Ester 9:1
“Pada hari ketiga belas, bulan kedua belas, yaitu bulan Adar, ketika perintah raja dan undang-undangnya dilaksanakan. Pada hari itu, musuh orang-orang Yahudi berharap menguasai mereka, tetapi sebaliknya, orang-orang Yahudi menguasai pembenci-pembenci mereka.”Ester 9:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam bulan yang kedua belas- -yakni bulan Adar--,pada hari yang ketiga belas, ketika titah serta undang-undang raja akan dilaksanakan, pada hari musuh-musuh orang Yahudi berharap mengalahkan orang Yahudi, terjadilah yang sebaliknya: orang Yahudi mengalahkan pembenci-pembenci mereka.”Ester 9:1 · TB
Terjemahan Baru
“Akhirnya tibalah tanggal tiga belas bulan Adar, yaitu hari yang ditetapkan untuk pelaksanaan perintah raja atas orang-orang Yahudi. Hari itu telah dinantikan oleh musuh-musuh bangsa Yahudi untuk menguasai bangsa itu. Tetapi ternyata orang Yahudilah yang mengalahkan mereka.”Ester 9:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perintah raja yang sudah ditetapkan sebelumnya mulai dilaksanakan pada hari ketiga belas bulan Adar. Hari tersebut sudah dinantikan musuh-musuh bangsa Yahudi untuk melenyapkan bangsa itu. Tetapi ternyata, bangsa Yahudilah yang mengalahkan musuh-musuh mereka.”Ester 9:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now in the twelfth month, that is, the month Adar, on the thirteenth day of the same, when the king’s commandment and his decree drew near to be put in execution, in the day that the enemies of the Jews hoped to have power over them, (though it was turned to the contrary, that the Jews had rule over them that hated them;)”Ester 9:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 9:1?
Ester 9:1 menggambarkan saat pembalasan bagi orang Yahudi. Pada hari yang sama ketika musuh mereka berencana untuk menguasai dan menghancurkan mereka, Tuhan membalikkan keadaan sehingga justru orang Yahudi yang berkuasa atas musuh-musuh mereka. Ini menunjukkan kedaulatan Tuhan dan keadilan-Nya atas rencana jahat manusia.
Renungan
Renungan Singkat Ester 9:1
Tuhan sanggup membalikkan keadaan yang tampaknya mustahil. Ketika kita menghadapi perencanaan orang lain yang ingin menjatuhkan kita, kita bisa percaya bahwa Tuhan bekerja di balik layar. Hari ini, mari kita berdoa dan menyerahkan kekhawatiran kita kepada-Nya, karena Dia yang berkuasa untuk mengubah nasib kita.
Tuhan, aku percaya Engkau sanggup membalikkan keadaan yang mustahil menjadi kemenangan. Amin.