Bulu Domba Basah, Tanah Kering

Hakim-hakim 6:38

Panggilan Gideon dan Tanda dari TUHAN

Lalu, terjadilah demikian. Ketika dia bangun pagi-pagi pada keesokan harinya, dipulasnya guntingan bulu itu dan diperasnya embun dari guntingan bulu itu, secawan penuh air.

Hakim-hakim 6:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 6:38?

Allah menjawab permintaan Gideon dengan menunjukkan kuasa-Nya: keesokan paginya, bulu domba basah oleh embun, bahkan bisa memeras secawan penuh air, sementara tanah di sekitarnya kering. Ini membuktikan bahwa Allah mendengar dan menanggapi permintaan Gideon, memberinya keyakinan.

Latar belakang

Tanda Pertama Terjadi

Gideon bangun pagi-pagi dan memeras bulu domba itu, ternyata bulu itu penuh dengan embun, hingga secawan penuh air, sementara tanah di sekitarnya tetap kering. Ini menunjukkan kuasa Allah.

Di mana

Ofra

Pagi hari, di tempat pengirikan

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Permintaan tanda Gideon
Permintaan tanda kedua
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Hakim-hakim, menceritakan peristiwa

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel dan kita yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָצָה

matsah · memeras

memeras, menekan untuk mengeluarkan cairan

סֵפֶל

sefel · cawan

mangkuk atau cawan

מַיִם

mayim · air

air, H2O

Kata 'memeras' dan 'cawan' menunjukkan bahwa jumlah airnya banyak, bukan hanya sedikit. Ini menekankan bahwa tanda itu jelas dan tidak bisa disangkal.

Tahukah kamu

Secawan Penuh Air

Bulu domba dapat menyerap banyak air, bahkan dalam semalam. Secawan penuh air (kira-kira 0,5 liter) menunjukkan bahwa tanda itu nyata, bukan sekadar kabut.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:38

✕  Sering dikira

Bulu domba yang basah adalah hal biasa karena embun pagi.

✓  Yang sebenarnya

Yang luar biasa adalah tanah di sekitarnya tetap kering.

✕  Sering dikira

Gideon menguji Allah karena tidak percaya.

✓  Yang sebenarnya

Permintaan ini adalah bagian dari proses penguatan iman, bukan ketidakpercayaan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 6:38

Allah setia menjawab doa kita, kadang dengan cara yang nyata. Belajar dari Gideon, kita perlu memperhatikan jawaban Tuhan dan bersyukur atas bukti kesetiaan-Nya.

Ya Allah, terima kasih karena Engkau mendengar seruanku. Buka mataku untuk melihat jawaban-Mu dan hati untuk bersyukur atas kebaikan-Mu. Amin.