Penentang langkah ini

Ezra 10:15

Pemisahan dari Istri Asing

Hanya Yonatan, anak Asael dan Yahzeya, anak Tikwa, yang berdiri menentang perkara ini, dibantu oleh Mesulam dan Sabetai, orang Lewi.

Ezra 10:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 10:15?

Hanya Yonatan dan Yahzeya yang menentang usulan tersebut, dengan dukungan Mesulam dan Sabetai, menunjukkan bahwa tidak semua orang setuju dengan cara yang diusulkan.

Latar belakang

Beberapa orang menentang

Ada empat orang yang menentang usulan tersebut: Yonatan, Yahzeya, Mesulam, dan Sabetai. Mereka disebutkan secara khusus sebagai penentang, meskipun alasan mereka tidak dijelaskan.

Di mana

Yerusalem

halaman Bait Allah, saat pertemuan

Kapan

~458 SM

Setelah Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Rencana diusulkan
Penyelidikan dimulai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (Ezra)

imam dan ahli Taurat, penulis kitab

P

Kepada

Pembaca

umat yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָמַד

amad · melawan

berdiri melawan, menentang

עָזַר

azar · membantu

menolong, membantu

לֵוִי

levi · orang Lewi

suku Lewi, yang melayani di Bait Allah

Kata 'melawan' menunjukkan adanya oposisi yang nyata, tetapi kata 'membantu' menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Kehadiran orang Lewi menunjukkan bahwa penentangan ini tidak hanya dari rakyat biasa.

Tahukah kamu

Nama-nama penentang

Yonatan berarti 'TUHAN telah memberi' dan Yahzeya berarti 'TUHAN melihat'. Mesulam berarti 'temannya' dan Sabetai berarti 'yang beristirahat'. Nama-nama ini tidak menunjukkan alasan penentangan mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 10:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 10:15

✕  Sering dikira

Penentang selalu salah dan jahat.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mungkin punya alasan yang sah, tetapi tidak dicatat.

✕  Sering dikira

Orang Lewi tidak mungkin menentang rencana rohani.

✓  Yang sebenarnya

Orang Lewi juga manusia; posisi rohani tidak menjamin kebenaran.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 10:15

Dalam mengambil keputusan, wajar jika ada perbedaan pendapat. Namun, kita harus tetap menghormati proses dan mencari cara terbaik tanpa memecah belah.

Tuhan, tolong aku untuk terbuka terhadap kritik dan masukan, sambil tetap berpegang pada kebenaran-Mu. Amin.