Hasil yang mengecewakan
Hagai 1:6
Krisis yang Tidak Jelas
“Kamu telah menabur banyak, tetapi menuai sedikit. Kamu makan, tetapi tidak kenyang. Kamu minum, tetapi tidak sampai puas. Kamu berpakaian, tetapi tidak ada kehangatan. Lalu, orang yang bekerja mendapat upah, mendapat upah demi pundi-pundi yang berlubang!’”Hagai 1:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas; Hagai 1.7–11 2 kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang!”Hagai 1:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu telah menabur banyak benih, namun panenmu sedikit. Kamu ada makanan, tetapi tidak cukup untuk mengenyangkan perutmu. Kamu mempunyai anggur, tetapi tidak cukup untuk memuaskan hatimu. Kamu mempunyai pakaian, tetapi tidak cukup untuk menghangatkan dirimu. Dan upah yang diterima kaum buruh tidak cukup untuk menyambung hidup mereka.”Hagai 1:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ye have sown much, and bring in little; ye eat, but ye have not enough; ye drink, but ye are not filled with drink; ye clothe you, but there is none warm; and he that earneth wages earneth wages to put it into a bag with holes.”Hagai 1:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hagai 1:6?
Keadaan umat sangat memprihatinkan: menabur banyak hasil sedikit, makan tidak kenyang, minum tidak puas, berpakaian tidak hangat, dan bekerja tetapi upahnya hilang. Ini adalah akibat dari dosa menunda pembangunan Bait Suci dan bukti kutukan Tuhan.
Latar belakang
Tuhan menjelaskan tanda-tanda
Tuhan menunjukkan bahwa semua usaha mereka sia-sia: makan tidak kenyang, minum tidak puas, pakaian tidak hangat, upah hilang seperti pundi berlubang. Ini bukan kebetulan, tapi teguran Ilahi.
Di mana
Yerusalem
Di dekat reruntuhan Bait Suci, siang hari
Kapan
~520 SM
Setelah Pembuangan
Yang berbicara
Tuhan semesta alam
Allah Israel, berdaulat atas alam dan sejarah
Kepada
Bangsa Yehuda
Orang-orang yang kembali dari pembuangan, hidup di Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹא
bo · menuai
membawa masuk atau menghasilkan
קָרוּעַ
qarua · berlubang
sobek, robek, atau berlubang
צְרוֹר
tseror · pundi-pundi
kantong atau tempat penyimpanan uang
Kata 'tseror' biasanya berarti kantong uang yang diikat kuat, tetapi di sini justru 'qarua' (sobek). Ini gambaran bahwa berkat yang seharusnya aman menjadi sia-sia karena dosa.
Tahukah kamu
Pundi-pundi berlubang
Dalam budaya kuno, uang disimpan dalam kantong kain; jika berlubang, koin jatuh tanpa disadari. Ini gambaran upah yang cepat hilang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hagai 1:6
Ulangan 28:38
Kutuk perjanjian
“Banyak benih yang akan kaubawa ke ladang, tetapi sedikit yang akan kaukumpulkan, sebab belalang akan menghabiskannya.”
Maleakhi 3:10
Berkat vs kutuk
“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada makanan di rumah-Ku. Ujilah Aku...”
Yesaya 55:2
Kesia-siaan usaha
“Mengapa kamu membelanjakan uang untuk yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk yang tidak mengenyangkan?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hagai 1:6
✕ Sering dikira
Tuhan tidak peduli dengan kebutuhan jasmani kita.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan justru memakai kebutuhan jasmani untuk menegur dan memanggil umat kembali.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa kesejahteraan adalah tanda berkat, kemiskinan tanda kutuk.
✓ Yang sebenarnya
Berkat jasmani memang terkait dengan ketaatan, tapi ini bukan ajaran umum; di sini khusus untuk perjanjian Israel.
Renungan
Renungan Singkat Hagai 1:6
Ajaran ini mengingatkan kita bahwa melayani Tuhan bukanlah beban, tetapi sumber berkat. Saat kita memprioritaskan pekerjaan-Nya, maka kebutuhan kita akan tercukupi. Sebaliknya, jika kita mengabaikan-Nya, hidup kita akan serba kekurangan.
Tuhan, aku tidak mau hidup dalam kekurangan karena mengabaikan-Mu. Mampukan aku untuk mendahulukan kehendak-Mu dan percaya bahwa Engkau akan mencukupi semua kebutuhanku. Amin.