Suku Dan Mencari Warisan
Hakim-hakim 18:1
Dan Mencari Tempat Tinggal
“Pada zaman itu, tidak ada raja di Israel, dan pada zaman itu, suku Dan sedang mencari milik pusaka untuk didiami. Sebab, sampai hari itu, mereka belum mendapat bagian milik pusaka di antara suku-suku Israel.”Hakim-hakim 18:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel dan pada zaman itu suku Dan sedang mencari milik pusaka untuk menetap, sebab Hakim-hakim 18.2–5 97 sampai hari itu mereka belum juga mendapat bagian milik pusaka di tengah-tengah suku-suku Israel.”Hakim-hakim 18:1 · TB
Terjemahan Baru
“Pada masa itu di Israel tidak ada raja. Suku Dan masih mencari-cari daerah untuk menjadi wilayah mereka, sebab mereka belum juga mendapat tanah bersama suku-suku lainnya di dalam bangsa Israel.”Hakim-hakim 18:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada waktu itu Israel tidak punya raja. Lagipula suku Dan masih mencari tanah warisanuntuk mereka tempati, karena sampai saat itu mereka belum mendapat tanah warisan di antara suku-suku Israel lainnya.”Hakim-hakim 18:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“In those days there was no king in Israel: and in those days the tribe of the Danites sought them an inheritance to dwell in; for unto that day all their inheritance had not fallen unto them among the tribes of Israel.”Hakim-hakim 18:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 18:1?
Ayat ini menjelaskan bahwa pada zaman Hakim-him, bangsa Israel belum memiliki raja, dan suku Dan belum mendapatkan tanah warisan mereka. Karena itu, mereka mencari tempat untuk menetap, yang menunjukkan ketidakstabilan dan kebutuhan akan kepemimpinan.
Latar belakang
Tidak ada raja, suku Dan tanpa warisan
Catatan ini memperkenalkan masa ketika Israel belum memiliki raja, sehingga setiap orang melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri. Suku Dan, salah satu dari dua belas suku, hingga saat itu belum menerima bagian tanah pusaka yang layak, sehingga mereka mencari wilayah untuk ditempati.
Di mana
Israel
Umum, seluruh wilayah Israel
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis kitab Hakim-hakim
Narator tak bernama, mencatat sejarah Israel
Kepada
Pembaca Israel
Umat Israel yang hidup setelah masa hakim-hakim
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּקַשׁ
baqash · mencari
mencari, menginginkan, berusaha mendapatkan
נַחֲלָה
nachalah · milik pusaka
warisan, bagian tanah yang diwariskan
יָשַׁב
yashav · mendiami
tinggal, menetap, mendiami
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa suku Dan secara aktif mencari dan berusaha mendapatkan warisan yang seharusnya sudah menjadi hak mereka, tetapi belum terwujud. Hal ini menegaskan bahwa pada zaman itu, janji Tuhan belum terpenuhi bagi suku ini, sehingga mereka harus berjuang sendiri.
Tahukah kamu
Suku Dan seperti anak bungsu yang belum dapat jatah
Dalam pembagian tanah di Yosua, suku Dan mendapat daerah di dekat pantai, tetapi mereka kesulitan menguasainya karena tekanan orang Filistin dan Amori. Jadi, mereka harus mencari tempat lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 18:1
Yosua 19:40-48
Pembagian warisan
“Bagi suku bani Dan... keluarlah undiannya yang ketujuh.”
Hakim-hakim 17:6
Tema serupa
“Pada zaman itu tidak ada raja di Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri.”
Ulangan 29:1
Konteks perjanjian
“Inilah perkataan perjanjian yang diperintahkan TUHAN kepada Musa”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 18:1
✕ Sering dikira
Menganggap suku Dan malas atau tidak beriman karena belum mendapat warisan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mungkin terdesak oleh musuh dan belum sempat menaklukkan daerahnya.
✕ Sering dikira
Menganggap 'tidak ada raja' sebagai penilaian moral langsung.
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih merupakan latar belakang untuk menjelaskan kekacauan politik dan rohani pada zaman itu.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 18:1
Kita mungkin juga mengalami masa tanpa 'raja' atau arah yang jelas. Namun, seperti suku Dan, kita bisa proaktif mencari solusi, sambil tetap mengandalkan Tuhan untuk menuntun langkah kita.
Tuhan, saat aku merasa kehilangan arah, tolong bimbing aku untuk mencari kehendak-Mu dan beri aku keberanian untuk melangkah. Amin.