:11 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi pohon ara menjawab, 'Saya tidak mau, sebab untuk menjadi rajamu saya harus berhenti menghasilkan buah ara yang manis-manis.'”Hakim-hakim 9:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jawab pohon ara,“Aku tidak mau berhenti menghasilkan buahku yang lezathanya untuk melambai-lambai di atas pohon-pohon lain.””Hakim-hakim 9:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the fig tree said unto them, Should I forsake my sweetness, and my good fruit, and go to be promoted over the trees?”Hakim-hakim 9:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 9:11?
Pohon ara menolak menjadi raja karena lebih memilih menghasilkan buah yang manis dan baik daripada 'melayang-layang' di atas pohon-pohon, artinya sibuk dengan urusan kekuasaan yang tidak berguna.
Latar belakang
Pohon anggur juga menolak untuk memerintah
Sama seperti pohon ara, pohon anggur menolak tawaran menjadi raja. Alasannya: tidak mau meninggalkan air buah anggurnya yang menyukakan Allah dan manusia untuk melayang-layang di atas pohon-pohon lain.
Di mana
Gunung Gerizim
Di lereng gunung, saat Yotam berseru
Kapan
~1150 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Pohon-pohon (dalam perumpamaan Yotam)
Tokoh alegoris dalam kisah Yotam
Kepada
Pohon anggur
Tokoh alegoris yang mewakili orang yang menolak kuasa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גֶּפֶן
gefen · pohon anggur
tanaman anggur yang menghasilkan buah untuk anggur
תִּירוֹשׁ
tirosh · air buah anggur
anggur baru atau hasil bumi yang segar, simbol berkat dan sukacita
שָׂמַח
samach · menyukakan
bersukacita, membuat gembira
Kata tirosh (anggur baru) menekankan berkat material yang membawa sukacita. Pohon anggur enggan menukar berkat ini dengan 'melayang-layang' (kekuasaan yang tidak stabil). Ini mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati tidak menghancurkan berkat, tetapi memeliharanya untuk kebaikan bersama.
Tahukah kamu
Anggur: simbol sukacita
Dalam Alkitab, anggur sering dikaitkan dengan sukacita dan berkat Allah (Mazmur 104:15). Penolakan pohon anggur menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam ambisi kekuasaan, melainkan dalam melayani melalui karunia yang sudah ada.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 9:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 9:11
✕ Sering dikira
Menganggap pohon anggur sombong karena menolak memimpin.
✓ Yang sebenarnya
Justru pohon anggur realistis: memimpin bukanlah tujuannya, tetapi melayani melalui buahnya. Ini kritik terhadap mereka yang haus kuasa tanpa kualifikasi.
✕ Sering dikira
Mengartikan 'melayang-layang' sebagai pekerjaan yang mulia.
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini ironis: raja yang diminta tidak punya akar, hanya melayang, yaitu hidup di atas tanpa menghasilkan buah.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 9:11
Pertimbangkanlah: apakah yang kamu lakukan benar-benar bermanfaat atau hanya buang-buang waktu? Pilihlah untuk melakukan hal yang berdampak nyata bagi orang lain.
Ya Bapa, tolong aku untuk tidak terjebak dalam kesibukan yang sia-sia. Arahkan aku pada pekerjaan yang menghasilkan kebaikan bagi banyak orang. Amin.