Kembali ke Yerusalem setelah 14 tahun
Galatia 2:1
Konfirmasi Apostolik di Yerusalem
“Empat belas tahun kemudian, aku kembali lagi ke kota Yerusalem dengan Barnabas dan membawa Titus bersamaku.”Galatia 2:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian setelah lewat empat belas tahun, aku pergi pula ke Yerusalem dengan Barnabas dan Tituspun kubawa juga.”Galatia 2:1 · TB
Terjemahan Baru
“Empat belas tahun kemudian, saya kembali ke Yerusalem bersama Barnabas, serta membawa Titus juga.”Galatia 2:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Empat belas tahun setelah itu, saya pergi lagi ke Yerusalem bersama Barnabas. Titus juga ikut dengan kami.”Galatia 2:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then fourteen years after I went up again to Jerusalem with Barnabas, and took Titus with me also.”Galatia 2:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Galatia 2:1?
Paulus menceritakan perjalanannya ke Yerusalem setelah empat belas tahun, bersama Barnabas dan Titus, untuk bertemu dengan para pemimpin gereja di sana. Ini menunjukkan bahwa Paulus tidak bertindak sendiri, tetapi ingin menjaga kesatuan dan memastikan bahwa Injil yang dia beritakan benar.
Latar belakang
Paul membawa bukti keberhasilan misinya
Setelah 14 tahun menyebarkan injil kepada orang-orang bukan Yahudi, Paul merasa perlu kembali ke Yerusalem untuk bertemu para pemimpin gereja. Dia membawa Barnabas dan Titus untuk menunjukkan bagaimana Allah bekerja di kalangan bangsa-bangsa bukan Yahudi.
Di mana
Yerusalem
Perjalanan dari Antiokhia ke ibukota agama Yahudi
Kapan
~48 M
Perjalanan misionaris kedua Paul
Yang berbicara
Paulus
Rasul untuk orang-orang bukan Yahudi
Kepada
Jemaat Galatia
Kristen dari kalangan Yunani
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπόστολος
apostolos · apostle
Seseorang yang diutus dengan otoritas penuh, bukan ditunjuk oleh manusia
ἀποκάλυψις
apokalypsis · revelation
Pengungkapan ilahi—Allah secara langsung menunjukkan kehendak-Nya kepada Paul
εὐαγγέλιον
euangelion · gospel
Berita baik tentang Kristus, yang isinya dapat berbeda antara konteks Yahudi dan bukan Yahudi
Paul membangun kredo bahwa otoritasnya datang langsung dari Allah, bukan dari manusia, dan injilnya yang unik untuk bukan Yahudi sama validnya dengan injil untuk orang Yahudi.
Tahukah kamu
14 tahun adalah waktu yang sangat lama
Paul tidak kembali ke Yerusalem untuk minta persetujuan, tetapi untuk menunjukkan hasil nyata dari pekerjaan Allah melalui dirinya. Ini bukan kunjungan rutin, tetapi misi untuk memvalidasi injilnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Galatia 2:1
Kisah Para Rasul 15:1-2
Konteks konsili yang sama membahas keharusan sunat
“Orang-orang tertentu datang dari Yudea mengajarkan bahwa tanpa sunat menurut adat Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.”
Roma 15:23-24
Paul berbagi tentang perjalanan dan rencana misinya
“Karena tidak ada lagi tanah dalam wilayah ini di mana aku dapat bekerja, dan karena sudah lama aku ingin mengunjungi kamu...”
1 Korintus 15:1-2
Paul membela otoritas injilnya kepada jemaat lain
“Aku umumkan kepada kamu, saudara-saudara, injil yang telah aku beritakan kepadamu, yang juga kamu terima dan di mana kamu berdiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Galatia 2:1
✕ Sering dikira
"Paul tunduk kepada para apostol dan meminta persetujuan mereka untuk pekerjaan misinya"
✓ Yang sebenarnya
Paul datang untuk menunjukkan kepada mereka apa yang Allah telah lakukan, meminta mereka mengakui otoritasnya—bukan untuk mendapat persetujuan
✕ Sering dikira
"Titus adalah anak Paul yang dibawa untuk didik dalam iman Kristus"
✓ Yang sebenarnya
Titus adalah seorang karyawan Paul yang orang Yunani, dibawa sebagai bukti hidup bahwa orang bukan Yahudi tidak perlu bersunat untuk menjadi Kristen
Renungan
Renungan Singkat Galatia 2:1
Perjalanan Paulus mengajarkan kita pentingnya bersekutu dan berbagi dengan pemimpin rohani lainnya. Sebelum mengambil keputusan besar, luangkan waktu untuk berdialog dengan orang-orang yang lebih berpengalaman dalam iman.
Tuhan Yesus, ajari aku untuk selalu mencari persekutuan dan bimbingan dari saudara seiman dalam perjalanan pelayananku. Amin.