Pilihan Antara Dua Barang
Filipi 1:22
Paulus Ambivalensi Tentang Tetap Hidup
“Akan tetapi, jika aku harus hidup dalam tubuh ini, berarti aku akan bekerja menghasilkan buah. Lalu, mana yang harus aku pilih, aku tidak tahu.”Filipi 1:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.”Filipi 1:22 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau dengan hidup di dunia ini, saya dapat melakukan pekerjaan yang lebih berguna, maka saya tidak tahu mana yang harus saya pilih.”Filipi 1:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi selama saya masih hidup di dunia ini, saya akan terus berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak lagi dalam pelayanan saya bagi Tuhan Yesus. Maka seandainya saya diizinkan memilih, saya tidak tahu apakah saya lebih senang hidup atau segera mati.”Filipi 1:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if I live in the flesh, this is the fruit of my labour: yet what I shall choose I wot not.”Filipi 1:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Filipi 1:22?
Paulus berada dalam dilema: jika hidup terus, ia bisa melayani dan menghasilkan buah; jika mati, ia bersama Kristus. Ia tidak yakin mana yang lebih baik, tetapi ia ingin tetap hidup untuk melayani jemaat.
Latar belakang
Ketika Pekerjaan Masih Diperlukan, Tetapi Hati Sudah Siap Pergi
Setelah mengatakan bahwa hidup adalah Kristus, Paulus menambahkan sesuatu yang realistis: jika dia tetap hidup dalam tubuh ini, itu berarti dia akan terus bekerja menghasilkan buah. Dia tidak yakin apa yang harus dia pilih. Ini adalah pengakuan jujur tentang ambivalensi Paulus—di satu sisi, dia melihat keutamaan pergi untuk bersama Kristus. Di sisi lain, dia menyadari bahwa tinggal untuk melayani jemaat juga penting dan bermakna.
Di mana
Refleksi dalam penjara
Paulus dengan tulus mempertanyakan apakah dia ingin hidup atau meninggal
Kapan
~62 M
Paulus dalam pertimbangan emosional yang mendalam
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang jujur tentang pertentangan dalam hatinya
Kepada
Jemaat Filipi
Komunitas yang mengerti bahwa bahkan pemimpin besar mengalami keraguan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
συνέχω
synechō · straitened, pressed, hemmed in
Didesak dari dua sisi, tidak memiliki ruang untuk bergerak, tertahan dalam pilihan yang sulit
ἐπιθυμέω
epithymeō · desire, wish, long for
Keinginan yang kuat dan mendalam, hasrat yang berasal dari relung terdalam hati
πολλῷ κρεῖσσον
pollō kreisson · very much better, far more excellent
Jauh lebih baik, unggul secara substansial—perbandingan bahwa bersama Kristus jauh melampaui apa yang bisa dinikmati di dunia
'Synechō' (terdesak), 'epithymeō' (hasrat mendalam), dan 'polō kreisson' (jauh lebih baik) menunjukkan pertentangan batin Paulus yang intensif—dia terdesak dari dua sisi tetapi hasrat mendalamannya adalah untuk bersama Kristus karena itu jauh lebih baik.
Tahukah kamu
Ambivalensi Adalah Bentuk Kematangan
Tidak seperti beberapa orang yang secara gampang mengatakan mereka ingin mati atau ingin hidup, Paulus tidak membuat pilihan yang mudah. Dia menunjukkan bahwa pikiran yang matang dapat melihat kedua sisi: keindahan untuk bersama Kristus dan kebutuhan untuk melayani komunitas. Ini adalah tanda keseimbangan emosional yang sehat, bukan pertanda depresi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Filipi 1:22
2 Korintus 5:6-8
Paulus mengekspresikan ambivalensi yang sama dalam surat lain
“Jadi kami selalu penuh percaya diri dan kami tahu bahwa selama kami tinggal di dalam tubuh ini kami jauh dari Tuhan...Tetapi kami penuh percaya diri dan lebih suka meninggalkan tubuh ini dan tinggal bersama Tuhan.”
Filipi 1:23-24
penjelasan lebih detail tentang pilihan yang sulit ini
“Aku terjepit di antara dua pilihan itu. Keinginanku adalah meninggalkan hidup ini dan bersama Kristus, karena itu jauh lebih baik. Akan tetapi, untuk kamu, akan lebih berguna jika aku tetap hidup dalam tubuh ini.”
2 Timotius 4:6-7
pada akhir hidupnya, Paulus dapat mengatakan dengan damai bahwa dia telah selesai berbuat
“Sebab saya sudah dicurahkan seperti persembahan yang berhasil, dan saatnya saya pergi. Saya telah berkelahi pertempuran yang baik, saya telah menyelesaikan perlombaan saya, saya telah menjaga iman...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Filipi 1:22
✕ Sering dikira
Paulus sedang depresi atau tidak menginginkan kehidupan
✓ Yang sebenarnya
Paulus secara realistis menimbang dua hal yang baik—hidup untuk melayani atau mati untuk bersama Kristus. Ini bukan depresi melainkan maturitas spiritual
✕ Sering dikira
Paulus tidak peduli dengan jemaat karena dia lebih suka mati
✓ Yang sebenarnya
Paulus menunjukkan kepeduliannya dengan mengakui bahwa tetap hidup 'akan lebih berguna' untuk jemaat—dia mengarahkan pilihan berdasarkan kebutuhan orang lain
Renungan
Renungan Singkat Filipi 1:22
Setiap hari adalah kesempatan untuk menghasilkan buah bagi Tuhan. Daripada sibuk memikirkan kematian, fokuslah pada pelayanan dan kebaikan yang bisa dilakukan hari ini.
Tuhan, beri aku hikmat untuk memilih yang terbaik dalam setiap situasi, dan gunakan hidupku untuk membawa buah bagi kemuliaan-Mu. Amin.