Abraham percaya, dan itu cukup
Galatia 3:6
Contoh abadi tentang iman
“Sama seperti Abraham yang percaya kepada Allah sehingga hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.”Galatia 3:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Galatia 3.7–13 10”Galatia 3:6 · TB
Terjemahan Baru
“Itu sama seperti yang tertulis dalam Alkitab mengenai Abraham--begini, "Abraham percaya kepada Allah, dan karena kepercayaannya itu ia diterima oleh Allah sebagai orang yang menyenangkan hati Allah."”Galatia 3:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Begitulah yang terjadi dengan Abraham. Kitab Suci berkata,“Abraham percaya penuh kepada janji Allah. Karena itulah Allah menerima dia sebagai orang benar.””Galatia 3:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Even as Abraham believed God, and it was accounted to him for righteousness.”Galatia 3:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Galatia 3:6?
Paulus menggunakan Abraham sebagai contoh: Abraham diperhitungkan sebagai orang benar bukan karena perbuatannya, tetapi karena ia percaya kepada Allah. Ini menjadi model bagi semua orang percaya bahwa kebenaran sejati diterima oleh iman, bukan oleh usaha menaati hukum Taurat.
Latar belakang
Cara paling sederhana untuk diterima Allah
Paulus ambil contoh Abraham — bukan seorang yang ketat jalankan ritual, tapi orang yang percaya pada Allah. Itu caranya. Abraham tidak punya Hukum Taurat (hukum itu baru diberikan 430 tahun kemudian), tapi ia diterima Allah karena percaya.
Di mana
Galatia
Mereka tahu cerita Abraham dari ajaran Yahudi
Kapan
~49 M
Paulus pakai contoh sejarah untuk buktikan argumen
Yang berbicara
Paulus
Mengambil contoh dari Kitab Suci yang semua tahu
Kepada
Jemaat Galatia
Mereka yang mengenal cerita Abraham
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐπίστευσεν
episteusen · believed
percaya, menyerahkan diri sepenuhnya
λογίζω
logizō · credited
diperhitungkan, dianggap sebagai
δικαιοσύνη
dikaiosynē · righteousness
kebenaran, status diterima di hadapan Allah
Abraham percaya (episteusen), lalu kepercayaannya diperhitungkan (logizō) sebagai kebenaran (dikaiosynē) di mata Allah — tidak ada ritual yang dibutuhkan.
Tahukah kamu
Abraham hidup 2000 tahun lebih awal dari Hukum Taurat
Ini poin penting Paulus: Abraham diadili oleh Allah hanya berdasarkan iman, bukan hukum. Hukum Taurat baru muncul jauh kemudian. Jadi hukum bukan cara utama Allah terima manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Galatia 3:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Galatia 3:6
✕ Sering dikira
"Abraham dipilih karena dia sudah hidup mulia sebelum percaya."
✓ Yang sebenarnya
Kejadian 15 menunjuk Abraham diterima sebelum apa pun, hanya karena percaya.
✕ Sering dikira
"Kebenaran menurut Allah itu hasil dari perbuatan baik kita."
✓ Yang sebenarnya
Abraham menunjuk kebenaran datang dari kepercayaan kepada Allah, bukan dari usaha sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Galatia 3:6
Seperti Abraham, kita dipanggil untuk percaya kepada janji-janji Allah, bukan mengandalkan pencapaian kita. Ketika kita beriman, Allah melihat kita benar di dalam Kristus.
Tuhan, ajar aku untuk percaya sepenuhnya kepada-Mu seperti Abraham. Biarlah imanku menjadi dasar hubunganku dengan-Mu, bukan perbuatanku. Amin.