Hasil yang mengecewakan

Hagai 1:6

Krisis yang Tidak Jelas

Kamu telah menabur banyak, tetapi menuai sedikit. Kamu makan, tetapi tidak kenyang. Kamu minum, tetapi tidak sampai puas. Kamu berpakaian, tetapi tidak ada kehangatan. Lalu, orang yang bekerja mendapat upah, mendapat upah demi pundi-pundi yang berlubang!’

Hagai 1:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hagai 1:6?

Keadaan umat sangat memprihatinkan: menabur banyak hasil sedikit, makan tidak kenyang, minum tidak puas, berpakaian tidak hangat, dan bekerja tetapi upahnya hilang. Ini adalah akibat dari dosa menunda pembangunan Bait Suci dan bukti kutukan Tuhan.

Latar belakang

Tuhan menjelaskan tanda-tanda

Tuhan menunjukkan bahwa semua usaha mereka sia-sia: makan tidak kenyang, minum tidak puas, pakaian tidak hangat, upah hilang seperti pundi berlubang. Ini bukan kebetulan, tapi teguran Ilahi.

Di mana

Yerusalem

Di dekat reruntuhan Bait Suci, siang hari

Kapan

~520 SM

Setelah Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan semesta alam

Allah Israel, berdaulat atas alam dan sejarah

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang kembali dari pembuangan, hidup di Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בּוֹא

bo · menuai

membawa masuk atau menghasilkan

קָרוּעַ

qarua · berlubang

sobek, robek, atau berlubang

צְרוֹר

tseror · pundi-pundi

kantong atau tempat penyimpanan uang

Kata 'tseror' biasanya berarti kantong uang yang diikat kuat, tetapi di sini justru 'qarua' (sobek). Ini gambaran bahwa berkat yang seharusnya aman menjadi sia-sia karena dosa.

Tahukah kamu

Pundi-pundi berlubang

Dalam budaya kuno, uang disimpan dalam kantong kain; jika berlubang, koin jatuh tanpa disadari. Ini gambaran upah yang cepat hilang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hagai 1:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hagai 1:6

✕  Sering dikira

Tuhan tidak peduli dengan kebutuhan jasmani kita.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan justru memakai kebutuhan jasmani untuk menegur dan memanggil umat kembali.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa kesejahteraan adalah tanda berkat, kemiskinan tanda kutuk.

✓  Yang sebenarnya

Berkat jasmani memang terkait dengan ketaatan, tapi ini bukan ajaran umum; di sini khusus untuk perjanjian Israel.

Renungan

Renungan Singkat Hagai 1:6

Ajaran ini mengingatkan kita bahwa melayani Tuhan bukanlah beban, tetapi sumber berkat. Saat kita memprioritaskan pekerjaan-Nya, maka kebutuhan kita akan tercukupi. Sebaliknya, jika kita mengabaikan-Nya, hidup kita akan serba kekurangan.

Tuhan, aku tidak mau hidup dalam kekurangan karena mengabaikan-Mu. Mampukan aku untuk mendahulukan kehendak-Mu dan percaya bahwa Engkau akan mencukupi semua kebutuhanku. Amin.